Jalan-jalan dengan dana terbatas

,

Ingin berlibur padahal dana terbatas? Bisa! Miranti Cahyaningtyas berbagi beberapa ide.

Hiker
Gambar: Fotolia

Siapa bilang berlibur atau berwisata hanya untuk mereka yang kelebihan uang? Beberapa hal memang lebih mudah didapatkan saat uang bukan lagi masalah yang perlu dikhawatirkan, tetapi dengan sedikit usaha ekstra, kita pun bisa mendapatkan apa yang kita inginkan, sekaligus pengalaman dan pelajaran berharga serta rasa puas karena berhasil mencapai tujuan tersebut. Yang kita butuhkan adalah sedikit kreativitas, ketekunan, dan kesabaran.

Tidak hanya sekali dua kali saya melakukan perjalanan dadakan tanpa anggaran tersendiri. Berikut ini beberapa hal untuk membantu Anda mempersiapkan perjalanan dengan dana terbatas:

1. Riset

Yang pertama kali harus Anda lakukan adalah mencari tahu sebanyak-banyaknya dari berbagai sumber tentang tempat yang ingin Anda kunjungi. Kemudahan dan kendala apa saja yang mungkin Anda hadapi di perjalanan dan tempat tujuan? Adakah pertunjukan budaya atau acara tertentu yang menarik bagi Anda dan memungkinkan untuk dikunjungi selama Anda di sana? Kapan? Mengapa? Bagaimana?

Di sinilah perbedaan utama petualang berdana besar dan berdana terbatas. Anda harus lebih berhati-hati dan teliti memilih segala sesuatu. Tidak ada salahnya juga bertanya pada teman atau bahkan pada orang asing di forum pejalan yang sudah pernah mengunjungi tempat tersebut.

2. Perencanaan

Jika Anda sudah cukup “mengenali” tempat tujuan Anda, sekarang saatnya perencanaan. Bagi pejalan dengan dana terbatas, perencanaan sangatlah penting, terutama jika Anda berencana untuk mengunjungi tempat asing yang jauh.

Memesan tiket perjalanan dan tempat bermalam, mengatur pengeluaran sehari-hari, dan menyusun rencana kegiatan selama di tempat tujuan adalah bagian dari perencanaan. Jangan lupa untuk lebih giat menabung; hal ini juga termasuk dari bagian perencanaan wisata Anda.

Buatlah perencanaan sedetil namun juga sefleksibel mungkin. Perencanaan mendetil sangat membantu kelancaran perjalanan, sementara fleksibilitas membuat Anda tidak mudah patah semangat saat ada hal-hal berjalan tidak sesuai keinginan.

3. Pemilihan waktu

Kalkulasi waktu yang teliti juga wajib dilakukan pejalan berdana terbatas. Jika Anda ingin pergi ke tempat-tempat yang memang adalah tujuan berlibur dan berwisata, jika memungkinkan, lakukan kunjungan di waktu-waktu yang tidak umum dipilih pelancong lain.

Begitu pula dengan waktu perjalanan. Anda bisa berhemat hingga ratusan ribu rupiah jika memilih waktu perjalanan di jam-jam ganjil seperti tengah malam atau dini hari.

Saya pernah tidur di bandara untuk sekadar hingga waktu beroperasinya bis umum menuju ke kota tiba, karena saya memilih jam penerbangan berbiaya terendah. Namun, hanya lakukan ini jika Anda merasa hal tersebut aman dilakukan. Berdana terbatas bukan berarti mengabaikan keselamatan pribadi.

4. Disiplin

Sebagai pejalan dengan dana terbatas, Anda harus tegas pada diri sendiri. Pastikan untuk mematuhi perencanaan yang telah Anda susun, atau paling tidak menjadikannya patokan.

Sebagai contoh, misalkan Anda sedang berada di tempat asing dan ingin mencicipi kuliner setempat. Jangan ragu bertanya kepada warga setempat di mana terletak tempat makan favorit dengan harga yang ramah di kantung.

Ingin menjelajah? Gunakan saja angkutan umum. Berjalan kaki juga tidak ada salahnya: selain lebih menyehatkan, Anda juga lebih bebas mempelajari tempat sekitar Anda.

Jika Anda memiliki minat tinggi pada suatu hal atau jasa tertentu (makanan tertentu, spa, souvenir dll.) namun harganya tidak sesuai dengan dana Anda, bersikap tegaslah pada diri sendiri dan lupakan dulu hal tersebut untuk perjalanan kali ini.

5. Mencoba hal-hal baru

Jangan takut mencoba hal berbeda. Jika Anda tidak memiliki masalah berinteraksi dengan orang baru, tidak ada salahnya bergabung dengan kelompok pejalan dan merencanakan perjalanan Anda dengan dana patungan – yang pasti akan memotong anggaran pengeluaran Anda.

Untuk memotong biaya bermalam sekaligus mendapat kesempatan menjalin pertemanan baru, Anda bisa mencoba menginap di rumah warga setempat. Ada beberapa situs seperti Airbnb yang memungkinkan Anda terhubung dengan orang yang bersedia memberi tempat tinggal atau membutuhkan “pemandu wisata” dengan biaya rendah. Siapa tahu, Anda malah diajak mengunjungi tempat-tempat seru yang hanya diketahui penduduk setempat.

Yang perlu Anda ingat adalah bahwa situs-situs tersebut bukanlah untuk individu yang sekadar ingin berhemat, tetapi lebih dari itu situs-situs ini diperuntukkan bagi orang-orang yang ingin memperluas pertemanan dan menghormati perbedaan di sepanjang pengalaman jalan-jalannya.

Selain berbagai alternatif untuk memangkas biaya liburan di atas, perjalanan yang tidak pernah akan basi tentunya adalah berkunjung ke kampung halaman teman atau sanak saudara Anda. Bagi Anda yang tidak memiliki kampung atau tumbuh besar hanya di satu kota, pilihan ini bisa menjadi pilihan rendah anggaran yang menyenangkan.

Leave a Reply
Aquila Klasik