Modest Style

Puasa Tanpa Lapar dan Haus

,

Puasa adalah bagian terpenting dari Ramadhan, tapi tidak semua orang mampu menjalankannya. Fatimah Jackson-Best menawarkan cara supaya tetap dapat berpartisipasi dengan penuh makna.

1004-WP-without-hunger-SXC-sm
Foto: SXC  

Saya baru-baru ini membantu sebuah proyek penelitian tentang muslim penyandang diabetes. Waktu itu saya mendengar, lebih dari sekali, para peserta penelitian mendiskusikan kesulitan spiritual dan emosional yang mereka lalui selama bulan Ramadhan. Tidak bisa berpuasa akibat penyakit kronis atau penyakit terminal membuat beberapa muslim merasa seolah-olah mereka tidak menjalankan kewajiban agama mereka meskipun kondisi kesehatan mereka memperbolehkan mereka tidak berpuasa.

Hal yang sama juga berlaku untuk wanita hamil dan ibu menyusui yang tidak mampu untuk berpuasa, dan dengan demikian merasa seolah-olah mereka melewatkan bulan suci. Selagi menganalisis data untuk proyek penelitian ini, saya mulai memikirkan cara-cara lain bagi muslim dalam kondisi semacam itu untuk bisa berpartisipasi dalam Ramadhan, selain berpuasa dari makan dan minum. Meskipun rasanya tidak sama seperti puasa, melakukan perbuatan baik lainnya dapat membantu seseorang untuk merasakan aspek spiritual Ramadan.

Ramadhan bukan sekadar berpuasa dari makanan, tetapi juga menghindari pikiran dan perilaku negatif. Banyak muslim yang berpuasa dan yang tidak berpuasa melupakan hal ini dan tetap bergosip dengan teman-teman dan bertengkar dengan orang-orang tercinta, yang secara spiritual buruk. Jika Anda tidak bisa berpuasa Ramadhan ini, usahakan semampu Anda untuk memperlakukan teman, keluarga, rekan kerja, dan orang asing dengan penuh hormat dan cinta. Daripada melibatkan diri dalam gosip hangat, ingatkan teman Anda bahwa sekarang Ramadhan dan alihkan ke topik yang berbeda.

Jika Anda sedang mengemudi dan seseorang memotong jalur Anda, jangan terburu-buru marah, sebaliknya cobalah memaafkan perilaku pengemudi itu dan mengingat Allah dan tujuan bulan suci ini. Buatlah upaya ekstra untuk bersikap sabar dan baik, karena inilah sesungguhnya makna Ramadhan.

Muslim yang tidak bisa berpuasa diwajibkan untuk memberi makan orang yang sedang mengalami kesulitan keuangan. Bagaimana kalau Anda sedikit melebihkan perbuatan baik ini dengan melakukan beberapa kegiatan amal secara konsisten? Anda bisa berkumpul bersama teman-teman dan keluarga untuk membuat keranjang amal Ramadhan atau Idul Fitri bagi anggota masyarakat yang mungkin kurang beruntung secara ekonomi. Keranjang-keranjang amal ini dapat ditinggalkan di masjid atau pusat Islam untuk didistribusikan.

Jangan lupakan orang-orang Islam di penjara yang juga membutuhkan bantuan kita selama bulan Ramadhan. Ada organisasi Islam keren di Toronto yang bernama Islamic Chaplaincy Services Canada yang mengumpulkan buku, sajadah, dan barang-barang lainnya selama bulan Ramadhan untuk dibagikan kepada umat Islam di penjara pada hari Idul Fitri. Entah mereka menjadi mualaf di penjara atau bertobat dari dosa-dosa mereka ketika sedang dibui, para narapidana tersebut memerlukan dukungan kita.

Ramadhan adalah bulan yang bagus untuk melakukan ibadah ekstra seperti shalat, meditasi, dzikir, mengkaji dan membaca Al Qur’an. Jika Anda tidak bisa berpuasa tahun ini, cobalah untuk meningkatkan doa kepada Allah dalam bentuk apa pun yang Anda rasa terbaik. Hadiri shalat tarawih dan pergi ke masjid sesering mungkin untuk ikut shalat berjamaah. Kegiatan ini akan membuat Anda bersilaturahmi dengan saudara dan saudari seiman.

Buatlah niat untuk mengkhatamkan Al-Quran! Kitab suci ini ini dibagi menjadi 30 juz, jadi cobalah untuk membaca satu juz sehari; Anda dapat melakukannya dengan membaca beberapa surat setelah setiap shalat. Bawa tasbih di saku Anda dan dalam perjalanan ke kantor ucapkan, ‘Subhanallah’, ‘Alhamdulillah’, dan ‘Allahu Akbar’ berulang-ulang. Tindakan ini akan membantu mengarahkan pikiran Anda kepada Allah dan menciptakan pengingat kepada-Nya.

Jika Anda tidak bisa berpuasa dari makanan dan minuman Ramadhan ini, mengapa tidak mencoba untuk berpuasa dari satu atau dua hal yang tidak sehat? Makanan olahan, gula, dan rokok hanyalah sebagian dari banyak hal yang membuat kita kecanduan, jadi ambil satu bulan ini untuk menyapih diri dari hal-hal tersebut secara perlahan. Jika Anda tidak bisa berhenti sekaligus, cobalah untuk mengurangi asupan Anda bertahap setiap minggunya. Banyak yang bilang perlu 30 hari untuk menghentikan suatu kebiasaan, jadi mungkin ini campur tangan ilahi yang membuat periode Ramadhan lamanya kurang-lebih sama. Cobalah untuk mendorong diri sendiri keluar dari zona nyaman untuk meningkatkan kesehatan Anda di Ramadhan ini.

Semua ide ini dapat berguna bagi orang yang tidak bisa berpuasa, dan ide-ide ini dapat mengubah hidup kita setelah Ramadhan berakhir. Kita harus mencoba untuk menjadi orang yang lebih baik bukan hanya selama bulan Ramadhan, tetapi juga di luar itu. Jadi mulailah sekarang dan lakukanlah yang terbaik!

 

Leave a Reply
<Modest Style