Modest Style

Panduan Wisata Dubai untuk Sang Sosialita

,

Inilah metropolis kosmopolitan termashyur di seluruh dunia yang wajib dikunjungi. Ameera Al Hakawati berbagi cerita tentang sembilan pilihan wisata utama di Dubai kepada sesama fashionista muslimah lainnya.

Segudang pengalaman nan menakjubkan menanti Anda (Foto: SXC)
Segudang pengalaman nan menakjubkan menanti Anda (Foto: SXC)

Tak diragukan lagi, Dubai adalah salah satu tujuan wisata utama muslimah modern. Mulai dari mal terbesar di dunia hingga pantai dan water park khusus wanita, selalu ada kegiatan yang dapat dilakukan di metropolitan supersibuk ini—terutama jika Anda bersedia menghamburkan gaji hasil jerih payah kerja Anda. Inilah sembilan destinasi utama di Dubai bagi para sosialita.

1. Belanja Fashion di Mal Dubai

Dubai terkenal akan pusat-pusat perbelanjaannya yang megah. Apabila Anda kesulitan memilih lokasi belanja, maka saya merekomendasikan Dubai Mall karena tempat ini menyediakan sesuatu bagi semua orang. Selera akan produk-produk fashion kelas menengah terwakili oleh toko-toko high street global seperti New Look, H&M, Zara, Mango, Pull & Bear dan lain-lain. Sementara itu, bagi yang mencari rancangan desainer terkenal, mal ini menyediakan Fashion Avenue dengan berbagai brand terkemuka seperti Louis Vuitton, Chanel, Prada, Gucci, Dior, Jimmy Choo, D&G, Marc Jacobs dan masih banyak lagi. Tak ketinggalan jaringan toko kelas atas Bloomingdales dan Galeries Lafayette yang terletak di kedua sisi mal.

Seperti yang Anda ketahui, semua aktivitas shopping ini pastinya akan membangkitkan nafsu makan. Untunglah mal ini dilengkapi dengan food court raksasa yang memiliki menu favorit sehari-hari seperti KFC, McDonalds, Taco Bell dan Pizza Hut. Ada juga restoran keluarga seperti TGI Fridays, Texas Road House, Cheesecake Factory, Yo Sushi, Carluccios, Ping Pong, Chillis dan Rainforest Cafe. Hebatnya lagi — semua restoran ini halal!

2. Bersantap Seperti Seorang Diva

Bagi mereka yang tidak takut ketinggian, At.Mosphere merupakan pilihan yang tepat untuk bersantap. Berlokasi di lantai 123 menara tertinggi di dunia Burj Khalifa, Anda dapat menikmati hidangan internasional (dengan harga selangit) sambil merasa seolah-olah berada di puncak dunia. Walaupun rasa makanannya bukan yang terlezat di kota ini, pemandangannya sanggup membuat Anda seketika melupakan kekurangan tersebut. Bila harganya terlalu mahal, jangan khawatir — Anda bisa membeli tiket hanya sekedar untuk menikmati pemandangan.

3. Memanjakan Diri di Dubai Ladies Club

Walaupun fasilitas spa favorit saya sepanjang masa berada di hotel Burj Al Arab, tapi saat saya butuh waktu untuk memanjakan diri, saya memilih Al Asalla Spa di Dubai Ladies Club. Klub ini dilengkapi pantai pribadi, kolam renang, pusat kebugaran, taman buatan dan fasilitas spa yang mewah. Anda dapat dengan mudah menghabiskan seharian di sana sambil bersantai di pantai, berenang, bersantap ringan di coffee shop lalu berelaksasi di ruang sauna dan jacuzzi sebelum memanjakan diri dengan layanan pijat, facial atau manicure dan pedicure. Bagian terbaiknya: tidak ada seorang pria pun di sini. Betapa menyenangkan!

4. Bertualang di Gurun Pasir – Dengan Gaya

Berwisata ke Dubai belum lengkap tanpa satu hari di gurun pasir. Akan tetapi, olahraga dune bashing (off-road di padang pasir dengan mengendarai motor roda empat) memang bukan kegiatan favorit semua orang. Jika Anda ingin merasakan pengalaman yang sama namun lebih berkelas ketimbang safari padang pasir biasa, pergilah ke Bab Al Shams Desert Resort and Spa. Awali sore Anda dengan menjelajahi gurun di atas punggung kuda jantan Arab, lalu tuntaskan dengan malam bergelimang hiburan di restoran Al Hadheerah. Terdapat live outdoor buffet (prasmanan luar ruangan di mana sebagian menu dimasak koki langsung di depan para tamu) yang terdiri dari segala hidangan tradisional Arab nan menggugah selera (termasuk lamb ouzi — sajian berupa daging domba dan nasi berbumbu — ala negara Oman yang sudah lebih dulu dipanggang lama dalam lubang di tanah). Nikmati hiburan berupa pertunjukan tari perut, Tanoura dan Debka, menunggang unta, layanan pembuatan tato temporer henna berdesain rumit serta kesempatan berfoto dengan burung elang falcon.

5. Suka Shisha?

Shisha (kegiatan membakar tembakau dan aroma buah-buahan lalu menghirupnya melalui selang yang disambungkan ke pipa/bejana) memegang peranan penting dalam kebudayaan Arab. Biarpun mungkin Anda bukan pecandu, sesekali meniru-niru naga rasanya menyenangkan juga. Ada ribuan restoran yang menawarkan shisha di Dubai, tetapi favorit saya adalah Almaz by Momo di Mall of Emirates. Restoran Maroko ini menyediakan ruang shisha terpisah, dihias indah dengan lampu kaca warna-warni yang menciptakan bayangan nan rumit. Musik khas Fusion Berber sering diramu oleh DJ dengan musik jenis lain, dan tak terhitung jumlah minuman mocktails (koktail non-alkohol) di buku menu demi melengkapi pilihan shisha Anda. Untuk opsi yang lebih berani, cobalah shisha spesial yang aromanya diletakkan dalam nanas segar.

6. Menikmati Waktu Minum Teh nan Elegan

Konon, afternoon tea atau waktu minum teh di sore hari adalah tradisi umum orang Inggris. Akan tetapi, masa di mana camilan pendampingnya hanya berupa sandwich timun dan irisan kue buah sudah lama berlalu. Di sini, waktu minum teh — seperti semua hal lainnya di Dubai —berlangsung dengan penuh gaya. Pilihan penganannya terdiri dari nampan berjenjang yang sarat dengan roti isi mungil, macaroon, tar mini, scone yang renyah, clotted cream yang padat serta selai yang lengket. Saya punya dua destinasi pilihan untuk tujuan ini—hotel One & Only Royal Mirage dan Burj Al Arab. Pilihan pertama adalah favorit saya bersama teman-teman, sedangkan opsi kedua wajib hukumnya bagi mereka yang belum pernah mengunjungi hotel berbintang tujuh nan terkenal tersebut.

7. Berwisata Air di Wild Wadi Water Park

Dubai memiliki dua lokasi wisata air utama, Aquaventure dan Wild Wadi, namun nama terakhirlah yang menjadi pilihan saya karena tempat ini lebih melayani masyarakat muslim dengan menawarkan program mingguan malam khusus wanita alias ladies’ night. Setiap Kamis malam, water park yang populer ini ditransformasi total: Semua karyawannya wanita — mulai dari penjual tiket, pengawas kolam renang, hingga pelayan restoran. Di sini Anda bebas bermain air di kolam batu karang, menjerit sekeras mungkin saat meluncur turun dari perosotan air, mencari makan di restoran cepat saji, atau — jika Anda seperti saya — menikmati kesempatan menyingkirkan burkini dan bersenang-senang bersama teman-teman wanita.

8. Makan Sepuas Hati di Prasmanan Terbaik

Menurut pendapat saya, restoran yang menyediakan berbagai macam makanan (all you can eat) terbaik di Dubai adalah Saffron yang terletak di Hotel Atlantis, Palm Jumeirah — pulau buatan pertama di dunia yang berbentuk pohon palem. Koki kepalanya yang orang Singapura memberikan sentuhan nyata Asia dengan lebih dari 20 live cooking station (pembagian jenis hidangan di restoran hotel berbintang di mana sebagian menunya dimasak koki langsung di depan para tamu) yang memenuhi selera semua pengunjung — mulai dari salad dingin, gourmet cheese hingga aneka sushi, sashimi, dim sum, crispy duck, live noodle station, berbagai menu kari, hidangan tumis, English roast dinner dan masih banyak lagi. Bagian hidangan penutup mulutnya, dengan air mancur cokelat yang luar biasa besar, adalah area yang wajib disinggahi. Sedikit tip: pergilah selagi perut keroncongan. Tempat ini bukan untuk yang gemar mencuil-cuil makanan.

9. Menikmati Suasana ala Arab

Dengan restoran Arab berlimpah ruah di setiap mal dan jalanan Dubai, sulit untuk mengetahui mana yang pilihan makanannya paling lezat dan unik. Sekalipun saya mempunyai beberapa tempat makan favorit, saya selalu mentraktir tamu-tamu saya makan malam di Restoran Khan Murjaan yang berlokasi di tengah Mal Wafi, pusat perbelanjaan yang didesain seperti souk (pasar khas Arab) abad ke-14. Dekornya — dengan pilar dari batu, kaca patri dan langit-langit terbuka — sangat menawan, dan makanannya, yang terdiri dari menu masakan Teluk Persia, Mesir, Maroko dan Lebanon, sungguh-sungguh enak. Di sini, shisha tentu saja juga tersedia, dan knafeh-nya (makanan penutup berkalori tinggi tapi lezat berupa kue renyah bersiram sirup) nikmat sekali. Dengan penampilan live dari pemusik oud (alat musik mirip kecapi yang biasa dimainkan di negara-negara Arab) serta kerlip bintang di atas kepala, inilah pengalaman malam hari di Arab yang sempurna.

[Not a valid template]
Leave a Reply
<Modest Style