Modest Style

Mengunci Mulut Dari Gosip

,

Dengan cepat bulan suci mendekat, dan Maryam Yusof mengatakan waktunya sudah tiba untuk mengunci mulut dari gosip.

gossip-wp2

Bergosip adalah salah satu kebiasaan yang untuk sebagian besar dari kita. Ketika kita memiliki cerita yang menarik tentang seseorang, insting pertama kita mungkin adalah menelepon atau mengirim SMS ke teman dekat untuk berbagi berita. Tindakan ini kemudian akan diikuti dengan percakapan yang menarik penuh dengan seruan ‘OMG, kau serius?!’ terhadap subyek gosip tersebut. Saya tidak bangga mengatakan bahwa saya telah melakukan hal ini beberapa kali.

Kita tahu bergosip itu buruk dan kita tidak harus terlibat di dalamnya. Namun banyak dari kita melakukannya secara sadar ataupun tidak sadar, dan kita bahkan mungkin menyenanginya.

Nabi Muhammad mendefinisikan bergunjing sebagai ‘Berbicara tentang seseorang, yang jika dia mendengarnya, dia akan berduka’.

Dengan bulan Ramadhan yang hampir tiba, maka penting bagi kita untuk mengingatkan diri agar menahan diri dari bergosip. Bahkan dalam Surah Al-Hujurat (49:12), Allah memperingatkan kita terhadap bergunjing (gosip) dan membandingkannya dengan kanibalisme.

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain.  Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah.  Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.

Apakah Gosip Itu?

Nabi Muhammad (saw) mendefinisikan bergunjing sebagai ‘Berbicara tentang seseorang, yang jika dia mendengarnya, maka akan berduka dia ‘. Jika Anda tidak yakin apakah percakapan Anda termasuk dalam gosip, tanyakan pada diri sendiri, ‘Apakah saya merasa nyaman jika orang yang saya bicarakan mendengarkan ini?’ Jika jawabannya tidak, kemungkinan besar itu adalah gosip.

Tak Usah Beralasan

Beberapa orang menggunakan alasan bahwa ‘bukan gosip jika hal itu benar ‘. Memang mudah untuk jatuh ke dalam perangkap ini ketika kita mencari alas an untuk melegitimasi tindakan kita. Namun, dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, Abu Dawud dan Tirmidzi, Nabi Muhammad (saw) mengatakan, ‘ Jika apa yang kamu katakan terdapat pada saudaramu benar, maka engkau telah menggunjingnya dan jika ia tidak terdapat padanya maka engkau telah berdusta atasnya’.

Dengan konsekuensi serius seperti itu, penting bagi kita untuk berhenti bergosip sebanyak mungkin. Berikut adalah beberapa tips untuk mengatasi kebiasaan yang menyakitkan ini:

  • Bersama teman-teman membuat resolusi untuk saling menahan diri dari bergosip. Setiap saat kata-kata yang diucapkan yang dapat mengarahkan pembicaraan ke arah gosip, maka sesama teman harus saling mengingatkan untuk berhenti dan mengubah topik pembicaraan. Teman Anda mungkin memiliki cerita lucu untuk diceritakan, tetapi konsekuensinya bisa jadi tidak sebanding.
  • Jika Anda sering mengeluh kepada seorang teman tentang individu tertentu, berinteraksilah dengan orang tersebut sesedikit mungkin. Punya teman sok bijaksana yang membuat Anda tidak tahan makan siang bersama? Gilirlah acara makan siang dengan orang-orang lain sebagai gantinya.
  • Jika Anda harus berbicara tentang orang lain di mana ia tidak hadir, berbagilah hanya berita yang baik.
  • Jika Anda merasa bahwa suatu percakapan telah menuju gosip, cobalah untuk mengubah topik pembicaraan. Jika gagal, mungkin sudah waktunya bagi Anda untuk mengecualikan diri dari percakapan tersebut.
  • Kita semua memiliki satu teman yang menjadi sumber gosip terpanas dan akan dengan senang hati memberitahu Anda semua yang dia tahu. Jika Anda menemukan diri Anda terus-menerus bergabung dengannya, cobalah sebaik mungkin untuk menghindari orang ini di masa depan. Jika teman ini dengan senang hati berbagi cerita tentang orang yang Anda kenal, kemungkinannya adalah ia juga akan bergosip tentang Anda.
  • Sudah sewajarnya jika Anda ingin marah-marah setelah mengalami suatu pengalaman negatif. Daripada berbicara dengan seorang teman yang tidak tahu apa yang harus dilakukan pula, cobalah menuliskan pengalaman tersebut atau membuat blog tentang hal itu secara pribadi. Anda akan merasa lebih baik dan dapat terus menjaga resolusi Anda untuk berhenti bergosip
  • Jika Anda telah terseret ke dalam situasi di mana gosip berlangsung, cobalah mengatakan sesuatu yang baik tentang subjek gossip tersebut, atau menemukan alasan rasional mengapa ia mungkin telah bertindak seperti itu. Namun, jika Anda tidak memiliki sesuatu yang baik untuk dikatakan, maka adalah lebih bijaksana untuk tidak mengatakan apa-apa
  • Alih-alih menanggapi gosip dengan lebih negatif, coba letakkan sesuatu yang positif di atasnya. Sebagai contoh, bayangkan teman cerewet Anda datang dan bercerita, ‘Mereka sudah berpacaran selama dua bulan dan sekarang mereka sudah menikah! Mereka pasti menyembunyikan sesuatu! ‘ Daripada setuju dengan teman Anda, jawablah dengan’ Alhamdulillah, mereka membuat hubungan mereka halal! ‘
  • Ingat bahwa bergosip tidak baik bagi pencitraan Anda. Seperti halnya teman yang menjadi sumber gosip terpanas, orang lain bisa jadi kehilangan kepercayaan mereka kepada Anda jika mereka mencurigai bahwa Anda bergosip tentang mereka juga.
  • Dengan media sosial menjadi bagian dari kehidupan kita saat ini, kita juga harus ingat bahwa bergosip secara online juga masuk hitungan. Plus, bayangkan semua orang lain melihat omelan Anda. Saya telah mendapat pelajaran yang menyakitkan tentang hal ini di masa lalu. Percayalah – Anda harus meninggalkan bergosip di Internet. Baru-baru ini, sebuah gambar anak kecil yang serius menyebar di Internet. Bunyi pesannya: ‘Jika Anda memiliki masalah, hadapi, jangan disebarkan di Facebook!’

Akhirnya, tempatkan diri Anda pada posisi subyek gosip. Bayangkan bagaimana mereka akan merasa jika mengetahui bahwa mereka sedang dibicarakan. Jika Anda tidak suka menjadi subyek gosip jahat, maka yang terbaik bagi Anda adalah tidak memanjakan diri di dalam gosip itu sendiri. Bisa jadi ia hanya akan datang kembali untuk menggigit Anda.

 

Kata-kata bijak si kecil untuk di Internet
Kata-kata bijak si kecil untuk di Internet
Leave a Reply
<Modest Style