Modest Style

Awas, Terlalu Banyak Kopi Bisa Membuat Gemuk

,
Para peneliti dari Australia menemukan bahwa minum kopi lebih dari lima atau enam cangkir per hari dapat menaikkan berat badan. ©discpicture/shutterstock.com
Para peneliti dari Australia menemukan bahwa minum kopi lebih dari lima atau enam cangkir per hari dapat menaikkan berat badan. ©discpicture/shutterstock.com

Meski riset membuktikan bahwa minum kopi dalam jumlah sedang dapat bermanfaat untuk kesehatan, tidak demikian halnya jika Anda mengonsumsinya berlebihan. Dalam sebuah penelitian terbaru, para peneliti Australia menemukan bahwa minum lebih dari lima atau enam cangkir sehari dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko sindrom metabolik.

Sindrom metabolik adalah sekelompok faktor risiko, antara lain ukuran pinggang besar, tekanan darah tinggi, dan kadar trigliserida tinggi, yang meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit kronis, seperti diabetes dan stroke.

Dalam studi terbaru, para peneliti dari Western Australian Institute for Medical Research dan School of Medicine and Pharmacology University of Western Australia khusus mengamati efek polifenol, atau lebih khusus lagi asam klorogenat, yang kadarnya sangat tinggi pada kopi, tapi juga terdapat dalam teh dan beberapa buah-buahan termasuk buah prem.

‘Penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi kopi menurunkan risiko timbulnya diabetes tipe 2,’ kata profesor dan peneliti utama Kevin Croft dalam sebuah siaran berita yang dirilis 26 Mei. ‘Ini juga termasuk penelitian kopi tanpa kafein, yang menunjukkan bahwa manfaat kesehatan berasal dari senyawa dalam kopi selain kafein.’

Dalam penelitian yang dilakukan terhadap tikus, tim tersebut menemukan bahwa jumlah asam klorogenat yang setara dengan sekitar lima atau enam cangkir kopi bagi manusia membuat tikus menyimpan lemak dalam sel-sel tubuh mereka. Tikus gemuk juga cenderung memiliki tingkat intoleransi glukosa yang lebih tinggi dan kenaikan resistensi insulin.

‘Tampaknya efek kesehatan (kopi) tergantung pada dosisnya,’ kata asisten profesor Vance Matthew. ‘Asupan moderat kopi, hingga tiga sampai empat cangkir sehari tampaknya masih mengurangi risiko berkembangnya penyakit seperti penyakit jantung dan pembuluh darah serta diabetes tipe 2.’

Selain itu, penelitian terhadap tikus menemukan bahwa asam klorogenat tidak menurunkan berat badan. ‘Orang mungkin membuang-buang uang saja jika mereka membeli produk-produk mahal seperti suplemen diet biji kopi hijau yang saat ini dianggap produk penurunan berat badan yang ajaib,’ tambah Croft.

Penelitian ini muncul secara online dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry.

Sebuah kajian terpisah yang diterbitkan pada bulan Maret dalam jurnal Stroke terbitan American Heart Association menemukan bahwa kopi dan teh hijau dapat membantu mengurangi risiko terkena stroke. Penelitian selama 13 tahun ini melibatkan 82.369 pria dan wanita di Jepang.

 

Leave a Reply
<Modest Style