Modest Style

Mari menyambut Hari Kartini!

,

Najwa Abdullah merangkum beberapa acara perayaan Hari Kartini yang patut diacungi jempol.

Apa yang ada di benak Anda ketika mendengar perayaan Hari Kartini? Parade baju daerah, lomba memasak, atau lomba busana? Di tahun 2014 ini, Hari Kartini yang tinggal beberapa hari lagi disambut masyarakat Indonesia dengan berbagai acara untuk memperingati perjuangan Raden Ajeng Kartini untuk perempuan Indonesia. Berikut beberapa di antaranya, mulai dari kontes foto Kartini modern hingga pendakian gunung khusus perempuan.

1. Kontes Foto Kartini Modern

Gambar: Dreamstime
Gambar: Dreamstime

Komunitas The Urban Mama (TUM) mengadakan kontes foto “Confident Mama, A Modern Kartini.” hingga tanggal 19 April nanti. Kontes foto ini memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi para perempuan masa kini untuk berbagi momen berharga mereka sebagai seorang ibu.

Aspek kepercayaan diri menjadi fokus tema kontes foto ini karena hal tersebut dianggap sangat penting untuk dimiliki seorang ibu dalam menjalani berbagai perannya di rumah dan di ruang publik. Para ibu juga harus menyertakan cerita singkat tentang bagaimana mereka meraih dan mengembangkan kepercayaan diri.

Pemenang kontes ini akan diumumkan pada tanggal 21 April 2014 dan akan mendapatkan serangkaian hadiah menarik.

2. Mendaki gunung bersama

WP 02

Bagi para perempuan pecinta alam yang menyukai tantangan, ada acara “Kartini Menuju Merapi” oleh DAL Adventure. Acara ini menghimpun perempuan Indonesia untuk mendaki gunung Merapi yang terletak di kawasan Yogyakarta dan Jawa Tengah. Pendakian yang  berlangsung selama dua hari (26-27 April 2014) ini diharapkan akan mengingatkan kita tentang kekuatan perempuan Indonesia. Terselenggaranya acara ini diharapkan dapat mengikis anggapan di masyarakat bahwa pendakian gunung merupakan aktivitas kaum laki-laki.

3. Lomba Menulis

Gambar: Picjumbo
Gambar: Picjumbo

Acara menarik lain yang menyongsong bulan April ini adalah lomba menulis bertema “Saatnya Perempuan Bicara” yang diadakan oleh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) untuk para anggota perempuannya. Lomba yang berlangsung hingga tanggal 15 April ini mengangkat kisah nyata dinamika kehidupan para buruh perempuan Indonesia dalam bentuk curah pendapat, surat terbuka, atau artikel.

Dilihat dari konsepnya, kompetisi ini merupakan wujud konkret apresiasi terhadap semangat Kartini yang menginspirasi perempuan Indonesia sepanjang masa melalui kekuatan tulisannya. Kegemaran Kartini untuk menuangkan buah pemikiran dan pengalamannya di atas tinta dan kertaslah yang mendorong pergerakan pendidikan perempuan Indonesia hingga semaju sekarang. Jadi, tidak berlebihan apabila dikatakan bahwa menulis merupakan salah satu cara terbaik untuk meneruskan perjuangan Kartini demi pencerahan dan kesetaraan.

4. Kartini Next Generation Awards

Malam Penganugerahan Kartini Next Generation Award 2013 yang dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informasi, Tifatul Sembiring
Malam Penganugerahan Kartini Next Generation Award 2013 yang dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informasi, Tifatul Sembiring

Dalam skala nasional, terdapat ajang pencarian wanita Indonesia inspiratif yang telah berkontribusi secara nyata bagi Indonesia.

Untuk ketiga kalinya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengadakan Kartini Next Generation (KNG) Awards 2014 yang mengangkat tema “Woman as Agent of Change” (Wanita sebagai Agen Perubahan). Perhelatan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah bagi perempuan Indonesia yang berhasil memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kesejahteraan dan kemajuan masyarakat di bidang ekonomi, lingkungan, seni-budaya, pendidikan, maupun kesehatan.

Penghargaan ini merupakan bentuk yang sangat progresif dalam memaknai cita-cita Kartini. Malam puncak acara ini akan diadakan pada tanggal 22 April 2014 di Jakarta.

5. Turnamen bridge bagi lansia

WP 04

Tak kalah menariknya, ada juga perayaan hari Kartini yang diperuntukkan bagi para perempuan lansia.

Dalam rangka mengembangkan olahraga bridge di Indonesia, pada tanggal 26 April 2014 nanti akan diselenggarakan turnamen bridge terbuka bertajuk “Dora Sumitro” di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta.

Acara ini dicetuskan oleh komunitas penggemar olahraga otak ini yang bernama Kelompok Bridge Seninan (Monday Bridge Club) Indonesia, yang anggotanya didominasi oleh perempuan berusia 60 tahun ke atas. “Dora Sumitro” merupakan nama salah satu pemain handal klub ini yang telah meninggal dunia, sehingga penyelenggaraan turnamen ini juga merupakan langkah untuk mengenang Ibu Dora Sumitro.

Mungkin bagi sebagian orang di Indonesia, olahraga bridge yang mengasah ini tidak terlalu populer, namun seperti yang dikatakan oleh penggagas acara, ibu Herawati Diah yang telah berusia 96 tahun, patut diketahui bahwa olahraga ini mampu mengasah daya pikir agar tetap tajam serta melatih pengendalian emosi.

Turnamen unik yang juga didukung oleh Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) ini terbuka untuk diikuti oleh pasangan pemain bridge dari berbagai kalangan di Jakarta.

Jadi, dengan deretan acara perayaan Hari Kartini yang begitu beragam ini, masihkah Anda berpikir bahwa Hari Kartini sama saja dengan merias diri, memakai kebaya, dan berkonde?

Kini, saatnya memaknai semangat Kartini dalam perayaan Hari Kartini yang lebih kreatif dan sejalan dengan semangat R.A. Kartini. Acara apa yang akan Anda ikuti untuk merayakan Hari Kartini?

Leave a Reply
<Modest Style