Modest Style

Menyempurnakan Sebagian Agamaku

,

YazTheSpaz menyempurnakan separuh agamanya dan menikahi pria impiannya — dengan bantuan keluarga dan teman-temannya, yang menemaninya di setiap langkah menuju pelaminan.

WP-yaz-fulfilling-half

Kebanyakan gadis memimpikan ‘hari besar’ mereka bahkan sejak sebelum mereka mulai memerhatikan anak laki-laki. Saya tidak. Saya tidak pernah berpikir dua kali mengenai hal itu sampai saya bertunangan. Jadi saya sangat tidak siap ketika tiba-tiba saya didorong ke pusaran kehebohan ini. Untungnya, saya segera sadar bahwa ini bukanlah keahlian saya dan saya membutuhkan bantuan. Masuklah dari sebelah kiri panggung, kata ibu saya yang cantik, kreatif, dengan antusiasmenya yang tak kenal lelah! Banyak orang akan menyewa jasa perencana  pernikahan pada keadaan sulit ini. Saya tidak perlu. Tepat sejak hari pertama jelaslah bahwa semua keahlian mereka bisa dilakukan dengan lebih baik oleh ibu saya—dengan senyum di bibirnya serta cinta di hatinya.

Gaun Pengantin

Sebelum saya mengalaminya sendiri, saya menyangka  hanya ada beberapa lusin rancangan gaun pengantin yang berbeda — mungkin paling banyak jumlahnya dua ratus. Sekarang saya lebih paham. Saya tak akan terkejut bila ada lebih banyak pilihan gaun pengantin daripada jumlah bintang di langit! Saya tak tahu harus mulai dari mana dan model gaun seperti apa yang paling cocok buat saya. Pria yang kini jadi suami saya, Zeyad, hanya meminta satu hal — gaun saya jangan terlalu menggembung. Permintaan yang tidak banyak membantu, tapi baiklah. Setidaknya kami dapat memenuhi harapannya, dengan gaun dari Bellizima Bridals di Coral Gables, Florida.

Memilih gaun barulah langkah pertama di jalan panjang dan melelahkan menuju kesempurnaan. Untuk memesan gaun di toko perlu waktu enam bulan. Setelah gaunnya tiba, pengepasan dimulai —contohnya, bagian dada dan lengan perlu disesuaikan, ekor gaun sepanjang 1,5 meter perlu ditambahkan, dan perlu penambahan renda supaya lengan gaun menyatu mulus ke rumbai-rumbai di bagian bawah. Butuh waktu sekitar lima sampai enam kali pengepasan sebelum kata ‘sempurna’ akhirnya terlepas dari ‘belum’. Akhirnya saya bisa membawa gaun itu pulang hanya dua hari menjelang tanggal pernikahan. Namun semua kerja keras itu sepadan, karena hasil akhirnya sangat cantik.

Skema Warna yang Sempurna

Saya tahu saya harus memasukkan warna merah muda ke dalam acara pernikahan kami dan Zeyad ingin menggunakan hitam. Dua pilihan warna itu menghasilkan skema warna merah muda merona, hitam, dan putih gading. Sejujurnya, centerpiece dan pencahayaan yang baik itulah yang mengubah dekorasi ruangan dari bagus menjadi bercitarasa seni tinggi. Banyak orang melupakan pentingnya pencahayaan — namun hal yang satu ini sangat penting supaya dekorasinya berhasil! Sentuhan terakhir adalah vas-vas asimetris, dengan rangkaian bulat besar penuh kembang bokor dan mawar, yang diimbangi oleh kristal yang menjuntai dari centerpiece tersebut.

Tentu saja, betapa pun banyaknya waktu yang Anda habiskan untuk merencanakan sepertinya tidak akan pernah cukup. Selagi hari besar itu mendekat dengan cepat, saya menyadari saya belum memesan videografer dan fotografer. Untungnya, pilihan fotografer menjadi mudah, karena tidak ada pilihan lagi selain sahabat dan fotografer pribadi saya, Lisa Vogl-Hamid. Lisa dan asistennya Michelle Sarkisia mengabadikan setiap momen di hari istimewa kami, sejak saya berdandan hingga mengenakan hiasan kepala dan cadar, dan bahkan dansa pertama kami — ia mampu menangkap bukan hanya tampilan fisik pernikahan kami, tetapi juga jiwanya.

Menemukan videografer yang tepat untuk pernikahan kami sedikit lebih sulit, setidaknya hingga saya melihat karya teman saya Ricci Ocampos. Setelah saya melihatnya, tak sulit untuk memutuskan menggunakan jasanya. Saya pasti akan membagi karya mereka setelah saya mendapatkan hasilnya!

Hari H

Dan kemudian, tiba-tiba, hari istimewa itu datang. Orang selalu berbicara tentang rasa gugup dan ketakutan di film, buku, dan cerita-cerita. Lucunya, bagi saya rasanya tidak seperti itu sama sekali. Saya santai, bahagia, dan penuh dengan kegembiraan mengetahui bahwa hari itu saya akan menikah dengan sahabat dan pasangan seumur hidup saya, Zeyad — Alhamdulillah! Saya dikelilingi oleh para pengiring pengantin yang cantik: Aysun, Eman, Dina, Adriana, dan Mohga, yang mendampingi saya di setiap langkah perjalanan ini, baik secara harfiah maupun emosional.

Makeup kami dikerjakan oleh Nura, lebih dikenal sebagai NuraLailaLov di YouTube. Dia amat terampil, memberi saya kilau pengantin bahkan tanpa membuat saya kelihatan ber-makeup. Karena saya tidak dalam posisi untuk membantu orang lain berdandan, sahabat saya Dina dari Vous Etes Belle Fashion mengulurkan tangan dan menata hijab para pengiring pengantin saya, bahkan repot-repot menolong saya ketika situasinya tampak mulai membuat kewalahan.

Ringkasnya, pernikahan saya menakjubkan. Beberapa teman khusus datang dari luar kota, salah satunya Zamena dan Anam dari Hijab-ista, Inc, yang terbang jauh-jauh dari Georgia, sementara DJ Khalil dan kelompok Zafaa tradisional (Firqet Zaatari) jauh-jauh mengemudi dari Tampa, Florida. Mereka menampilkan performa dabka dan drum hidup yang luar biasa.

Karena Zeyad keturunan Mesir dan saya Turki, kami memilih rangkaian masakan Arab dan Turki untuk prasmanan kami. Awalnya kami khawatir hidangan kami terlalu banyak. Tapi kami tidak perlu cemas, karena semuanya diserbu dengan senang — senyum ceria kami semakin lebar karena semakin banyak tamu yang menambah untuk kedua dan bahkan ketiga kalinya.

[Not a valid template]

Kesan yang Tertinggal

Alhasil, Alhamdulillah untuk ini semua. Saya sangat senang bisa berbagi hari istimewa ini dengan begitu banyak orang, bahkan saat kami berhasil merahasiakannya begitu lama. Terima kasih khusus untuk ibu saya yang menakjubkan atas perannya dalam semua ini. Saya tidak ragu beliau bisa menandingi perencana pernikahan yang terbaik!  Semua orang menyukai hasilnya dan seluruh detail yang beliau kerahkan ke dalam pernikahan kami, dan saya rasa beliau sudah melakukan yang terbaik.

Zeyad dan saya sekarang akan berangkat ke Mesir dan Turki selama sebulan untuk berbulan madu. Setelah itu, saya akan kembali untuk berbagi semua petualangan dan perjalanan menakjubkan kami dengan Anda. Terima kasih banyak karena memaklumi ketidakhadiran saya selama beberapa minggu terakhir. Saya berjanji akan segera kembali. Pasang mata Anda untuk lebih banyak gambar dan video yang akan segera membanjiri web!

Saya berdoa agar pernikahan kami penuh dengan momen dan kenangan yang diberkahi dan, insya Allah dengan Allah swt di sisi kami, kami akan menjalani pernikahan yang indah, langgeng, dan sejahtera, Aamiin.

 

Leave a Reply
<Modest Style