Modest Style

Hippies, Hip-Hop, dan Mipster – Somewhere from America

,

Jonathan Wilson membahas sub-kultur Mipster sambil berbincang dengan Abbas Rattani, salah seorang pencipta video yang banyak menjadi pembicaraan tersebut.

2101-WP-Mipsters-by-Jonathan-sm

Jadi, di sinilah ironinya: Artikel pertama saya untuk Aquila Style dengan setengah bercanda menanyakan di manakah para lelaki Muslim sadar fesyen, dan mengapa hanya para perempuan Muslim yang memenuhi tajuk berita utama. Apa yang terjadi? Saya diminta oleh koran The Times untuk memberikan komentar tentang Mipster dan perempuan Muslim. Saya kemudian diminta mewawancari seorang cendekia, Abbas Rattani, salah seorang dari dua lelaki di balik video Mipsters. Video tersebut telah menjadi perdebatan di banyak media, namun saya ingin membagikan hasil perbincangan saya dengan Abbas dan menyampaikan cara pandangnya – meski melalui parafrasa di sana-sini karena kami akhirnya berbincang hingga lebih dari satu jam – kemudian turut menyampaikan pandangan saya.

Jonathan Wilson: Ceritakan lebih jauh mengapa Anda memutuskan untuk membuat video tersebut – apakah hanya untuk lucu-lucuan, sebagai demo produk untuk memasuki dunia periklanan, atau adakah hal lebih penting yang ingin dicapai?

Abbas Rattani: Jadi, saya dan Habib Yazdi berpikir bahwa sepertinya keren jika kami membuat video tentang teman-teman kami, dan sebenarnya kami merasa bahwa gambaran seorang hijabi di atas papan luncur, meski kami sudah terbiasa melihatnya, masih akan mengagetkan dan tidak biasa bagi penonton yang lebih luas.

Baik, saya mengerti. Namun mengapa tidak ada lelaki di video tersebut? Juga, karena pada dasarnya video tersebut adalah video hip-hop, mengapa Anda tidak menempatkan beberapa Muslimah berpakaian gombrong; atau bahkan lebih jauh lagi memasukkan jilbab, abaya, dan niqab – untuk memperkenalkannya pada dunia, sehingga menampilkan lebih banyak keberagaman?

Kami ingin jadi yang pertama kali membuat video yang hanya berisi perempuan, karena hal itu unik. Kami juga meluangkan waktu berkonsultasi dengan lima puluh Muslimah dalam jaringan kami dari berbagai latar belakang yang menyukai dan mendukung apa yang kami lakukan. Kami merasa telah ada terlalu banyak penggambaran tentang lelaki. Cara berpakaian [para perempuan] di video merupakan penggambaran yang jujur tentang cara berpakaian mereka sehari-hari. Kami tidak pernah bertujuan memperlihatkan perjuangan untuk keberagaman, dan saya pikir ide tersebut agak konyol. Saya pikir beberapa pesan dan tujuan kami terlalu sulit dipahami orang. Mipsters awalnya hanyalah sebuah gimmick.

axe-sm

Jadi apa itu Mipster?

Mipster adalah orang-orang budaya ketiga yang kreatif dan artistik; tidak semuanya hipster dan istilah tersebut juga dapat merepresentasikan lelaki.

Apakah Anda harus Muslim untuk menjadi Mipster?

Bagi saya, tidak. Kesamaan di antara kami adalah kami berasal dari keluarga imigran, dan kami berpegangan pada lebih dari satu kebudayaan – salah satunya Islam. Kami semua melakukan hal ini bersama. Orang-orang sering terjebak dalam pemikiran Orientalis, yang menanamkan gambaran monolitis atau dikotomis. Begini, semua orang di video, kecuali dua di antaranya, adalah orang Amerika – mereka adalah dokter gigi, ilmuwan, dan berbagai profesi lain. Dan hal tersebut merupakan sesuatu yang pantas dibicarakan.

Mengapa Anda memilih Jay-Z dan lagu tersebut? Mengapa tidak memilih seniman Muslim, seperti Mos Def, Everlast, Poetic Pilgrimage, Mohammed Yahya, atau M-Team (Amerikkkan Me), yang memiliki lebih banyak kaitan dengan nilai keIslaman; atau katakanlah, band perempuan punk rock riot feminis bawah tanah seperti Lunachicks?

Kami membandingkan banyak lagu dan merasa bahwa irama dan lirik lagu tersebut adalah yang paling cocok. Lagu tersebut menyentil masalah sosial yang berhubungan dengan kelas dan rasisme. Sebenarnya, jika boleh dan memungkinkan, saya pasti lebih memilih menggunakan versi eksplisitnya. Dan saya berbicara sebagai seseorang yang banyak bergaul di masjid. Kebebasan berbicara penting bagi saya.

Dari mana datangnya tanggapan positif terbanyak?

Kami mendapatkan masukan keren dari Montreal, Perancis, Turki, dan Bosnia.

Pandangan Saya

Dalam obrolan baru-baru ini dengan salah satu teman saya – yang aktif dan keren, dan memeluk Islam di tahun kelahiran saya – ia menyebutkan bahwa membaca tentang gerakan Mipsters membuatnya merasa tua untuk pertama kalinya. Sepertinya, mungkin saya juga merasa tua. Saya pasti akan merasa aneh untuk membuat film tentang sekelompok perempuan. Meski begitu, saya menyadari bahwa, dalam banyak cara, pesta ulang tahun saya menyediakan kesempatan dan tempat bagi anggota keluarga yang lebih muda untuk mengambil foto diri dan merayakan betapa bagus mereka terlihat, selain merayakan betapa tua umur saya. Jadi saya menerima bahwa inilah kehidupan nyata. Di masa muda saya, kami juga hidup hanya untuk saat ini. Bedanya kami lebih tidak terikat dengan foto dan film, dan memilih untuk bersembunyi dari penilaian kejam orang lain.

skateboard-sm

Bagaimanapun, mungkin hasil pengamatan paling mengejutkan adalah bahwa media menganggap hijabi bermain papan luncur sangat menarik. Apa artinya hal tersebut untuk kita – apakah kita sebegitu membosankannya? Atau apakah video tersebut sedang dipergunakan oleh pihak yang berkuasa sebagai alat untuk membersihkan, menumpulkan, dan memperhalus kesan agresif yang menempel pada kaum muda Muslim?

Mungkin saya terlalu sinis menanggapi hal ini. Saya pernah meliput kampanye iklan provokatif Benetton yang turut menampilkan dua hijabi sedang berciuman. Secara mengejutkan, bagian ini hampir tidak mencetuskan tanggapan maupun kegemparan apapun. Selain itu, Jay-Z telah melakukan penyeberangan bertahun-tahun yang lalu saat tampil di Business News CNN dan menyanyi rap untuk kampanye kepresidenan Obama. Dan dengan melakukannya, ia menunjukkan kemunduran hip-hop sebagai gerakan sub-kultur sekaligus kemajuannya sebagai alat pemasaran. Namun Anda dapat berargumentasi bahwa sertifikasi halal dan perekonomian Islam juga menghadapi masalah yang sama. Kedua bidang akan harus menentukan makna “mencapai tujuan”. Terdapat keseimbangan yang jelas antara berperilaku apa adanya dan berperilaku salah.

Lebih jauh lagi, jika saya melihat gambaran besar dari hal ini, saya menjadi teringat dengan pengaruh signifikan dalam masyarakat postmodern musik Amerika terhadap orang-orang muda. Bagi beberapa orang, hal ini merupakan bagian dari perjalanan mencari jati diri yang dapat berujung pada spiritualitas yang lebih baik. Gerakan hippie tahun 60an mendobrak batasan ras dan memperkenalkan cara hidup dan kepercayaan alternatif. Efek yang dihasilkan gerakan ini terhadap orang muda dan peran yang dimainkannya dalam membuka pemikiran orang terhadap Islam dalam dunia post-industrialisasi yang didominasi oleh perkumpulan berlatar Kristen dan penyebaran ikon merek global (karena ikonografi dikaitkan dengan Kristen) tidak mendapat pemberitaan yang cukup.

Hip-hop meneruskan nyala ketertarikan tersebut sebagai bentuk lain Amerika alternatif, berangkat dari ide “sisi lainnya” atau orang luar. Hal ini seringkali dianggap bermakna etnis, dan dalam berbagai contoh terkenal Muslim simbolis, meski secara dangkal atau melalui misinterpretasi di sana-sini.

high-five-sm

Jadi, berlawanan dengan banyak artikel lain, saya akan menyatakan bahwa Mipsters mengikuti jejak alami evolusi budaya, menjadikan video tersebut cenderung ortodoks dan bukannya revolusioner maupun heterodoks. Mipsters menandakan bahwa Muslim bukan mahluk asing; Muslim telah mengakar dan membaur.

Meski ada keinginan untuk menantang paradigma Orientalis, saya masih berusaha menyimpulkan apakah hal ini merupakan bagian dari masa post-Orientalisme, re-Orientalisme, atau bahkan Orientalisasi diri. Mari lebih berhati-hati dan tidak membesar-besarkan masalah ini melebihi makna sebenarnya. Ya, video ini serupa gerakan zeitgeist, namun apakah hal ini merupakan pergeseran paradigma sesuai yang diberitakan, saya tidak terlalu yakin. Mipsters adalah sekumpulan orang muda yang sedang bersenang-senang dan berbagi bagian kecil hidup mereka. Tunggulah sampai perusahaan periklanan menggunakan video ini sebagai cetak biru kampanye baru mereka.

Gambar: cuplikan video Mipsterz di YouTube

Leave a Reply
<Modest Style