Modest Style

Pengalaman Mengikuti Muslim Leadership Program di Melbourne

,

Di benua Australia, Syir Amanati mempelajari beberapa hal penting dan menceritakannya kepada Afia R Fitriati.

[Not a valid template]

Lima minggu seakan berlalu secepat perjalanan kereta api dari Melbourne Central Station ke Bell Street. Dari 18 Oktober sampai 24 November 2012, saya beruntung memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam Muslim Leadership Program (MLP) ke-6 di La Trobe University, Melbourne. Selain saya dan satu warga Indonesia lainnya, kelompok kami terdiri dari 16 peserta dari Malaysia, Thailand, Filipina dan Australia.

Tujuan diselenggarakannya MLP adalah untuk mempersiapkan para pemimpin muda yang memiliki ide dan pemikiran cemerlang dari berbagai komunitas Muslim di Asia Tenggara dan Australia. Caranya adalah dengan melibatkan kami ke dalam diskusi mengenai berbagai isu politik dan sosial yang terjadi di wilayah Asia Pasifik. Isu-isu ini bervariasi,  mulai dari masalah imigrasi seperti pengungsi dan pencari suaka sampai kepada hubungan Australia dengan negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim di Asia Tenggara.

Selama tinggal di sana, kami juga diberi kesempatan untuk bertemu dan berdiskusi dengan sejumlah politisi papan atas Australia seperti Chris Bowen, Menteri Imigrasi dan Kewarganegaraan Australia, serta mantan Perdana Menteri Kevin Rudd. Di satu kesempatan, kami bahkan menonton debat parlemen secara langsung. Perdebatan yang berjalan seru itu adalah sesuatu yang tidak pernah saya saksikan di Indonesia!

Salah satu dari sekian banyak pengalaman yang membekas di hati saya adalah perkenalan kami dengan kepercayaan dan kebudayaan lain. Contohnya, kami mengunjungi sebuah sinagoge (rumah ibadah orang Yahudi) di Melbourne dan mempelajari bagaimana umat Yahudi Ortodoks menjalankan ritual keyakinan mereka. Menarik saat mengetahui bahwa Islam dan Yahudi ternyata memiliki banyak kesamaan dalam praktik keagamaan! Saat tiba waktu shalat asar, kami pun membiarkan teman-teman baru Yahudi kami mengamati cara kami dalam melakukan shalat berjamaah.

Berpartisipasi dalam program ini benar-benar telah memperkaya perspektif saya akan keberagaman. Saya merekomendasikan sekali program ini kepada siapa pun yang berminat mempelajari kebudayaan lain serta isu-isu krusial yang akhir-akhir ini dihadapi dunia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Muslim Leadership Program, kunjungi situs webnya.

Leave a Reply
<Modest Style