Modest Style

Sup Jamur Super-Sedap oleh Ameera Al Hakawati

,

Lupakan aneka produk kalengan yang terkenal tapi hambar itu! Ameera Al Hakawati berbagi resep pribadinya, yang disempurnakan selama bertahun-tahun, khusus untuk sajian klasik ini.

15Recipe-WP-mushroom-soup-sm

Di setiap keluarga Timur Tengah, berbuka puasa tanpa sup ibarat pizza tanpa keju. Membingungkan. Tidak lengkap. Mendekati tabu.

Sebelum ini, saya biasanya bukan penggemar berat sup. Saya tidak pernah memesannya di restoran (kecuali saya sedang dalam program diet), tapi saat Ramadhan, hidangan berbuka puasa rasanya tak lengkap tanpa semangkuk hidangan panas beruap yang menghangatkan hati itu. Tak peduli jika suhu di luar mencapai 50 derajat (sebagaimana sedang terjadi di Dubai). Tak peduli jika meja makan dipenuhi aneka hidangan lezat lainnya. Sup, atau shorba dalam bahasa Arab, menetralkan kembali kondisi perut yang sedang berpuasa dengan cara yang tidak tidak bisa didapat dari makanan lain.

Sementara kebanyakan keluarga Arab tetap menyajikan sup miju-miju atau yang biasa (dan yang itu-itu saja) disebut ‘sup merah’ (sup berbahan dasar tomat dengan semacam bihun dan daging cincang), saya senang membuat jenis sup yang sedikit beda untuk sepanjang Ramadhan – lagipula, 30 hari menyantap hanya dua jenis sup bisa membuat kita bosan.

Semasa kanak-kanak, satu-satunya sup jamur yang pernah saya cicipi adalah sup kalengan Campbell. Sup yang terasa hambar, lembek, campurannya yang bergumpal membuat saya menghindari sup dalam waktu lama.

Kemudian, dua tahun lalu, seorang teman menyiapkan sup untuk hidangan berbuka. Resepnya cukup lezat hingga membuat saya bereksperimen sendiri hingga menghasilkan sup versi saya yang rasanya melampaui kelezatan resep teman saya (paling tidak itu menurut saya). Dan tentu saja, dalam hal apa pun, tidak bisa dibandingkan dengan versi sup kalengan.

Sup jamur saya terasa ringan, kaya cita rasa, sedikit-lebih-banyak krim dan super-sedap. Cobalah dan beritahu pendapat Anda! Saya yakin hasilnya tidak mengecewakan.

Bahan-bahan untuk 4 orang

  • 400g jamur, sebagian diiris dan sebagian lagi dicincang menjadi potongan kecil (bagian ini adalah yang paling rumit dalam resep)
  • 1 bawang bombay ukuran medium atau besar (bukan bawang merah)
  • Setengah cangkir tepung tawar
  • 4 sendok makan butter tanpa garam
  • 1 liter kaldu ayam (jika suka, buat dengan mencampur air dan dua kaldu dadu)
  • 1,5 cangkir krim kental/double
  • Garam & merica secukupnya
  • Sejumput bubuk cabe
  • Segenggam peterseli cincang

Cara membuat

  1. Gosok jamur hingga bersih. Iris sebagian, dan cincang sebagian yang lainnya hingga menjadi potongan kecil.
  2. Lelehkan setengah bagian butter dalam sebuah panci dan tumis irisan jamur hingga berubah keemasan (hati-hati jangan sampai gosong atau membuatnya terlalu coklat). Angkat menggunakan sendok berlubang dan sisihkan.
  3. Lelehkan sisa butter di panci yang sama dan masukkan bawang bombay cincang. Taburi garam (jangan terlalu banyak – sebaiknya tidak lebih dari setengah sendok teh) dan biarkan sedikit basah. Berikutnya, tambahkan jamur cincang dan masak hingga beberapa menit, aduk teratur hingga bawang bombay menjadi lembut tapi tidak terlalu matang.
  4. Masukkan jamur iris kembali ke dalam panci dan tambahkan tepung tawar, aduk dengan cepat sehingga semua tercampur rata.
  5. Sekarang, sedikit demi sedikit tambahkan kaldu ayam sambil terus mengaduk hingga saus menjadi kental.
  6. Biarkan sup direbus dengan api kecil dan lanjutkan mengaduk hingga kita mendapatkan kekentalan yang diinginkan (saya memilih untuk tidak terlalu kental).
  7. Berikutnya, tambahkan sebagian peterseli cincang ke dalam panci dan rebus bersamaan tidak kurang dari 10 menit.
  8. Sambil tetap menggunakan api kecil, tambahkan krim kental/double dan aduk rata
  9. Tambahkan sejumput merica hitam, sejumput bubuk cabe merah dan sisa bagian peterseli
  10. Rebus sup namun pastikan jangan sampai mendidih – kita tidak mau krimnya menggumpal!
  11. Sekarang cicipi untuk bumbunya. Jika menggunakan dua kaldu dadu, rasanya tidak lagi perlu untuk menambahkan garam. Dan keuntungannya adalah jika sedang berpuasa dan tidak bisa mencicipinya!

Dan selesailah sudah! Tidak terlalu rumit, bukan? Jika menginginkan rasa yang lebih ‘nendang’, tambahkan lagi cabe bubuk atau cabe serpihan. Kita juga bisa menambahkan peterseli kering dan thyme untuk citarasa herba yang lebih kuat. Nikmati supnya saja atau dengan potongan tebal roti segar dioles butter… sobek sedikit roti dan celupkan dalam sup. Surga dunia!

Leave a Reply
<Modest Style