Modest Style

Bagaimana Memperkuat Bisnis Anda

,

Bekali diri dengan ide-ide cemerlang berikut untuk mengembangkan bisnis anda. Oleh Afia R Fitriati.

Empower-Your-Business-sm

Jadi, Anda akhirnya merilis bisinis impian. Anda memiliki produk yang hebat. Anda telah memilih nama dan logo yang keren, merencanakan bujet dan memulai langkah promosi. Dan voila! Para pelanggan mulai membeli produk atau menggunakan layanan Anda! Anda optimistis — tapi merasa belum cukup puas.

Ingin tahu cara membawa perusahaan rintisan Anda ke jenjang berikutnya? Apakah Anda mengelola butik online, kafe di kompleks hunian maupun salon kecantikan mungil di dekat rumah, sejumlah tip di bawah ini dapat membantu Anda dalam memperkuat bisnis.

Mari awali dengan brand Anda. Di dunia yang penuh komoditas ini, brand bisa menjadi aset terbaik Anda. Idealnya, Anda ingin produk Anda sesukses sepatu bertumit tinggi Jimmy Choo atau tas tangan Birkin. Untuk mencapainya, ada dua aturan simpel yang mesti dijalani: buat sesuatu yang berbeda dan senantiasa penuhi janji Anda. Idenya sederhana saja: memori manusia lebih mudah untuk mengingat hal-hal istimewa, dan seperti yang mungkin telah disampaikan guru kita dahulu, pengulangan membantu otak untuk mengingat. Perbedaan yang nyata dan kesan positif dari bisnis Anda, jika terus-menerus diulang, akan menempatkan Anda di posisi teratas dalam ingatan para pelanggan.

Saat memikirkan tas malam hari yang mewah, merek Chanel 2.55 terbayang di pikiran. Produk ini mempunyai banyak faktor ‘X’ yang membuatnya berkesan. Fitur atau pengalaman unik apa yang bisa ditambahkan ke penawaran Anda? Tak perlu sesuatu yang mahal. Anda malah tidak perlu merogoh kocek sepeser pun, selama hal itu meninggalkan kesan. Ucapan terima kasih yang ditulis tangan untuk setiap pesanan online yang Anda terima, dasi kupu-kupu polkadot bagi pramusaji di restoran Anda atau secangkir teh jahe untuk pelanggan salon Anda — masih banyak lagi yang bisa Anda lakukan.

Meski demikian, betapa pun kerennya si dasi kupu-kupu tidak akan membuat pelanggan Anda terkesan atau brand Anda menonjol jika kentang goreng yang Anda sajikan basah dan lembek. Jadi pastikan bisnis Anda mampu memberikan layanan berkualitas tinggi secara konsisten. Ciptakan sistem yang akan membantu Anda mengurangi kekeliruan dan menghasilkan kinerja yang lebih efisien. Ritel fashion Spanyol Zara, misalnya, telah menjadi salah satu merek paling sukses di dunia antara lain karena sistemnya yang memungkinkan perusahaan tersebut untuk menghasilkan tren fashion terbaru dengan cepat.

Selain menciptakan merek yang kuat, Anda perlu menumbuhkan basis pelanggan. Sekarang makin banyak masyarakat dunia yang menghabiskan lebih banyak waktu berinteraksi di media sosial, jadi memanfaatkan beberapa platform media sosial bisa memberikan tambahan kepada basis pelanggan Anda secara eksponensial. Anda hanya perlu menghabiskan waktu di situs-situs yang kemungkinan sudah sering Anda kunjungi: Facebook dan sejumlah media sosial sejenis. Akan tetapi, kali ini fokuskan untuk membangun brand Anda. Ciptakan perbincangan seputar produk dan layanan Anda. Buat percakapan tersebut menghibur, menyenangkan dan informatif. Bagikan humor-humor kocak dan kisah-kisah yang menginspirasi. Ajukan pertanyaan yang menarik. Adakan kontes-kontes dan bagikan suvenir gratis. Jika bisnis Anda berupa toko kue, berikan beberapa tip membuat kue di lini masa Twitter Anda. Para follower Anda akan menghargainya, dan kira-kira siapa yang akan mereka ingat saat mereka perlu memesan sejumlah cupcake?

Terakhir, jangan lupa untuk bersenang-senang. Ini akan memberi Anda dosis energi ekstra—yang sangat diperlukan untuk menjalankan bisnis dengan baik. Jadi, yuk mulai: pasang senyum, buka wawasan dan perkuat bisnis Anda dengan sikap kreatif. Mungkin juga dengan sehelai dasi kupu-kupu polkadot.

Afia R Fitriati telah membangun dan mengelola sejumlah bisnis yang sukses (dan sejumlah lagi yang gagal). Dia mengajar Islamic Marketing pada Program Pasca Sarjana Universitas Paramadina, Jakarta, Indonesia dan senang menulis sendiri ucapan terima kasihnya. Artikel ini awalnya diterbitkan di majalah Aquila Style edisi Maret 2012.

Leave a Reply
<Modest Style