Menemukan Kebebasan dalam Freelance

,

Dengan bertambahnya orang yang berkarir secara freelance, dinamika tempat kerja sedang berubah. Bagi banyak orang, jalan ini merupakan kebebasan. Tetapi jika Anda tidak cerdas mengatasi tantangannya, jalur ini bisa menjadi sebuah labirin yang sulit untuk ditemukan jalan keluarnya. Amal Awad menawarkan beberapa tips dan trik untuk membangun karir freelance.

Seandainya setiap hari dapat menikmati pemandangan seperti ini (Gambar: Dreamstime)
Seandainya setiap hari dapat menikmati pemandangan seperti ini (Gambar: Dreamstime)

Sebagai seseorang yang baru kembali memasuki dunia freelance penuh waktu, saya terkejut menemukan bahwa menjadi tipe terorganisir tidak akan serta merta menghasilkan transisi yang mulus dari berada di kantor lima hari seminggu. Saya seseorang yang tidak menyukai daftar pekerjaan, tapi seseorang yang senang dan akan buru-buru memeriksa berbagai hal. Saya bahkan mengakui bahwa saya juga terkadang menyelesaikan tugas yang tidak ada dalam daftar pekerjaan saya; saya menambahkannya hanya agar saya bisa merasakan perasaan kemenangan saat menyelesaikan semuanya. Sejak itu saya menyadari bahwa memiliki sebuah aplikasi yang mengelola tugas-tugas kita bisa menjadi sebuah berkah sekaligus sebuah beban, tetapi lebih lanjut tentang itu nanti.

Faktanya, saya menemukan diri saya mencari saran dan tips dari para pekerja freelance lain lebih sering dari yang saya duga. Banyak hal yang harus saya pelajari sebab saya berpindah dengan sepenuh hati ke dunia manajemen-pribadi. Tujuannya adalah bagaimana menggunakan waktu sebaik-baiknya dan mencapai keseimbangan hidup dan kerja.

Dalam hal ini, saya punya hari-hari baik dan hari-hari kurang baik.

Tetapi kami para pekerja freelance harus menghadapi beberapa tantangan selain manajemen waktu. Jika Anda seorang pekerja freelance yang baru ditahbiskan, atau Anda sedang berjuang menuju kemerdekaan berusaha, berikut ini daftar yang perlu dipertimbangkan sebelum Anda lepas landas.

1. Kantor di rumah

Tentu, Anda berpikir menyenangkan bekerja dari rumah. Anda bisa tidur di luar kebiasaan, begadang karena pekerjaan freelance menuntut ketersediaan 24/7, dan Anda tidak harus berbagi toilet. Tetapi, dan ini sangat penting, Anda harus memastikan bahwa Anda mengatur ruang yang terasa seperti, dan bahkan menyerupai, kantor semanusiawi mungkin.

Ini bukan berarti Anda tidak dapat membuatnya menjadi sebuah ruang yang menyenangkan dan perlu merakit sebuah bilik. Artinya, bagaimanapun juga, adalah mengadopsi beberapa praktik kerja yang memasukkan pikiran Anda ke dalam zona itu sehingga Anda menjalani hari yang produktif dan profesional. Bekerja freelance bukan berarti Anda bisa menjadi pemalas. Untuk pemula:

    • Cobalah untuk tetap berpegang pada jam tidur yang masuk akal. Saya seseorang yang suka begadang, tapi kesehatan dan pikiran jernih lebih penting daripada menjadi seorang kreatif dengan mata merah karena kurang tidur yang tragis. Bangunlah seolah-olah Anda akan pergi ke kantor karena Anda memang sedang melakukan hal semacam itu. Jangan memakai celana olahraga atau pakaian tidur  Anda. Ini akan membuat Anda malas, dengan modus aku-di-rumah-dan-ingin-santai.
    • Tinggalkan rumah dan pergilah berjalan kaki singkat di pagi hari: minum kopi Anda dan dapatkan hal-hal penting lain untuk hari ini (Koran, majalah, bahan makanan). Hal ini tidak akan hanya memberikan Anda energi, namun juga membuat Anda berada dalam pola pikir akan bekerja. Karena Anda memang akan bekerja. Hanya saja Anda tidak perlu mengabsen dan terjebak di kereta api selama 45 menit dalam perjalanan.
    • Dengan segala cara, buatlah ruang kerja Anda terasa pribadi dan dekoratif. Nyalakanlah lilin atau minyak aromaterapi. Tetapi jangan bekerja di kamar tidur Anda, yang memiliki fungsi-fungsi lain yang tidak melibatkan pekerjaan.

2. Memiliki kesadaran finansial
Sejauh ini keluhan terbesar yang saya dengar dari para pekerja freelance lain, dan yang berhubungan dengan saya, adalah mengejar faktur tagihan. Kita sering tidak dibayar tepat waktu, atau hanya akan dibayar atas keseluruhan penyelesaian proyek/publikasi/peluncuran, dll. Jadi, rencanakan di depan dan jangan sampai terjebak. Sadari apa yang akan datang dan kapan, dan apa yang dibutuhkan untuk menjaga listrik Anda tetap menyala. Penghasilan di jalur profesi ini tidak mulus, tak bisa diduga dan Anda tidak bisa mengandalkan tanggal gajian yang konsisten (kecuali jika Anda cukup mapan untuk memiliki satu atau dua lajur gaji di tempat yang mapan). Hal ini membawa saya ke poin berikutnya:

3. Memiliki sederet proyek yang akan segera terwujud
Bekerjalah menuju karir freelance Anda, dan jangan tertipu dengan berpikir bahwa memiliki pekerjaan sesekali sama dengan sebuah perjalanan gratis menuju kemakmuran dan tidak perlu bekerja dari jam sembilan-sampai-lima. Pekerjaan paruh waktu memberi banyak manfaat, tetapi bisa menjadi benar-benar, sungguh-sungguh keras. Saya tidak kenal satu pun pekerja freelance yang berpikir hal ini mudah. Mengutip Jerry Maguire, pekerjaan ini bisa menjadi “perjuangan bangun subuh dan mengguncang ego yang tidak pernah saya ungkapkan”. Jangan katakan Anda belum pernah diperingatkan. Hal ini mengingatkan saya pada…

4. Tidak apa-apa mengambil pekerjaan yang tidak Anda sukai
Tentu, Anda ingin menjadi pekerja freelance karena tidak ada yang mengerti Anda, atau Anda seorang penyendiri unik, atau bisa karena juga alasan lain. Tapi Anda perlu penghasilan, dan itu berarti kadang-kadang (atau bahkan sering) mengatakan ya untuk hal-hal yang tidak terlalu menarik atau membangkitkan semangat, atau yang tidak sejalan dengan pencarian artistik atau kreatif Anda. Tetapi memiliki pekerjaan-pekerjaan itu, jika dilakukan dengan benar, memberikan Anda waktu dan ruang untuk bekerja pada hal-hal yang Anda benar-benar cintai, dan membuat jantung Anda berdetak lebih cepat. Anda hanya perlu lebih terorganisir, dan mencoba untuk tidak berlebihan melakukannya demi kesehatan dan kesejahteraan Anda. Dan juga, keahlian khusus. Adalah baik memiliki satu atau dua keahlian khusus, karena kalau tidak, akan jauh lebih sulit untuk menjual apa yang Anda tawarkan kepada klien baru.

5. Menunda-nunda adalah musuh Anda
Menunda-nunda berakar dari ketakutan, dan/atau bisa dibilang, kemalasan. Meskipun menunda-nunda dapat berguna jika Anda adalah tipe pengumpul barang tak berguna dan Anda terus membeli sampah yang tidak Anda perlukan, hal ini tidak baik bagi jiwa Anda atau prospek Anda untuk sukses. Berbaik hatilah kepada diri sendiri dan akui ketakutan yang Anda simpan dalam hati tentang apa yang Anda coba lakukan. Tanyakan kepada diri Anda beberapa pertanyaan: apa yang saya takutkan? Apa yang saya tidak suka tentang proyek ini? Bagaimana saya bisa membuat tugas ini lebih menarik dan/atau lebih mudah? Bahkan sebuah perubahan pengaturan kerja dapat membantu mengatasi masalah penundaan Anda.

Sangat penting bahwa Anda meyakinkan diri sendiri. Situasi tidak pernah seburuk yang dibayangkan, dan jika Anda tidak menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, tidak ada satu pun yang bisa Anda salahkan selain diri Anda sendiri.

6. Pergi keluar dan tetaplah seimbang
Saya mengenal banyak orang yang bekerja terlalu keras. Saya sendiri cukup sering dituduh seperti itu. Pekerja freelancer adalah orang- orang yang paling rajin dan paling terbebani pekerjaan yang saya tahu. Mereka belum tentu dibayar yang terbaik, atau bahkan yang paling dihargai, tetapi mereka orang yang mampu melakukan banyak hal. Jurnalis khususnya berhubungan dengan ini: kita dikenal melakukan wawancara di mobil via Skype sebelum bertemu seorang teman di bioskop. Ini tidak terlalu sehat, tetapi jika Anda terorganisir, hal ini bisa menjadi hal yang menarik dan bermanfaat.

Tetap saja, penting untuk menanamkan keseimbangan dalam hidup Anda – tidak hanya duduk di meja-meja/dapur Anda sepanjang hari kecuali untuk makan siang. Pergilah keluar dan dapatkan udara segar. Kecuali Anda ditempatkan di sebuah stasiun Antartika dan hidup dalam kegelapan selama sembilan dari 12 bulan, ada beberapa alasan yang baik untuk istirahat secara teratur dan menikmati udara segar yang tersedia setiap hari. Jadwalkan aktivitas ini ke dalam buku harian Anda dan lakukanlah setiap hari.

7. Jadilah orang yang terorganisir
Berhati-hatilan berlebihan dalam menggunakan berbagai aplikasi yang dirancang untuk membuat hidup Anda seefisien spreadsheet Excel berkode warna. Ia bisa menjadi lebih memakan waktu daripada bermanfaat. Saya masih mencintai pulpen dan kertas dan menulis segalanya, meskipun saya berjuang untuk membaca tulisan tangan saya sendiri kadang kadang.

Dengan pertumbuhan berbagai toko alat tulis yang menakjubkan, sangat mudah untuk menemukan perlengkapan kantor yang menarik tapi praktis yang membuat hari kerja Anda lebih jelas dan lebih efisien. Misalnya, jika menulis catatan harian elektronik merupakan kebutuhan bagi sebagian dari kita yang diharuskan untuk menghadiri pertemuan dan sejenisnya, agenda mingguan atau bulanan dapat membantu Anda tetap memenuhi tenggat waktu dan pertemuan dalam sekejap.

8. Bersenang-senang
Ada alasan Anda mengapa Anda tertarik untuk membangun bisnis Anda sendiri. Ini memang menantang, dan Anda akan terus-menerus akan belajar dan berinovasi, tetapi cobalah untuk menjauh dari laptop, agenda mingguan dan keinginan untuk menarik klien baru sekali-sekali. Miliki waktu bebas-perangkat elektronik dan berhubungan kembali dengan dunia di luar rumah Anda. Tubuh dan pikiran Anda akan berterima kasih untuk itu, dan Anda akan menjadi orang yang jauh lebih efisien dan produktif.

Leave a Reply
Aquila Klasik