Modest Style

Melawan Penggencet di Internet

,

Mengendap-endap di pojokan gelap dan tersembunyi dunia internet, di balik jubah anonimitas, tukang gencet siber bersiap menerkam di saat yang tidak disangka-sangka. Oleh Shea Rasol.

Jika saja semudah itu. Gambar: SXC
Jika saja semudah itu. Gambar: SXC

Dalam dunia media sosial masa kini, orang-orang secara rumit saling terhubung dalam satu dan lain cara. Tidak aneh lagi bila konten Anda sampai kepada orang yang akan bereaksi negatif terhadap apapun yang Anda posting.

Tukang gencet siber atau provokator internet adalah orang-orang yang mengendap-endap secara online di dunia maya dan memposting komentar menjijikkan yang akan melukai Anda secara emosional dan mental. Bagi sebagian kita, para tukang gencet ini seakan selalu mengkritisi setiap tindakan yang kita dokumentasikan secara online.

Teman saya memiliki hidup yang membahagiakan, hidup yang membuat saya merasa iri. Ia menulis blog dan membagikan pemikirannya sehari-hari di situs pribadinya agar dapat dibaca orang-orang.

Saya senang membaca tulisannya karena membuat saya merasakan kedekatan dan keterhubungan dengan bagian hidupnya yang jarang saya ketahui. Melalui ruang kecil di dunia maya inilah saya biasanya terhubung dengannya.

Di bagian komentar di hampir setiap postingannya, saya akan menemukan komentar negatif dan menyakitkan dari seseorang yang tampaknya menggunakan nama samaran saat menuliskannya.

Saya juga mendapat komentar negatif di blog saya. Dan sejujurnya, hal itu memang mengganggu – bahkan meski saya baru saja meluangkan waktu yang membahagiakan dengan keluarga saya.

Penggencetan merampas rasa percaya diri dan harga diri korban. Semakin hari tampaknya semakin biasa jika seseorang menghakimi tanpa mengetahui apa-apa, berbicara tanpa dipikir terlebih dulu, dan membuat pernyataan menyakitkan begitu saja.

Apa yang harus dilakukan seseorang yang digencet di dunia maya? Meninggalkan internet, mengunci diri Anda di dunia Anda sendiri, dan bersembunyi dari para penggencet? Jangan. Lawanlah mereka sebaik Anda bisa. Tetap berada pada jalur yang Anda tahu benar. Acuhkan seluruh negativitas tersebut.

Dan nasihat terbaik yang dapat saya beri: kalahkan mereka dengan kebajikan dan kesuksesan. Saya yakin itulah yang akan dilakukan nabi kita Muhammad SAW. Meski dalam konteks yang berbeda, tetap saja menenangkan rasanya mengingat bahwa beliau juga pernah menghadapi – dan mengatasi – situasi serupa.

Leave a Reply
<Modest Style