4 atasan ramah ASI

,

Jenis-jenis atasan bebas repot untuk para bunda yang masih menyusui. Oleh Sya Taha.

2202-WP-BF-by-Sya-Fotolia
(Gambar: Fotolia)

Saat bayi saya berusia beberapa pekan dan saya merasa siap keluar rumah, saya melihat-lihat lemari saya dan merasa bahwa saya tidak memiliki apapun untuk dikenakan. Mungkin saya memang telah mengatakannya beberapa kali sebelum saat itu, namun kali ini berbeda: atasan berkerah tinggi, T-shirt, dan baju hangat akan menyulitkan saya untuk menyusui saat bepergian. Meski dapat menggunakan hijab atau pelapis menyusui, saya ingin sesuatu yang membuat saya dapat berbusana santun sekaligus menyusui di tempat umum tanpa repot. Setelah beberapa bulan bereksperimen, saya menyimpulkan bahwa atasan berikut adalah pilihan terbaik untuk saya:

1. Blus kancing depan

01-The-basic-blouse-smNYDJ Contrast zip front blouse | $98 (Rp1,1 juta) | zappos.com
GAP Navy Poplin shirtdress | $36.99 (Rp432 ribu) | ebay.com

Blus dengan kancing di bagian tengah adalah pilihan cukup baik dan sangat mudah didapatkan di toko-toko. Yang menggunakan ritsleting lebih jarang, namun juga tersedia. Menurut saya atasan jenis ini sangat baik saat saya membutuhkan busana yang lebih formal atau ingin terlihat lebih “rapi”.

Meski begitu, Anda akan membutuhkan kedua tangan untuk bukaan jenis ini – yang terkadang tidak terlalu praktis saat harus menjaga bayi agar tidak jatuh. Ritsleting dan kancing juga terkadang meninggalkan bekas pada wajah bayi.

2. Potongan kimono

02-The-cache-coeur-smAnna Fieldjersey dress, petrol | £34 (Rp659 ribu) | zalando.co.uk
Fizza silky kimono baju kurung, navy/burgundy | $40.66 (Rp475 ribu)|poplook.com

Potongan kimono memudahkan akses ke payudara dengan satu tangan, dan juga untuk menutup saat selesai menyusui. Lapisi dengan atasan tanpa lengan pendek di bagian dalam untuk menutupi tubuh saat menyusui.

Satu-satunya kekurangan adalah atasan semacam ini biasanya terbuat dari bahan jersey yang menurut saya terkadang terlalu mencetak untuk tubuh pasca persalinan. Carilah baju berpotongan kimono dengan bahan yang lebih berstruktur yang jatuh di tempat-tempat yang tepat. Untuk Ied tahun ini, saya memilih baju kurung Malaysia tradisional dengan sentuhan modern: saya menggunakan atasan kimono yang terbuat dari sifon sebagai ganti blus panjang yang biasa.

3. Crop top

03-The-crop-top2-smChiffon loose cropped top | $9.60 (Rp121 ribu) | chickisslove.com
Navy white striped loose crop blouse | $16.67 (Rp195 ribu) | sheinside.com

Crop top adalah favorit saya, karena menurut saya paling fleksibel dan serba guna. Kenakan atasan berpotongan rendah sebagai pelapis atasan tanpa lengan dan Anda memiliki akses mudah (angkat saja crop top Anda) dan juga memiliki cukup ruang gerak (selipkan satu atau dua tangan ke dalam untuk membuka atau menutup bra menyusui). Selain itu, crop top juga berguna sebagai penutup menyusui.

Crop top sangat nyaman dikenakan saat cuaca panas atau untuk bayi yang tidak terbiasa dengan pelapis menyusui, karena bayi dapat langsung menyusu dan tubuh Anda tetap tertutupi.

4. Baju menyusui buatan sendiri

04-The-DIY-top-smHeather Lehmann | made-by-rae.com

Selain baju berpotongan kimono, Anda juga dapat memodifikasi baju yang Anda miliki dengan menambahkan bukaan sesuai keinginan Anda. Potong baju hamil longgar atau T-shirt kebesaran Anda untuk dijadikan crop top. Anda juga bisa membawa beberapa potong baju yang sangat Anda sukai dan sering kenakan ke penjahit untuk ditambahkan ritselting tersembunyi (satu di tengah, dua di tiap sisi, atau melintang).

Solusi ini bisa jadi lebih mudah daripada membeli baju baru – lebih-lebih karena saat Anda terlalu sibuk mengurus bayi untuk berbelanja!

Leave a Reply
Aquila Klasik