Modest Style

Tujuh Jenis Resume yang Berakhir di Tempat Sampah

,

Mencoba untuk sukses meraih pekerjaan impian? Hindari tujuh kesalahan ini ketika Anda mengirim lamaran Anda. Oleh Afia R Fitriati.

Bagaimana membuat bagian SDM depresi (Gambar:Photl)
Bagaimana membuat bagian SDM depresi (Gambar:Photl)

Dalam beragam posisi profesional yang telah saya pegang selama bertahun-tahun, saya telah melakukan banyak rekrutmen untuk berbagai lowongan pekerjaan. Yang sering saya temukan adalah meskipun e-mail membuat orang lebih mudah dalam melamar pekerjaan, banyak yang menyalahgunakan kemudahan ini dan membuat beberapa kesalahan umum dalam aplikasi pekerjaan mereka.

Well,  keuntungan lain dari e-mail adalah hanya butuh satu kali klik bagi perekrut untuk memindahkan aplikasi pekerjaan itu baik ke folder “saved” atau ke ikon tempat sampah.

Jika Anda tertarik melamar pekerjaan, pastikan Anda tahu seperti apa resume yang ideal. Dan hati-hati untuk menghindari kesalahan-kesalahan berikut:

1. Tanpa Cover Letter

Sebuah perusahaan terkadang bisa menerima ratusan aplikasi untuk setiap lowongan yang dibuka. Cover letter yang baik akan membantu perekrut dengan cepat memeriksa kesesuaian seorang kandidat dengan posisi yang ia lamar.

Hanya karena Anda mengirim resume lewat e-mail bukan berarti Anda dapat mengesampingkan cover letter. Ketik beberapa paragraf perkenalan tentang diri Anda badan e-mail seperti yang akan Anda lakukan pada cover letter yang dicetak. Dengan cara ini, perekrut bisa mengenal Anda tanpa harus melalui kerumitan mengunduh lampiran yang berbeda-beda.

2. Melampirkan File Berukuran Besar

Bahkan jika  calon employer Anda meminta portofolio pekerjaan, pastikan bahwa e-mail Anda dan lampirannya membutuhkan waktu tidak lebih dari 30 detik untuk diunduh. Lebih baik lagi, simpan file multimedia Anda dalam sebuah cloud storage dan sertakan sebuah tautan pada perekrut untuk mengaksesnya. Jika tidak, perekrut akan menekan tombol Delete lebih cepat dibandingkan Anda mengeja “loading”.

3. Kesalahan Ketik

Sebelum Anda mengklik tombol “Send”, pastikan bahwa resume dan cover letter bebas dari kesalahan ketik. Bahkan kesalahan ketik yang paling kecil pun dapat diartikan sebagai tanda kecerobohan Anda. Beberapa kali, saya bahkan menerima lamaran pekerjaan di mana ada kesalahan ketik mencolok di bidang subjek email. Tebak di mana email ini berakhir?

4. Resume Generik

Meskipun proses mencari pekerjaan rumit dan melelahkan, selalu lakukan yang terbaik untuk menyesuaikan resume Anda dengan setiap posisi yang Anda lamar. Satu resume generik yang dikirin untuk semua posisi terkesan membosankan dan meninggalkan kesan biasa-biasa saja — tentu saja bukan kesan yang Anda inginkan ketika Anda mendambakan pekerjaan impian.

5. Bahasa Hiperbola

Dengan kata lain, hati-hati dengan pilihan kata Anda. Saya telah melihat pelamar kerja membanggakan segala macam keterampilan teknis dalam CV mereka hanya untuk gagal total dalam tahap selanjutnya dari proses rekrutmen. Ambillah pesan dari dongeng Goldilocks: tidak terlalu panas, tidak terlalu dingin, tapi pas.

6. Melamar pekerjaan secara serampangan

Bahkan jika Anda sangat membutuhkan pekerjaan, jangan hanya mengirimkan CV Anda sembarangan untuk setiap posisi yang terbuka di luar sana, Anda hanya akan membuang-buang waktu Anda dan waktu perekrut. Anda akan lebih berhasil jika melakukan pendekatan yang lebih tepat sasaran. Lamar lowongan yang cocok dengan kualifikasi Anda serta minat Anda, dan sesuaikan resume Anda agar memenuhi persyaratan dari pekerjaan itu.

7. Tidak memberikan rincian kontak terbaru

Ini mungkin adalah kesalahan paling fatal yang dapat Anda lakukan ketika melamar pekerjaan: Seorang perekrut menyukai resume Anda dan ingin berhubungan dengan Anda, tetapi dia tidak bisa menghubungi Anda di nomor yang diberikan.

Kecuali Anda adalah Lindsay Lohan, masuk akal untuk menuliskan nomor telepon terbaru dan alamat e-mail yang benar pada resume Anda. Pastikan Anda dapat dihubungi melalui telepon setiap saat dan periksa e-mail Anda secara teratur. Cepat atau lambat — saya berharap lebih cepat daripada lambat — insya Allah Anda akan menerima panggilan yang lama Anda tunggu-tunggu!

Leave a Reply
<Modest Style