Modest Style

Mempersiapkan Rumah Kita untuk Ramadhan

,

Alayna Ahmad punya beberapa tip bebenah-total secara fisik dan spiritual untuk Ramadhan yang optimal.

(Gambar: Dreamstime)
(Gambar: Dreamstime)

‘Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa’ (Al Quran 2:183)

Ramadhan sudah di depan mata dan tak lama lagi akan datang menjumpai kita. Apakah kita adalah orang yang bekerja purna-waktu ataupun yang tinggal di rumah sebagai orangtua, kita semua perlu mempersiapkan diri untuk datangnya bulan suci ini. Tempat terbaik untuk memulainya adalah rumah hunian kita, untuk menciptakan suasana bersahabat bukan cuma bagi diri kita, tapi juga bagi para tamu yang datang untuk berbuka puasa. Jadi bagaimana kita seharusnya bersiap untuk aktivitas di bulan ini?

Islam tidak hanya menyarankan kesehatan pribadi namun juga kebersihan fisik dan spiritual. Dalam hal ini Al Quran mewartakan bahwa ‘Allah menyukai mereka yang bertaubat dan Dia menyukai mereka yang menyucikan diri’ (2:222). Nabi Muhammad SAW dikabarkan pernah mengatakan bahwa ‘kebersihan itu sebagian dari iman’.

Yang utama, melakukan pembersihan secara menyeluruh bagi rumah kita adalah hal yang tepat untuk dilakukan. Benahi kesemrawutan atau sumbangkan barang-barang yang tidak lagi dibutuhkan. Ini akan menjamin bahwa sebagian besar waktu di bulan suci akan dimanfaatkan untuk beribadah dan merefleksikan diri dan bukannya melakukan pekerjaan sehari-hari. Tambahan pula, rumah kita sudah siap untuk menjamu tamu, karena Ramadhan juga berarti momen berkumpul bersama keluarga dan teman-teman sehingga kita bisa berbuka puasa dan beribadah bersama.

Yang kedua, menyiapkan persediaan suguhan spesial Ramadhan di awal akan memberikan kita waktu optimal untuk merefleksikan diri dan meraih kekhusukan sepanjang waktu puasa. Makanan yang secara tradisi dimakan di zaman Rasulullah SAW seperti kurma, madu dan minyak zaitun dapat dibeli lebih awal karena makanan-makanan itu memiliki masa kedaluwarsa yang cukup lama. Semakin awal kita membeli kurma, maka akan lebih banyak pilihan dan jenis yang bisa kita peroleh. Makanan kering, makanan manis dan minuman seperti jus juga bisa dibeli sebelum Ramadhan. Karena kemungkinan kita akan menjadi tuan rumah acara berbuka puasa, sebaiknya kita mempersiapkan beberapa macam minuman untuk memberi variasi bagi tamu-tamu kita.

Ketiga, kita sebaiknya meresapi semangat dan suka-cita Ramadhan. Anak-anak di keluarga saya suka menghias rumah dengan potongan gambar masjid, bulan sabit dan bintang berkilau dalam berbagai warna yang dibuat dari kertas perak. Saya suka menempatkan lampion di sekitar rumah untuk pencahayaan tambahan sebab biasanya saya duduk di atas karpet saat membaca Al Quran. Saya juga akan memastikan bahwa ada cukup banyak karpet dan sajadah sekiranya anggota keluarga dan teman-teman akan bergabung bersama saya. Jika anak-anak suka memanggang kue-kue, mengapa tidak membuat kue bertema-Islam seperti bentuk bintang yang dihiasi pesan Ramadhan atau Idul Fitri untuk tetangga dan teman?

Terakhir, buatlah daftar ibadah. Ramadhan adalah bulan pengampunan dan perahmatan dan sudah seharusnya kita menyambutnya dengan tangan terbuka. Ini adalah saat yang tepat untuk memohon kepada Tuhan kebaikan di dunia dan di akhirat kelak. Daftar seperti ini akan berfungsi sebagai pengingat untuk berdoa, yang mana terutama sangat penting di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan – saat di mana Lailatul Qadar dikabarkan terjadi.

Dengan sedikit upaya dan niat yang baik, kita bisa menciptakan sebuah atmosfer yang nyaman untuk mengawali perjalanan Ramadhan tahun ini. Rasulullah SAW dikabarkan mengatakan bahwa ‘siapa pun yang percaya pada Allah dan Hari Kiamat seharusnya tidak menyakiti (atau menghina) tetangganya; dan siapa pun yang percaya pada Allah dan Hari Kiamat, harus menjamu tamu dengan murah hati. Oleh karena itu, apakah tetangga kita seorang muslim atau bukan, undanglah mereka untuk berbuka puasa bersama. Lagipula, ini adalah saat perayaan bersama keluarga, teman-teman dan komunitas kita.

Saya mendoakan Ramadhan yang penuh keberkahan bagi setiap orang. Dengan tulus saya berharap semoga Tuhan menerima puasa, shalat dan doa kita tahun ini dan semoga Tuhan memudahkannya bagi kita semua, insya Allah.

Leave a Reply
<Modest Style