Modest Style

Roti-roti dari Dunia Arab

,

Mari berkenalan dengan tiga jenis roti yang banyak digemari di dunia Arab.

0602-WP-Bread-by-Layla-sm

Wilayah yang dikenal secara lebih populer sebagai Timur Tengah menaungi berbagai negara dan masyarakat. Kawasan ini mewadahi beragam budaya dan agama, masing-masing memiliki kesamaan serta perbedaan. Namun, roti dengan berbagai tekstur, ukuran, dan bentuk telah dibuat, disajikan, dan dimakan selama ribuan tahun di sini. Meskipun ada perbedaan antarwilayah, roti menjadi inti setiap budaya kuliner di sini.

1. Pita

Sumber: Healthy Recipes dan Veronica’s Cornucopia
Sumber: Healthy Recipes dan Veronica’s Cornucopia

Induk dari semua roti Arab dan yang paling lazim: pita. Terkenal dengan ‘kantong’ di dalamnya dan bisa digunakan untuk berbagai keperluan, roti bulat yang lembut ini dikenal di seluruh dunia. Roti pita dimulai sebagai adonan bundar yang rata yang kemudian dipanggang pada suhu yang sangat tinggi, menyebabkan adonan berkembang pesat, terpisah di tengah dan menggembung dramatis seperti balon. Kedua lapisan tetap terpisah bahkan setelah roti pita diangkat dari oven dan dibiarkan dingin dan kempes.

Potong roti menjadi dua untuk membuka ‘kantong’ di dalamnya dan cobalah mengisinya dengan falafel panas, salad favorit Anda, dan irisan daging panggang untuk mengubahnya menjadi sandwich kantong pita yang lezat. Ada yang mau roti pita dan sandwich es krim? Pita yang lembut dan lentur juga digunakan untuk memuat daging dan sayuran dan sangat cocok untuk dirobek menjadi potongan-potongan kecil dan dicelupkan ke dalam cocolan yoghurt, hummus atau tahini.

Ayo lebih kreatif!

Mengapa tidak mengubah roti pita Anda menjadi pita pizza lezat dengan menaburkan topping pizza favorit Anda, memasukkannya ke dalam oven, dan menunggu hingga kejunya meleleh? Anda bahkan dapat menggunakan pita basi untuk membuat keripik pita sendiri dengan memotong roti menjadi segitiga dan memanggangnya lagi. Keripik pita adalah alternatif keripik kentang yang lebih sehat, renyah, dan dapat dimakan dengan hampir semua cocolan atau saus.

2. Lavash

Sumber: Joe Pastry dan I’m Not a Cook
Sumber: Joe Pastry dan I’m Not a Cook

Lavash, flatbread (roti pipih) yang sangat tipis asal Armenia, banyak dikonsumsi di seluruh dunia Arab. Seperti roti pita, Anda dapat mengolah lavash menjadi apa saja! Roti ini lembut dan lentur ketika segar dan dapat disajikan bersama kebab, dipotong kecil-kecil dan dimakan dengan cocolan, atau digunakan untuk membungkus sandwich dengan berbagai isian seperti dedaunan rempah dan keju atau shawarma.

Panggang adonan lebih lama untuk membuat kerupuk roti, paling enak dinikmati dengan hummus, atau taburi lavash Anda dengan keju kambing, domba, bayam, tomat, dan minyak zaitun untuk mendapatkan pizza gaya Persia.

Roti tipis ini mengering dengan cepat dan jadi keras serta rapuh seiring waktu. Namun, tidak seperti kebanyakan roti, lavash dapat disimpan untuk waktu yang lama dan kemudian mudah dilembapkan dengan sedikit uap untuk membuatnya lembut lagi.

3. Sangak

Sumber: Turmeric and Saffron, I Live in a Frying Pan
Sumber: Turmeric and Saffron, I Live in a Frying Pan

Sangak, flatbread gandum utuh terbuat dari adonan masam, dianggap sebagai roti nasional Iran. Yang istimewa dan unik tentang roti ini adalah caranya dipanggang secara tradisional. Sangak, yang berarti ‘batu kecil’ dalam bahasa Persia, berawal sebagai lembaran adonan tipis sebelum dipanggang di atas batu sungai panas dalam oven. Batu-batu ini membentuk permukaan roti, memberikan roti ini penampilan yang menjadi ciri khas mereka. Kadang-kadang roti bahkan keluar dari oven dengan lubang-lubang kecil dan beberapa bagian hangus!

Sangak memiliki tekstur yang sangat kenyal dan sedikit asam. Roti ini biasanya disajikan hangat, serasi dengan krim atau keju dan menjadi teman menakjubkan untuk kebab. Ingin mencoba yoghurt kental untuk dicocol dengan roti Iran sepanjang satu meter?

Leave a Reply
<Modest Style