Modest Style

Bagaimana kita dapat menyelamatkan dunia

,

Yang perlu kita lakukan untuk menjadikan dunia tempat yang lebih menyenangkan, ujar Sofea Famian, adalah melakukan lebih banyak hal untuk sesama.

how-to-save-sm

Kita tinggal di sebuah dunia plastik. Orang-orang lebih peduli pada hal-hal dangkal daripada sesama manusia. Laut dan sungai kita merupakan adonan beracun, bencana alam menjadi lebih lazim, dan kediaman pemerintah perihal perubahan iklim terus mengecewakan. Wadah pemikir New Economics Foundation memperkirakan jika kita terus mengkonsumsi sumber daya secepat yang dilakukan Amerika Serikat, kita akan membutuhkan lebih dari lima Planet Bumi untuk menyokong populasi dunia. Namun yang kita tinggali hanya ada satu — jadi mari pergunakan yang satu ini sebaik-baiknya dan terus cari tahu apa lagi yang dapat kita lakukan untuk membuat planet ini tempat yang lebih menyenangkan untuk setiap orang.

Sadar lingkungan

Masalahnya adalah kita membeli lebih dari yang kita butuhkan dan akhirnya membuang banyak barang. Kita tidak dapat secara total berhenti berbelanja, namun setidaknya kita dapat membeli lebih sedikit dan lebih pintar. Salah satu cara terkeren daur ulang adalah dengan membeli pakaian bekas. Label beretika sama baiknya dengan label arus utama.

Membeli dengan bijak

Fokus pada gerakan hijau saat membeli peralatan rumah tangga. Hindari menggunakan bola lampu pijar yang memancarkan cahaya tajam. Kini, bola lampu tersedia dalam berbagai warna pencahayaan yang cocok dengan rumah Anda — dan juga hemat energi. Selanjutnya, pertimbangkan mobil hibrida.

3R – Reuse, Reduce, dan Recycle

Lain waktu Anda membeli makanan untuk dibungkus, bawalah wadah sendiri. Lebih menyenangkan makan dari wadah sendiri daripada kotak styrofoam, lagipula, itu artinya Anda menjalankan konsep 3R: reuse, reduce, and recycle (guna ulang, kurangi, dan daur ulang). Dan jangan lupakan aspek lain 3R: upcycle (tambah nilai). Pelaksanaan upcycle melibatkan penggunaan sedikit kreativitas untuk mengubah barang-barang yang biasanya dibuang begitu saja menjadi sesuatu yang berguna.

Memungut sampah

Melihat sepotong sampah tergeletak di jalan saat keluar rumah? Jangan ragu untuk memungut dan membuangnya ke tong sampah — cari tong daur ulang, jika memungkinkan. Kita tidak membicarakan soal makanan basi atau puntung rokok. Yang dimaksud di sini adalah sampah seperti botol kosong atau selebaran bekas. Studi menunjukkan sampah mengundang sampah: semakin banyak terdapat sampah di suatu tempat, semakin besar kemungkinan orang lain membuang sampah sembarangan. Cobalah pungut dan buang sampah yang tercecer, dan Anda mungkin akan menyaksikan gelombang pemungut sampah lainnya.

Bantu sesama

Bantu orang lain karena Anda ingin, dan bukan karena Anda menginginkan balas budi. Jika Anda pernah menonton film Kevin Spacey Pay It Forward, maka Anda akan memahami konsep ini. Katakanlah Anda sedang mengantri di toilet umum. Seorang ibu hamil masuk. Mengapa tidak mempersilakannya menggunakan toilet lebih dulu agar ia tidak perlu mengantri?

Terus lakukan perbuatan baik Anda di luar rumah dan kantor. Berbagilah dengan mereka yang kurang beruntung — entah dalam bentuk uang atau kebaikan. Jika Anda memiliki waktu dan uang, bangunlah sekolah dan fasilitas dasar lainnya untuk orang miskin. Sedikit kontribusi setiap bulan untuk sesuatu yang Anda pedulikan dapat berdampak besar. Terkadang, kehadiran Anda saja sangat berharga. Ajarkan baca tulis pada anak-anak kurang beruntung, bantu tetangga lansia Anda berbelanja, atau selamatkan hewan dari bahaya.

Bersikap realistis

Menggunakan peralatan makan dan wadah sekali pakai memang berarti menghemat air dan sabun, namun hal tersebut sama sekali tidak sepadan dengan sumber daya yang digunakan dalam produksi dan distribusinya.

Berbagi kendaraan

Berbagi kendaraan bisa jadi efektif dan menyenangkan. Begini caranya: buatlah jadwal dan jadilah pengemudi resmi secara bergantian, lengkap dengan topi seru dan sarung tangan putih seksi. “Penumpang” dapat membawa kopi, kue, dan iPod berisi lagu-lagu yang cocok untuk perjalanan. Pergunakan waktu berangkat kerja ini setiap hari untuk berbincang tentang kehidupan masing-masing dan memperkuat hubungan Anda.

Berbagi bahan bacaan

Tempat-tempat di mana pelancong berkumpul, seperti hotel dan kafe, pada akhirnya akan berubah menjadi tempat penyimpanan buku dan koran kecil. Berbagai jenis buku ditinggalkan, terkadang dengan coretan misterius dari pembaca sebelumnya. Buku-buku ini dapat diambil dan dinikmati oleh orang lain dengan gratis. Hal yang sama juga berlaku pada koran di transportasi umum. Penumpang di beberapa kota meninggalkanya di bangku atau tempat tunggu untuk siapapun. Berbagi bahan bacaan Anda dapat menyelamatkan beberapa pohon.

Bersikap menyenangkan

Peraturannya sangat sederhana: agar dunia menjadi tempat yang lebih menyenangkan, perbaikan harus dimulai dari Anda. Tentu tidak masalah menjadi seorang yang berkemauan keras dan kuat, namun Anda tidak perlu menjadi orang yang kejam untuk mendapat rasa hormat. Buka pintu hati Anda, tinggalkan diri Anda yang mudah menghakimi dan Anda akan segera menyadari kebaikan yang tersebar. Ucapkan selamat pagi pada kolega Anda — dengan sepenuh hati. Bawakan segelas air untuk kolega yang duduk di sebelah kubikel Anda. Tersenyumlah, buat kontak mata, dan ucapkan terima kasih pada penjaga toko. Perbuatan sederhana seperti ini sangat sepele namun memiliki dampak besar.

Kita cenderung berpikir bahwa menyelamatkan dunia membutuhkan tenaga manusia super, banyak perencanaan rumit, dan sejumlah besar orang. Namun seperti yang Anda lihat, tidak harus begitu. Berpikirlah sederhana, bersikaplah realistis, dan kita dapat menyelamatkan dunia.

Artikel ini pertama kali muncul di majalah Aquila Style edisi April 2012.

Leave a Reply
<Modest Style