Asyik ke museum: Pementasan kisah Sunan Kalijaga di Museum Nasional

,

Akhir Pekan di Museum dapat menjadi pilihan menarik untuk ‘ngabuburit’ di Jakarta. Oleh Beta Nisa.

[Not a valid template]

Mengunjungi museum bisa jadi terdengar membosankan bagi sebagian orang. Namun, program Akhir Pekan di Museum membuat Anda dapat menikmati museum dengan cara yang jauh dari membosankan.

Akhir Pekan di Museum adalah sebuah program edukasi publik dalam upaya mengenalkan warisan budaya dan koleksi bersejarah yang terdapat di Museum Nasional melalui media dongeng.

Dengan durasi selama 15 menit, pentas dongeng yang diadakan oleh Teater Koma pada tiap akhir pekan mengangkat kisah-kisah bersejarah berdasarkan artefak-artefak yang terdapat di Museum Nasional.

Menariknya, program yang disebut sebagai “tamasya edukasi gaya baru” oleh surat kabar Bisnis Indonesia ini juga memberikan edukasi mengenai konsep ramah lingkungan. Penyampaian dongeng seluruhnya menggunakan bahan-bahan daur ulang, dalam bentuk Wayang Tavib yang berbahan dasar plastik limbah.

Akhir Pekan di Museum diadakan pada pagi hari akhir pekan, saat hari bebas kendaraan bermotor dilangsungkan di ibukota. Sehingga, untuk menyaksikan pertunjukan dongeng ini masyarakat harus berjalan kaki atau mengayuh sepeda ke Museum Nasional.

1101 WP Asyik ke museum

Akhir pekan kali ini, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus Hari Kemerdekaan Indonesia, Akhir Pekan di Museum mempersembahkan pentas dongeng yang berjudul “Wayang Kalijaga, si Brandal Lokajaya” pada tanggal 13 Juli mendatang.

Dari awalnya seorang berandal layaknya Robin Hood hingga akhirnya menjadi salah seorang penyebar agama Islam yang berpengaruh di Indonesia, kisah sosok Sunan Kalijaga merupakan pilihan yang tepat untuk melengkapi momen bernuansa Ramadhan dan kemerdekaan Indonesia saat ini.

Pementasan “Wayang Kalijaga, si Brandal Lokajaya” dijadwalkan untuk ditampilkan pada dua sesi, yaitu pukul 10.00 dan 11.00 di Museum Nasional, Jl. Medan Merdeka Barat No.12, Jakarta Pusat. Harga tiket pertunjukan sangat terjangkau, yaitu Rp. 5.000 untuk tiket dewasa dan Rp. 2.000 untuk tiket anak-anak. Tiket ini juga sekaligus berfungsi sebagai tanda masuk museum.

Pementasan menarik lain bulan depan ialah kisah “Ribut-ribut Si Bumbung dan Si Coak” yang dijadwalkan untuk menghibur masyarakat pada 24 Agustus mendatang. Si Bumbung dan Si Coak adalah dua meriam bersejarah yang akan membuat Anda tertawa karena kocaknya adu pendapat mereka saat menceritakan kehebatan masing-masing dalam menghadapi perang di Nusantara.

Kapan lagi bisa mempelajari warisan budaya dan sejarah Indonesia sekaligus mendapatkan hiburan yang menarik dan atraktif? Ayo, gowes sepeda Anda menuju Museum Nasional akhir pekan ini!

 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi laman Facebook Akhir Pekan di Museum.

Leave a Reply
Aquila Klasik