Modest Style

Studi: Banyak Kandungan Produk Herbal Tak Terdaftar

,
Penelitian terbaru dari Kanada menemukan bahwa sebagian besar produk kesehatan alami mengandung bahan-bahan yang tak terdaftar, seperti bahan pengisi atau herba. ©Mircea BEZERGHEANU/shutterstock.com
Penelitian terbaru dari Kanada menemukan bahwa sebagian besar produk kesehatan alami mengandung bahan-bahan yang tak terdaftar, seperti bahan pengisi atau herba. ©Mircea BEZERGHEANU/shutterstock.com

Jika Anda penggemar produk kesehatan alami, sebuah penelitian baru menyarankan Anda untuk lebih berhati-hati. Peneliti Kanada telah menemukan bahwa “mayoritas” produk herbal di pasaran mengandung bahan-bahan yang tidak tercantum pada label.

Para peneliti dari University of Guelph di Ontario menggunakan teknologi kode batang DNA untuk menguji 44 produk herbal yang dijual oleh 12 perusahaan. Mereka menemukan hampir 60 persen dari produk mengandung tanaman atau herbal lain yang tidak tercantum pada label. Lebih dari 20 persen mengandung bahan pengisi seperti beras, kedelai, dan gandum yang juga tidak tercantum pada label. Hanya dua perusahaan yang menyediakan produk-produk otentik tanpa bahan pengganti, kata para peneliti.

Semua produk yang diuji dipasarkan di Amerika Serikat dan Kanada, sebagian di antaranya tersedia di seluruh Eropa, demikian kata kepala peneliti Dr Steven Newmaster, profesor biologi integratif dan direktur botani dari Biodiversity Institute of Ontario yang berbasis di Guelph, kepada Relaxnews. ‘Ini adalah isu global karena kami sekarang menguji berbagai produk dari hampir setiap benua.’

Temuan ini dipublikasikan secara online Jumat, 11 Oktober, dalam jurnal BMC Medicine.

‘Kontaminasi dan substitusi dalam produk herbal menimbulkan risiko kesehatan yang cukup signifikan bagi konsumen,’ kata Newmaster. ‘Pada beberapa produk, kami menemukan kontaminasi tanaman yang telah dikenal beracun, memiliki efek samping dan/atau berinteraksi secara negatif dengan tanaman herbal, suplemen, dan obat-obatan lain.’

Salah satu produk berlabel St John Wort, yang digunakan untuk mengobati depresi, mengandung Senna alexandrina, tanaman yang bersifat pencahar. Tidak seperti St John Wort, Senna alexandrina tidak dimaksudkan untuk penggunaan jangka panjang dan dapat menyebabkan diare kronis dan bahkan kerusakan hati, kata para peneliti memperingatkan.

Beberapa produk herbal mengandung Parthenium hysterophorus (feverfew), yang dapat menyebabkan pembengkakan dan mati rasa di mulut, mual, dan dapat bereaksi negatif dengan beberapa obat.

Bahan pengisi tak berlabel seperti gandum, kedelai, dan beras juga harus menjadi perhatian bagi orang-orang dengan alergi atau yang mencari produk bebas gluten, kata Newmaster .

‘Merupakan praktik lazim dalam produk alami untuk menggunakan bahan-bahan pengisi tersebut yang dicampur dengan bahan aktif,’ katanya. ‘Tapi konsumen memiliki hak untuk melihat semua jenis tumbuhan yang digunakan dalam memproduksi produk alami pada daftar bahan-bahan.’

Obat herbal sekarang merupakan segmen dengan pertumbuhan pasar obat alternatif tercepat di Amerika Utara, dengan lebih dari 29 ribu zat herbal dijual, tambahnya.

Lebih dari 1.000 perusahaan di seluruh dunia membuat produk tanaman obat, dengan total lebih dari $60 miliar per tahun. Sekitar 80 persen orang di negara maju menggunakan produk kesehatan alami, termasuk vitamin, mineral, dan obat herbal.

Walaupun Kanada memiliki peraturan mengenai produk kesehatan alami, Newmaster menambahkan bahwa regulator di negara ini menghadapi banyaknya permohonan lisensi yang belum disetujui, yang berarti membanjirnya produk di pasar yang tidak memiliki lisensi produk lengkap. Secara global, masalah peraturan yang terkait produk kesehatan alami terus mempengaruhi konsistensi dan keamanannya, katanya.

Leave a Reply
<Modest Style