Modest Style

“Makanan sampah” ala Indonesia

,

Beberapa makanan khas Indonesia sebenarnya masuk kategori “junk food”. Oleh Beta Nisa.

WP junk food 01

Seringkali yang terlintas dalam benak kita saat mendengar frase “junk food” atau “makanan sampah” adalah makanan cepat saji dari jaringan restoran-restoran asing seperti McDonald’s atau KFC. Padahal beberapa varian makanan khas Indonesia sebenarnya juga masuk dalam kategori junk food karena kandungan nutrisi mereka yang rendah. Apa saja?

1. Kerupuk

Makanan ringan yang satu ini merupakan salah satu kudapan favorit masyarakat Indonesia. Santapan sehari-hari seringkali terasa kurang lengkap tanpa hadirnya kerupuk. Meskipun demikian, karena hanya terbuat dari tepung dan penyedap rasa, kerupuk memiliki sangat sedikit kandungan nutrisi dan karenanya termasuk kategori “junk food” bila disantap berlebihan.

Kandungan tepung dalam kerupuk membuatnya makanan yang mengandung karbohidrat cukup tinggi. Namun selain itu, kandungan lemak dalam kerupuk juga tinggi karena biasanya kerupuk digoreng menggunakan minyak yang banyak.

Jika Anda termasuk penggemar kerupuk, akan lebih baik jika Anda membeli kerupuk yang masih mentah dan menggorengnya sendiri di rumah menggunakan minyak baru yang lebih bersih dan higienis, ketimbang kerupuk jadi di warung yang kurang jelas kualitas minyaknya.

2. Bakso

Saat hujan dan hawa dingin melanda, tidak ada yang lebih nikmat selain menyantap semangkuk bakso hangat. Apalagi, bakso adalah makanan Indonesia yang dapat dengan mudah kita jumpai di mana saja. Rasanya yang gurih dan kenyal menjadi alasan mengapa sajian berkuah ini sangat digemari.

Daging yang merupakan salah satu bahan utama pembuatan bakso merupakan sumber protein yang baik bagi tubuh, namun terkadang campuran lain dalam harus diwaspadai. Beberapa jenis bakso memiliki kandungan lemak yang tinggi, karena lemak berfungsi sebagai pengempuk bakso sekaligus meningkatkan cita rasa. Selain itu, penggunaan pengawet dan pengenyal dalam bakso juga kurang menyehatkan apabila dikonsumsi dalam jangka panjang.

3. Gorengan

Gambar: Midori/Wikimedia Commons
Gambar: Midori/Wikimedia Commons

Kudapan yang satu ini merupakan makanan pendamping di hampir setiap acara, mulai dari acara rapat bulanan di kantor hingga sekadar penganan saat jalan-jalan sore.

Namun dengan banyaknya minyak yang digunakan untuk membuatnya, tentunya gorengan bukanlah makanan yang terlalu menyehatkan. Apalagi, seringkali minyak yang digunakan untuk menggoreng pisang goreng dan teman-temannya adalah minyak yang telah dipakai berulang kali. Minyak yang telah digunakan berulang-ulang menghasilkan radikal bebas yang dapat memicu kanker.

4. Mie instan

Siapa yang tidak mengenal mie instan? Mie instan yang hadir dalam berbagai jenis varian merupakan salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia. Selain pembuatannya yang praktis, mie instan juga lezat. Harganya pun relatif murah sehingga menjadi sajian primadona di kalangan mahasiswa dan anak kos.

Namun meski cukup mengenyangkan, mie instan tidak mengandung nutrisi yang cukup bagi tubuh. Mengonsumsi mie instan secara berlebihan juga dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Untuk menghindari risiko-risiko kesehatan ini, imbangi konsumsi mie instan dengan asupan makanan bergizi lainnya.

 

Baca juga: 3 cara lebih sehat menyantap mie instan

Leave a Reply
<Modest Style