Modest Style

Perempuan Arab Saudi Taklukkan Puncak Everest

,
Foto yang diambil dari pesawat terbang ini menampilkan Gunung Everest (tengah) dan pegunungan Himalaya dilihat dari atas, sekitar 140 km (87 mil) di timur laut Kathmandu, Rabu (3/4/13), pada peringatan ke-80 tahun sejak penerbangan berawak pertama melintasi Puncak Everest, gunung tertinggi di dunia. Tahun ini merupakan peringatan ke-60 semenjak gunung berketinggian 8,848 meter itu pertama kali ditaklukkan oleh dua pendaki. AFP PHOTO/Prakash MATHEMA
Foto yang diambil dari pesawat terbang ini menampilkan Gunung Everest (tengah) dan pegunungan Himalaya dilihat dari atas, sekitar 140 km (87 mil) di timur laut Kathmandu, Rabu (3/4/13), pada peringatan ke-80 tahun sejak penerbangan berawak pertama melintasi Puncak Everest, gunung tertinggi di dunia. Tahun ini merupakan peringatan ke-60 semenjak gunung berketinggian 8,848 meter itu pertama kali ditaklukkan oleh dua pendaki. AFP PHOTO/Prakash MATHEMA

KATHMANDU—Raha Moharrek menjadi perempuan pertama dari Arab Saudi, kerajaan muslim konservatif yang sangat membatasi keterlibatan perempuan dalam olahraga, yang berhasil mencapai puncak tertinggi di dunia, Gunung Everest di Nepal. Demikian menurut pejabat pariwisata Nepal, Minggu (19/5).

Moharrek (25) tiba di puncak berketinggian 8,848 meter (29,029 kaki) itu pada Sabtu pagi bersama rombongan yang terdiri dari sejumlah pendaki asing dan pemandu Nepal.

‘Dia sampai di puncak bersama 12 peserta ekspedisi lainnya,’ ujar Gyanendra Shrestha, pejabat kementerian pariwisata Nepal kepada AFP dari trek Everest Base Camp.

‘Kami telah berhasil menghubunginya. Dia sangat lelah dan sekarang sedang beristirahat,’ kata sang ayah, Hassan Moharrak, kepada AFP, seraya menambahkan pihak keluarga sangat senang atas keberhasilan putrinya itu.

Prestasi Moharrak dilatarbelakangi sikap Arab Saudi yang berangsur-angsur melunak terhadap keterlibatan perempuan di bidang olahraga.

Sepanjang sejarah negara itu, baru dua atlet perempuan ikut serta mewakili Arab Saudi pada Olimpiade London 2012.

Awal bulan ini, pemerintah Arab Saudi telah mengizinkan beberapa siswi sekolah swasta berpartisipasi dalam olahraga, tetapi meminta pihak sekolah untuk memastikan mereka memakai ‘baju yang tertutup dan sopan’ dalam kegiatan olahraga di ‘area yang cocok’.

Menurut pengawas internasional Human Rights Watch, Arab Saudi adalah satu-satunya negara di dunia yang melarang siswi perempuan ambil bagian dalam bidang olahraga di sekolah-sekolah pemerintah.

‘Perempuan Arab Saudi berhasil mencapai puncak Everest adalah hal yang luar biasa,’ ungkap Minky Worden, Director of Global Initiatives Human Rights Watch, kepada AFP.

‘Tapi patut diingat, jutaan wanita dan anak perempuan di Arab Saudi yang lain masih ditolak haknya untuk masuk ke pusat kebugaran atau berolahraga apa pun, termasuk di sekolah-sekolah negeri — atas dasar kebijakan pemerintah.’

Rombongan ekspedisi Moharrak yang dijuluki  ‘Arabs with Altitude’ itu melakukan pendakian ke Everest dalam rangka mengumpulkan uang demi proyek-proyek amal pendidikan di Nepal.

Dalam beberapa hari mendatang, ratusan pendaki akan mencoba mencapai puncak gunung tertinggi di dunia itu karena cuaca bulan Mei yang terbilang bersahabat.

Tahun ini, yang menandai peringatan ke-60 sejak Edmund Hillary dan Tenzing Norgay  menaklukkan puncak Everest untuk pertama kalinya, telah dirusak oleh pecahnya perkelahian antara para pendaki Eropa dan suku Sherpa dari Nepal di atas gunung, April lalu.

Leave a Reply
<Modest Style