Modest Style

4 kegunaan kain tradisional

,

Kain sederhana yang ada di berbagai budaya di seluruh dunia ini begitu serbaguna. Oleh Sya Taha.

FRANCE-SINGAPORE-TRANSPORT-AVIATION-A380
Pramugari Singapore Airlines mengenakan sarung sebagai bagian seragam resmi mereka. Eric Piermont/AFP

Saat saya berusia lima tahun, keluarga saya mengunjungi kerabat di sebuah desa di Malaysia. Hanya ada sebuah rumah dan tidak ada kamar mandi, jadi saya bertanya pada ibu bagaimana caranya kami mandi (tentunya sebagai anak-anak, hal tersebut tidak terlalu penting). Ia mengatakan pada saya bahwa para wanitanya membungkus tubuh dengan sarung di bawah ketiak dan mandi di dekat sumur. Di rumah, sarung adalah busana utama sehari-hari bagi orangtua saya: ibu mengenakannya seperti kimono mandi, sementara ayah membantu saya tumbuh tanpa memikirkan bahwa pria yang mengenakan “rok” itu aneh.

Sarung adalah sepotong kain dengan panjang satu hingga dua meter dan lebar satu meter yang dijahit menyatu. Meski ditemukan di banyak budaya tradisional di sekeliling dunia, di Singapura dan Kepulauan Malaysia, pria mengenakan sarung dengan motif kotak-kotak sedangkan wanita mengenakan motif batik.

Anda bisa menggunakan sarung dan kain tradisional untuk berbagai hal. Berikut empat cara favorit saya:

1. Busana santai

Meski secara tradisional dikenakan sebagai rok, sarung juga bisa digunakan di atas kaus T. Suami saya bahkan melakukan kebiasaan ini jauh sebelum saya – saat ia menyadari bahwa sarung jauh lebih nyaman daripada celana piyama. Ia bahkan memiliki lebih banyak sarung daripada saya; cukup untuk dikenakan setiap hari dalam sepekan. Saya memiliki dua yang saya kenakan hampir seharian saat hamil dan beberapa bulan setelah melahirkan (saat segalanya masih terlalu ketat dan Anda tidak mau membeli lebih banyak pakaian).

2. Meninabobokan anak

Ingatan pertama saya tentang sarung adalah melihat adik lelaki saya yang saat itu masih bayi diayun-ayun dengan sarung, yang digantung menggunakan per dari langit-langit. Ayunan ini menggunakan sangat sedikit rangka kawat, dan per membuat pengasuhnya bisa dengan lembut menggoyang atau mengayun anak hingga tertidur. Sarung juga bisa digunakan untuk membungkus bayi yang baru lahir serupa dalam rahim.

02-Sya-Taha
Sang ayah suka berjalan-jalan di pantai, bayi saya menyertai dalam gendongannya

Belakangan ini, saya menggunakan batik lepas tanpa jahitan untuk membuat gendongan bayi sederhana bersimpul. Karena dapat disesuaikan dengan ukuran bayi, Anda bisa menggunakannya untuk menggendong bayi yang baru lahir hingga balita – Anda juga bisa menggendong-gendong mereka saat mereka tidur.

3. Peralatan pantai

Sedang di pantai dan butuh berganti pakaian? Mintalah teman Anda untuk memegangi sarung di sekeliling tubuh Anda seperti ruang ganti pribadi. Atau gigit saja ujung sarung. Pengakuan: saya bahkan pernah melakukan teknik ini untuk membuat toilet sementara saat harus menjawab panggilan alam saat mendaki gunung.

Katun sangat bagus digunakan sebagai alas pantai karena tidak seperti handuk pantai, sarung tidak membawa pasir tipis di seratnya. Kibaskan sebentar sebelum dilipat, beres.

4. Kantung tidur

Sedang berwisata ransel dan tidak terlalu yakin tidur di atas seprai hotel? Letakkan sarung di antara seprai dan selimut dan masuklah. Lapisan ringan katunnya juga nyaman digunakan saat berkemah di wilayah tropis saat Anda ingin membungkus tubuh dengan sesuatu yang tidak terlalu panas.

Leave a Reply
<Modest Style