Modest Style

Bukankah Ini Saatnya Merombak Lemari Pakaianmu?

,

Kalau lemari pakaian yang penuh sesak mulai menjerit minta tolong, berarti sudah waktunya dirombak. Zinah Nur Sharif akan membantu Anda mengerjakan tugas tersebut.

Bukankah Ini Saatnya Merombak Lemari Pakaianmu?_Aquila Style
Sedih melihat lemari pakaian yang kacau? Saatnya untuk membereskannya! Foto: Jihan Nur Sharif

Sebagian besar dari kita kaum perempuan membeli terlalu banyak pakaian, terutama menjelang menghadiri suatukesempatan atau acara khusus. Kita lalu menggerutu perihal ‘tidak punya baju untuk dipakai’. Tabiat seperti ini tipikal banyak perempuan dan gadis remaja—saya pun termasuk di dalamnya!

Katakanlah kita telah membeli begitu banyak busana. Suatu hari lemari kita meledak dan berubah menjadi gundukan bajuyang berantakan. Saat itulah kita tahu: sudah saatnya untuk merapikan lemari pakaian.

Awali dengan membersihkan seluruh lemari; keluarkan semua barang, kumpulkan semua pakaian serta aksesori, danmulailah bekerja. Cara terbaik untuk menyortir kekacauan ini adalah menggunakan metode yang pas untuk kita; yang menyenangkan dan mudah untuk diterapkan.

Langkah 1: Buang yang tak terpakai

Memang sulit untuk membuang baju yang sangat kita cintai, bahkan jika kita jarang memakainya—atau bahkan faktanyatidak pernah sama sekali. Kita selalu berdalih ‘saya akan memakainya suatu hari nanti’, tapi alasan ‘suatu hari nanti’cenderung menjadi masa lalu yang lama terlupakan. Pakaian-pakaian jenis ini adalah yang kita beli entah saat obral atauselama fase gaya berbeda yang tidak lagi relevan dengan gaya terkini. Apa pun alasannya, inilah saat untuk merelakannya.

Singkirkan pakaian dengan cara yang bermanfaat bagi sesama dan lingkungan. Satu usaha sederhana adalah denganmemberikan busana yang kondisinya masih baik kepada kerabat, teman atau adik. Kita tahu baju-baju itu akan berada ditangan yang tepat serta mendapatkan pemilik baru yang menyayanginya.

Kita juga dapat menyumbangkan pakaian-pakaian itu ke badan amal setempat, atau mendaurulangnya jika kondisinyasudah tidak bagus lagi atau tidak layak pakai.

Tapi ini bukanlah satu-satunya opsi. Kalau masih layak dijual, sekalipun kita sangat menyukainya, jual saja dengan cara apa pun! Kita bisa mendaftarkannya di situs web lelang atau belanja, maupun menawarkannya ke para tetangga dalam garage sale.

Langkah 2: Lakukan secara terorganisasi

Pastikan baju-baju kita disortir beradasarkan gaun, jas/jaket, atasan dan bawahan. Ini adalah cara terbaik dan termudah, sebab kita akan tahu di mana dan apa yang harus dicari saat kita ingin memasangkan busana.

Jika kita mempunyai lemari yang besar atau tidak menyimpan terlalu banyak pakaian, letakkan masing-masing item padagantungan baju. Melipatnya pun boleh juga, tapi kita harus melakukannya secara konsisten.

Untuk pecinta kerudung, ada cara yang klasik yaitu melipatnya dan menaruhnya di tempat yang terjangkau dalam lemari.Cara yang lebih kontemporer adalah dengan menggantungnya di scarf hanger. ‘Mungkin Anda bertanya, ‘Apa itu?’ Scarf hanger adalah gantungan dengan 28 sangkutan berbentuk bundar yang mirip dudukan (holder) plastik untuk 6 gelas. Andadapat menemukannya di Ikea, barangkali ini salah satu dari penemuan-penemuan terbaik mereka untuk kita para kolektorkerudung. Benda ini praktisnya seukuran gantungan pakaian biasa tapi muat untuk 28 kerudung.

Langkah 3: Kreatif

Mengorganisasi pakaian bukanlah tugas paling menarik bagi beberapa orang, tapi tidak berarti cara ini selalu menjemukan dan tidak menarik.

Kita bisa menempatkan pakaian berukuran kecil di dalam kotak serta menamai atau menghiasnya sehingga kita tidak perlu repot menggeledah lemari pakaian.

Kita juga dapat berkreasi dengan memotret sepatu, menyimpannya di kotaknya, dan menempelkan selembar kecil fotonya di bagian depan setiap kotak. Dengan cara ini, kita jadi tahu persis di mana sepatu favorit berada. Kita pun bisamengubah lemari menjadi ‘butik’ kecil yang menawan! Selain itu, beri dekorasi pada lemari pakaian dan aturlah barang-barang sesuai dengan warnanya.

Jadikan kegiatan ini lebih menyenangkan dengan mengundang teman-teman perempuan kita untuk berkunjung!

Langkah 4: Simpan sesuai musim

Cara ini tidak berlaku untuk semua orang. Tapi bagi mereka yang tinggal di negara empat musim, pastikan untukmenyimpan pakaian yang hanya relevan dengan musim yang berlangsung. Menggantung jas dan jaket musim dingin yangtebal di lemari saat musim panas adalah pemborosan tempat yang berharga, dan kemungkinan juga menyebabkankekacauan yang tidak sedap dipandang.

Simpan pakaian sesuai musim dengan menyisihkan pakaian yang tidak sesuai dengan musim yang sedang berlangsung.Jika tempat tinggal kita kecil, cobalah meletakkannya di dalam tas atau kotak lalu menyimpannya di bawah tempat tidur.

Sekarang, yuk kita mulai untuk merombak lemari pakaian kita!

[Not a valid template]

Semua foto oleh Zinah, kecuali dinyatakan sebaliknya

Leave a Reply
<Modest Style