Modest Style

Muslimah berhijab jangan “salah kostum”

,

Ramadhan Runway 2015 di Kota Kasablanka memberikan inspirasi berbusana untuk hari raya nanti. Selengkapnya oleh Najwa Abdullah.

1403 WP salah kostum
Fashion Show di Ramadhan Runway 2015

Di bulan Ramadhan, antusiasme masyarakat ibu kota terhadap busana muslimah semakin terasa seiring dengan semakin mendekatnya Idul Fitri.

Salah satu dari berbagai acara perayaan fesyen Muslim yang diadakan di Jakarta adalah Ramadhan Runway 2015 yang diadakan oleh Kota Kasablanka bekerja sama dengan Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI). Dalam konferensi pers hari Jumat, 11 Juli 2014 lalu, Taruna K. Kusmayadi selaku ketua umum APPMI menyambut baik Ramadhan Runway 2015.

“Jika dua puluhan tahun yang lalu masih sulit untuk menemukan pilihan busana Muslim yang modern dan gaya di berbagai pertokoan di Indonesia, sekarang hal tersebut bukan lagi masalah. Terlebih lagi dalam menyambut bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri, gemerlap fesyen Muslim semakin menghiasi pusat pertokoan di ibukota,” jelas Taruna.

Akan tetapi, Taruna menambahkan bahwa saat ini industri fesyen Muslim belum mencapai tahap kedewasaan. Proses penyesuaian pakem-pakem agama Islam dan keindahan berbusana masih perlu banyak dilakukan.

“Dalam 5-10 tahun ke depan, industri busana Muslim Indonesia saya rasa akan mencapai tingkat kematangannya dan Indonesia akan menjadi ibukota fesyen Muslim dunia. Corak-corak khas nusantara seperti batik, tenun, lurik dan lain sebagainya sebaiknya menjadi daya tarik tersendiri.”

Hal ini diamini oleh desainer kawakan Ida Royani dan salah satu anggota APPMI. Ia mengutarakan bahwa desainer-desainer muda harus lebih banyak belajar untuk merancang busana Muslim modern tanpa menyalahi aturan agama.

“Desain-desain yang terlalu ketat dan tipis harus dihindari tanpa mengurangi nilai estetikanya. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi desainer Muslim,” tutur Ida.

Selain itu, para peminat fesyen hijab perlu lebih banyak belajar untuk menyesuaikan busana yang mereka kenakan dengan acara yang mereka hadiri.

“Kita tidak ingin melihat pemakai busana Muslim tampil berlebihan atau salah kostum di suatu acara. Padu padan yang sesuai sangat penting untuk tampil anggun sekaligus syar’i,” tambah Taruna.

Ramadhan Runway 2015 menampilkan peragaan busana teranyar dari 64 desainer dan label busana Indonesia, selain dilengkapi juga dengan acara Meet & Greet dengan Rachel Maryam, talkshow dengan Risty Tagor, kultum dari berbagai ustadz dan ustadzah tanah air dan kelas kecantikan bagi Muslimah berhijab.

Sebagai referensi bergaya untuk Idul Fitri nanti, peragaan busana dan bazaar busana Muslim di Main Stage Grand Atrium Kota Kasablanka diselenggarakan hingga tanggal 3 Agustus 2014 nanti. Koleksi terbaru dari Malik Moestaram, Risty Tagor, Stephanus Hamy, Ida Royani, Qonita Gholib, Ria Miranda, Deden Siswanto, Dian Pelangi, Jenahara dan Nuniek Mawardi dapat ditemui di sini.

[Not a valid template]
Leave a Reply
<Modest Style