Modest Style

Kemenangan Manis Baklava Turki atas Status Istimewa UE

,
Seorang pelayan sedang menata pastri baklava pada tanggal 13 Oktober 2013, di sebuah toko roti di Pristina selama persiapan hari raya kurban bagi umat muslim, yang dikenal dalam bahasa Arab sebagai Idul Adha. Foto AFP /Armend Nimani
Seorang pelayan sedang menata pastri baklava pada tanggal 13 Oktober 2013, di sebuah toko roti di Pristina selama persiapan hari raya kurban, Idul Adha. Foto AFP /Armend Nimani

BRUSSEL, 19 Desember 2013 (AFP) – Saat Turki selama bertahun-tahun menempuh perjuangan tanpa hasil untuk bergabung dengan Uni Eropa (UE), jenis pastri manis yang dibuat di wilayah tenggara negara itu mencapai sukses yang lebih baik pada hari Kamis lalu, dengan memenangi status spesial “dilindungi” dari UE.

Baklava Gaziantep, yang dideskripsikan sebagai “pastri yang dibuat dengan lapisan pastri filo yang renyah dengan krim semolina (jenis gandum) dan kacang pistachio dari Antep”, menjadi produk Turki yang menerima status yang didamba-dambakan itu.

Suguhan manis dan berisi kacang-kacangan ini adalah salah satu dari 16 produk non-UE yang memenangi logo tersebut, termasuk teh Darjeeling dan 10 jenis makanan Cina.

Di saat bersamaan, Komisi Eropa juga mengakui makanan dari Yunani – pesaing utama Turki dan penerima miliaran dana bantuan (bailout) UE – dan Inggris yang skeptis akan Uni Eropa.

Tomat Santorini dari Yunani, yaitu tomat-ceri yang memiliki rasa manis buah karena paparan matahari yang panjang dan tanah subur vulkanis, memenangi status dilindungi, menyusul unggulan Yunani lainnya yaitu keju-feta.

Dan Inggris memenangkan status-dilindungi untuk produk Yorkshire Wensleydale, keju putih-berkrim yang dihasilkan di wilayah utara negara itu sejak abad ke-11.

Keju Wensleydale menyusul pastri dari wilayah Cornwall, salmon liar Skotlandia dan Balti dari Birmingham.

Turki, yang awalnya mendaftar secara formal sebagai anggota dari blok Eropa di tahun 1987, menyadari bahwa aplikasi yang diajukan menjalani proses yang sangat lambat.

Namun makanan dan minumannya agaknya telah meraih persahabatan di seluruh dunia, dengan kopi Turki yang dimasukkan dalam daftar warisan budaya imaterial UNESCO tahun ini.

Leave a Reply
<Modest Style