Modest Style

Travelling Halal dan Sehat

,

Telusuri kiat-kiat berguna ini untuk membuat liburan kita jauh lebih nikmat. Oleh Jack McGee.

Aquila-Style-WEB-Halal-and-Healthy-Travelling

Entah kita hanya mencoba menjaga kehalalan makanan atau sekaligus menjaga berat badan, makan di luar seringkali menyusahkan. Bahkan saat travelling membuat perkara ini jauh lebih rumit, terutama bila kita tidak tahu ke mana mencarinya. Untuk seorang muslim, ada kata yang sama pentingnya dengan halal: sehat. Berikut beberapa strategi yang akan membantu kita tetap senang, sehat, dan waspada dengan kehalalan makanan saat bepergian.

Riset dan Riset

Lakukan riset online sebelum  pergi untuk mengetahui restoran-restoran halal di kota tujuan . Dengan begini kita tak harus menyerah pada makanan cepat saji di menit-menit terakhir dan punya banyak pilihan apa yang akan dikonsumsi. Cari pula bagaimana konsep halal diterapkan secara lokal — misalnya, mayoritas warga Turki adalah muslim namun pemerintahannya sekuler, karena itu Turki tidak mengeluarkan sertifikat halal, walaupun dagingnya hampir selalu diproduksi sesuai dengan cara Islam. Serupa dengan itu, meskipun masakan tradisional Melayu kurang ramah untuk yang sedang berdiet, makanan ini bukan satu-satunya yang halal di kota-kota Malaysia: masakan Cina, India, Lebanon, Persia, dan Barat halal berlimpah di negeri ini sehingga banyak pilihan makanan halal yang berbeda.

Kuasai Kata-Kata Tertentu

Pahami bahasa lokal tertentu yang berkaitan dengan makanan. Kita tidak perlu mempelajarinya secara mendalam, tapi jika ingin menghindari daging atau alkohol, atau  susu skim untuk latte, belilah kamus kecil. Salin beberapa kata penting ke kartu dan bawalah di tas.  Kita akan merasa lebih yakin dalam menjelajahi cafe-cafe asing sehingga tidak perlu makan di McDonald’s terus, atau menunjuk malu-malu ke kaleng Sprite.

Pilih-pilih Penganan Pesawat

Mulai kebiasaan makan sehat  sejak di pesawat. Hindari soda berkarbonasi yang sarat gula yang disajikan dengan makanan. Jus juga hampir selalu miskin nutrisi, seringkali mengandung gula sebanyak soda kalengan. Pilih air putih saja atau sesekali minuman soda diet dan kita akan merasa jetlag berkurang serta tubuh lebih segar. Dalam penerbangan panjang, tonton satu-dua film, tapi cobalah untuk banyak tidur. Jika kita lelah keesokan harinya, kita cenderung lebih banyak mengonsumsi kafein dan gula sebagai sumber energi dan juga makan berlebihan.

Karbohidrat Kompleks

Travelling, melihat-lihat kota, dan berjalan-jalan di tempat yang baru membutuhkan energi. Kita tahu bahwa karbohidrat adalah sumber energi, tapi batasi asupannya. Sedapat mungkin, perbanyak karbohidrat lepas-lambat seperti roti gandum utuh, beras merah, dan biji-bijian. Hindari karbohidrat mudah-cerna seperti nasi putih dan roti tawar yang mengaliri darah dengan gula hanya sekejap, kemudian kita akan merasa lapar lagi dan mengantuk. Karbohidrat kompleks juga mencegah kita terlalu sering mengudap atau makan.

Monitor Menu

Teliti makanan-makanan lokal dan putuskan apa yang ingin kita makan sebelum masuk ke restoran. Cara ini membuat kita cepat membuat pilihan dan menjaga asupan. Tulis beberapa pilihan menu dan mintalah pelayan untuk membantu kita. Tak perlu malu, pelayan itu seperti petugas informasi di mal dan sangat senang memberikan penjelasan yang kita butuhkan.

Kuasai Kulkas

Kalau kita tinggal di hotel selama beberapa hari, mintalah bagian housekeeping untuk mengosongkan minibar. Ini permintaan wajar. Anda toh tak akan minum vodka mini itu, dan kulkas kecil merupakan tempat ideal untuk menyimpan buah-buahan dan minuman lokal. Anda akan berhemat $10 untuk sekantong kecil cokelat, sekaligus juga menyingkat waktu check-out.

Disiplin Diri

Wisata kuliner adalah salah satu kebahagiaan hidup. Saat kembali ke rumah, kita cemas timbangan  akan naik. Sesungguhnya, bepergian tidak menggemukkan. Makanan tak sehatlah penyebabnya. Jangan makan sesuatu hanya karena tampak enak. Mencari makanan halal juga berarti mempertimbangkan semua makanan kita dan ada saat untuk berhenti dan bertanya pada diri sendiri: ‘Apakah saya butuh makanan ini?’ Sambil bertanya-tanya apakah cokelat cheesecake di tempat wisata itu mengandung gelatin dan sekalian saja bertanya-tanya apakah ingin paha kita tampak seperti gelatin?

Kemaslah Kudapan

Bawa beberapa makanan ringan jika kita keluar hotel, apalagi jika ada anak-anak. Makanan tinggi protein menjaga kestabilan gula darah dan mengurangi godaan untuk meraih makanan manis dan permen. Kudapan tinggi protein termasuk kacang-kacangan, dendeng kalkun, keju, telur, dan selai kacang. Selalu sedia dengan kudapan membantu menghindari makanan cepat saji hanya karena itu satu-satunya pilihan halal yang tersedia.

Manajemen Keinginan

Buang kebiasaan buruk! Janganlah hanya karena kita sedang bepergian lalu kita merasa bebas makan apa pun. Kita semua memiliki hidangan kegemaran di restoran favorit kita di berbagai pelosok dunia, tapi mungkin inilah saatnya untuk berubah. Singkirkan pola makan lama dan berhenti makan hanya untuk membuat kita merasa nyaman. Atau jika  pergi ke restoran tertentu karena, misalnya itulah satu-satunya tempat kita bisa makan iga halal atau BBQ, maka jangan makan kue-kue saat sarapan keesokan harinya. Jangan bedakan peraturan saat di rumah dan saat jauh dari rumah.

Rencanakan Rute

Anda pasti sudah tahu bahwa kita perlu jalan sebanyak mungkin. Bahkan di kondisi paling panas pun kita sebaiknya mencoba berjalan-jalan di dalam mal dan kantor untuk menggerakkan badan. Dengan begitu, bila menemui pilihan makanan yang kurang sehat, kita tak akan terlalu merasa bersalah. Saat bepergian, mengapa tak gunakan Google Maps untuk merencanakan rute jalan kaki di sekitar hotel? Cetak peta itu dan cek dengan pihak hotel untuk mengetahui keamanan dan kenyamanan pejalan kaki di sana.

Permudah Pesanan

Jangan hanya bilang kita harus makan makanan halal dan tidak boleh makan yang mengandung gelatin. Katakan apa yang bisa kita makan. Jika sudah kenal dengan makanannya, berikan beberapa saran. Juga jangan menganggap ‘vegetarian’ itu berarti bebas-daging. Di beberapa negara, ini bisa berarti ‘banyak sayur-mayur dengan kuah kaldu babi encer.’ Begitu pula, banyak orang yang tidak menganggap ayam sebagai kelompok daging.

Kreasikan dengan Kreatif

Mungkin tidak sehat atau halal untuk mengikuti cara orang setempat makan — misalnya terlalu banyak menggunakan daging, atau saus kental. Pilih saja salad dan hidangan pembuka dan ciptakan sendiri makanan lokal Anda. Tentu, ini mungkin tidak ‘asli’, tapi siapa yang peduli?

Ambil Alternatif 

Makanan India dan Italia adalah sahabat kita. Hidangan fantastis mereka mudah ditemukan di berbagai kota di dunia dan masing-masing memiliki banyak pilihan vegetarian, yang merupakan alternatif hidangan halal seandainya kita berada di kota-kota kecil di wilayah non-muslim.

Leave a Reply
<Modest Style