Modest Style

Ladies, Hindari Empat Tipe Laki-laki Ini

,

Bagi sebagian dari kita, cukup sulit untuk mencari arah dalam rimba pencarian jodoh. Shea Rasol memperingatkan tentang beberapa karakter yang sebaiknya dihindari.

1304-WP-Dating-by-Shea-SXC
Hindari para pria pembawa berita buruk ini (Gambar:SXC)

Cinta adalah beragam hal indah.

Kita sering mendengar ungkapan ini. Tetapi bagaimana Anda mendefinisikan cinta? Apakah dari caranya menatap Anda? Cara Anda berdua berkomunikasi? Fakta bahwa seseorang yang sama sekali asing dapat membaca setiap ekspresi di wajah Anda, sehingga membuatnya mendebarkan dan mengagumkan? Pria yang romantis tak berkesudahan, apakah itu yang Anda dambakan?

Saya pernah jatuh cinta, dan putus cinta. Pada usia 26 tahun, saya berpikir bahwa cinta dan patah hati yang telah saya alami akan mempersiapkan saya saat akhirnya saya bertemu Mr. Right saya.

Berdasarkan catatan saya, inilah beberapa pria yang mungkin ingin Anda hindari karena, seperti yang dikatakan orang, ada banyak ikan di lautan — dan Anda layak mendapatkan yang terbaik.

Tuan Membosankan

Dia manis dan imut, dan ada perasaan yang meluap di awal-awal hubungan. Dia merayu Anda, Anda jatuh cinta, dan Anda berdua mengumumkan hubungan resmi. Lalu apa?

Hubungan Anda mulai menjadi rutinitas. Anda menghabiskan waktu bersama melakukan hal-hal lama yang Anda lakukan di tahun pertama hubungan Anda, dan kencan makan malam telah berubah menjadi acara makan biasa di mana Anda berdua lebih asyik dengan telepon masing-masing dan bukannya mengobrol selama makan malam.

Itulah saat Anda tahu Anda terjebak dengan seseorang yang tidak ingin Anda temui lagi karena percikan dalam hubungan itu telah hilang.

Tuan Tukang Selingkuh

Anda berhasil menggaet cowok keren yang memikat dan yang ingin Anda lakukan adalah terlihat di dekatnya sepanjang waktu. Hati-hati, lebah di sekitar sedang berdengung menuju semangkuk madu keemasan ini, dan hal berikutnya yang Anda perhatikan adalah dia sepertinya terlalu ramah dibandingkan yang diharapkan pasangannya.

Dia sekarang mengatur password baru untuk teleponnya. Status “terakhir terlihat” di WhatsApp-nya adalah pukul 3.00 dini hari meski Anda tahu terakhir kali Anda mengetik pesan kepadanya adalah pada tengah malam. Dia tiba-tiba tertarik menjadi “sukarelawan” dan karena dia kini menjadi sangat gila kerja, malam-malam kencan Anda kini berjarak tiga minggu jauhnya. Singkirkan dia. Sulit untuk melupakan perselingkuhan karena itu menunjukkan bahwa ia mencoba membuat pilihannya terbuka luas. Dia pikir dia layak mendapat yang terbaik. Kilas berita: begitu juga Anda.

Tuan Takut Komitmen

Anda telah memberi hati dan jiwa Anda pada orang ini dan membiarkannya memasuki hidup Anda karena Anda berdua memiliki keterikatan yang kuat. Hubungan percintaan Anda berjalan baik dan hubungan itu memenuhi keinginan Anda berdua. Secara logika, Anda berdua ingin menghabiskan sisa hidup Anda bersama, benar? Salah. Dia tidak.

Setiap kali Anda membawa topik pernikahan dan secara main-main menyarankan nama bayi kelak, dia memasang tampang tidak tertarik dan mengubah topik pembicaraan. Dia tidak pernah membawa Anda bertemu orang tuanya, dan dia membuat Anda terpisah dari lingkaran sosialnya yang lain. Anda tidak tahu teman-temannya, dan dia juga tidak tahu teman-teman Anda. Peluangnya adalah, dia tidak siap untuk berkomitmen dengan Anda meskipun hubungan Anda luar biasa.

Tuan Pembohong

Secara pribadi saya berpikir bahwa setara dengan Tuan Selingkuh, pembohong mungkin yang paling buruk dibanding yang lain. Berbohong adalah pelanggaran terhadap kepercayaan, dan kepercayaan adalah aspek utama dalam sebuah hubungan. Jika dia berbohong pada Anda mengenai pekerjaannya, latar belakangnya atau keluarganya hanya untuk membuat Anda jatuh cinta kepadanya, kemungkinan besar bahwa dia tidak akan menjadi pelamar yang cocok untuk Anda selama sisa hidup Anda

Dalam rangka berbohong hanya sekedar untuk menyelamatkan diri, dia hanya membuat Anda terlihat bodoh. Dan bagian terburuknya adalah Anda mungkin mencari tahu karena perempuan bagaimanapun dilengkapi dengan kemampuan bawaan untuk mendeteksi kebohongan. Tidak akan menyenangkan jika memang itu kejadiannya. Dan ketika kepercayaan telah terkikis, begitu juga cinta.

Jika Anda tahu bahwa Anda bersama seorang pembohong, cobalah untuk meninggalkannya meski mungkin awalnya menyakitkan. Anda layak mendapatkan yang lebih baik daripada seseorang yang tidak menjaga kepercayaan Anda.

Pada akhirnya, ada alasan mengapa Islam menyarankan bentuk paling murni dari hubungan ketika datang cinta: pernikahan. Seorang perempuan yang menikah akan melengkapi setengah dien-nya dan kita yakin bahwa ia menginginkan Anda karena Allah. Islam juga memberi kita kerangka yang tepat untuk mengekspresikan cinta kita selain melalui cara “konvensional” yang umum dalam komunitas non-Muslim tertentu.

Itu sebabnya faktor paling penting dalam memilih pasangan untuk pernikahan adalah takwa. Saat kita tidak menggunakan faktor ini ketika mempertimbangkan pasangan hidup potensial, hubungan itu dapat dimulai dengan salah. Anda mungkin akan mengetahui hal-hal buruk mengenai pasangan Anda di kemudian hari, mungkin bahkan satu dari empat sifat yang disebutkan di atas.

Seperti dituturkan oleh Zaid bin Arqam bahwa Rasulullah (SAW) menyatakan,”Oh Zaid! Kawinlah, agar kemurnianmu lebih meningkat.”

Jadi, pilih dengan bijak: pacar sementara yang telah memenangkan hati Anda, atau seorang suami yang hatinya bersama Allah dan hidupnya akan dihabiskan bersama dengan Anda.

Leave a Reply
<Modest Style