Modest Style

Pria masa kini: Pria peduli mode?

,
FASHION-US-JACK SPADE
Model pria berpose di peragaan Jack Spade Spring 2015 di New York pada 3 September 2014 di Pekan Mode New York di New York. Prune Perromat/AFP

Oleh Prune Perromat

NEW YORK (AFP) – Setengah koboi, setengah klimis, dan berbusana denim seluruhnya, Michael Bastian adalah bintang mode pria Amerika. Dan saat berpikir tentang masa depan, ia tersenyum.

Masa keemasan untuk pria pengguna aksesori dan pecinta perhiasan yang sadar mode telah terbit.

Di seluruh Amerika Serikat, merek-merek pakaian bertambah banyak untuk memenuhi permintaan yang meningkat akan lini busana yang rapi dan kasual, aksesoris dan perhiasan, serta kesempatan untuk mendapat keuntungan dari sebuah pasar yang sedang berkembang.

“Sebelumnya, ini semua terpinggirkan,” ujar Mark-Evan Blackman, asisten profesor busana pria di Fashion Institute of Technology, salah satu sekolah desain paling prestisius di New York.

“Orang-orang tidak membayangkannya sebagai sesuatu yang seru dan seksi dan menyenangkan. Itulah yang sudah banyak berubah dalam 10 tahun terakhir, dan kini adalah puncaknya,” ujar Blackman.

Para komentator kini memprediksikan bahwa New York bisa saja mengadakan pagelaran mode tersendiri untuk pria pada bulan Juli, sekaligus menyebutkan bahwa revolusi ini disebabkan oleh para blogger yang diikuti oleh jutaan orang secara online.

“Ini semua didorong oleh blog-blog busana pria,” ujar Bastian, seorang desainer dengan label namanya sendiri dan mantan direktur mode pria di pusat perbelanjaan mewah Bergdorf Goodman di New York.

“Kaum pria menyusul kaum wanita… mereka semakin tertarik pada gaya dan mode dan penampilan mereka,” ujarnya.

Di belakangnya, para model berbalut busana berbahan suede dan kemeja pas badan dari koleksi musim semi/musim panas 2015 yang terinspirasi dari Arizona dan New Mexico direkam dan dipotret oleh para desainer juga para kritikus.

Blog, Kanye, dan Jay-Z

Kalung perunggu berbulu tergantung di leher salah satu model. Sementara lainnnya mengenakan gelang kepala ular.

Bastian mengatakan generasi yang baru sangat menyenangi busana pria – entah yang tua, klasik, mewah, maupun bergaya jalanan – dan untuk setiap ketertarikan yang ada, “ada blog tersendiri.”

“Dengan adanya media sosial dan Instagram, para pria semakin terpapar pada mode dan butuh tampil bagus dan menjaga berat badan,” ujar Todd Magill, direktur desain merek busana pria Jack Spade, memberi persetujuan.

Selain itu ada pengaruh dari bintang music dunia Jay-Z, yang menulis lagu rap yang diberi judul nama desainer Amerika Tom Ford, atau West yang terobsesi pada mode.

West menaiki panggung pada tahun 2012 dengan mengenakan rok kulit pria Givenchy dengan celana ketat kulit dan jaket katun besar bertopi.

Jika seorang pria bisa mengenakan paduan busana di atas, mengapa tidak tambahkan sebuah tas, sebuah kalung, atau sebuah cincin? Beragam aksesoris yang dulunya direndahkan karena dianggap banci, kini diterima di ranah online maupun di jalan-jalan.

Perubahan besar

Jake Gallagher, seorang blogger mode di AContinuousLean.com, mengatakan bahwa ketertarikan pada mode pria adalah sebuah “perubahan besar.”

“Saya tidak tidak tahu apakah busana pria akan melampaui busana wanita, namun antusiasme terhadap busana pria saat ini jelas lebih besar,” ujarnya pada AFP. Ia menyebut New York sebagai pusat tren baru ini.

“Segala hal lebih sulit di sini, jauh lebih tidak pasti di sini daripada… di Perancis, atau di London, atau di Milan, namun antusiasme yang tampak terhadap apa yang terjadi di sini adalah sesuatu yang tidak ada tandingannya.”

Bastian meluncurkan labelnya pada tahun 2006, dan dengan itu bergabung dengan Thom Browne, Rag and Bone, atau Band of Outsiders untuk meraih kesuksesan, terlepas dari persaingan yang ada dari label kelas berat seperti Ralph Lauren, Calvin Klein, dan Tommy Hilfiger.

Bersama dengan merek-merek baru yang trendi ini, pemain besar dari dunia mode wanita berupaya memasuki pasar baru ini.

“Kami sangat serius menjalankan bisnis pria ini,” ujar John Idol, ketua dan CEO merek siap pakai kualitas tinggi Michael Kors Holdings Ltd, pada bulan Mei.

Dengan nilai pasar lebih dari $16 miliar (Rp188,3 triliun) di bursa saham, kelompok usaha ini berencana membuka butik baru yang lebih besar di Soho, New York dengan satu lantai penuh diperuntukkan bagi pria akhir tahun ini, serta diikuti dengan toko-toko khusus busana pria lainnya.

Dengan mengembangkan barang-barang kulit, busana olahraga, dan jam tangan, merek “MK” ini berharap bisa mendirikan bisnis pria senilai $1 miliar (Rp12 triliun).

“Kami melihat busana pria sebagai kesempatan yang besar bagi kami,” ujar Idol pada Women’s Wear Daily dalam sebuah wawancara musim panas ini.

Leave a Reply
<Modest Style