Akankah ia menyukai saya jika saya berhijab?

,

Beberapa Muslimah khawatir calon pasangan mereka akan menjauh jika mengenakan hijab. Terbuktikah ketakutan mereka? Oleh Shea Rasol.

WP-Hijabi-by-Shea-Fotolia-sm
Gambar: Fotolia

Cantik itu relatif (katanya sih). Terutama bagi para gadis yang tinggal di tempat-tempat di mana hijab jarang ditemukan. Dilema muncul saat Anda ingin mengubah hidup Anda dan merasakan panggilan berhijab, namun tidak yakin akan kesempatan Anda berumah tangga di masa depan.

Media global telah menjajah cara berpikir kita, mendikte kita bahwa ukuran cantik untuk wanita adalah langsing, tinggi, berkulit cerah, dagu ramping, dan rambut tebal. Acara-acara televisi, majalah, dan model panggung peraga memperlihatkan apa yang harus dicapai wanita masa kini untuk terlihat cantik.

Belum lagi stereotipe yang membayangi Muslimah di seluruh dunia. Ia seorang teroris, ia tertindas, ia orang suci, ia orang yang pasrah, dan ia alergi matahari. Hah?

Saya memiliki seorang teman cantik yang tidak berhijab. Saat ditanya kapan akan mulai berhijab, jawabnya, “Setelah menikah”. Apakah pikirnya hijab akan menutupi kecantikan dan karakternya? Saat ditanya lebih lanjut, ia hanya mengangkat bahu. Namun saya bisa lihat di matanya kalau ia takut tidak mendapat perhatian dari calon pasangan jika tubuhnya tertutup dari ujung kepala hingga ujung kaki.

Bagaimana seseorang membawa diri mutlak haknya pribadi – saya menghormati keputusan semua wanita terkait masalah berhijab. Bagi saya, semua wanita terlihat paling cantik saat mereka berbahagia dan menjadi diri mereka sendiri, saat mereka dikelilingi orang-orang yang mereka sayangi dan hal-hal yang mereka cintai – tidak peduli apa yang mereka kenakan atau tanggalkan.

Ini mengingatkan saya pada sebuah pertanyaan yang saya temukan di media sosial beberapa waktu lalu:

Saya bukan seorang Muslim, namun saya bertanya-tanya apa yang mungkin disukai seorang pria Muslim saat seorang wanita mengenakan kerudung, menutupi tubuhnya. Apa yang mungkin bisa disukai?

Jawabannya:

Apa yang bisa disukai? Rasa humornya, kebaikannya, hatinya, kasihnya pada sesama, ketidakegoisannya, kelincahan lisannya, kecerdasannya, akhlaknya, dedikasinya, kesetiaannya, integritasnya, agamanya, kegigihannya, senyumnya, pendapatnya, pemikirannya, suaranya…

Membaca jawaban di atas membuat saya merasa lega karena tahu bahwa harapan bagi hijabi sangat banyak. Dan seorang pria yang tergoda hanya oleh selembar kain kemungkinan bukanlah orang yang Anda inginkan untuk menghabiskan masa depan bersama. Mana yang lebih baik Anda percayai dalam masalah hubungan: Tuhan atau makhluk-Nya?

 

Bagaimana dengan pendapat Anda: apakah hijab menghalangi wanita mendapatkan pasangan?

Leave a Reply
Aquila Klasik