Modest Style

5 Langkah Anti Sedih

,

Amenakin berbagi tips agar tetap bahagia dan positif – yang dimulai dari merawat diri kita sendiri.

1401-WP-Beating-the-Blues-by-Amenakin-SXC-sm

Dengan berakhirnya musim dingin, banyak orang menantikan datangnya hari-hari musim semi yang lebih hangat dan lebih cerah.

Umumnya orang akan merasa lebih bahagia pada musim semi dan musim panas – bandingkan saja tingkah laku manusia di hari musim gugur yang membosankan dengan tingkah laku mereka di sore musim panas yang cerah. Saya begitu menyukai kenyamanan musim dingin dan karenanya tidak pernah mengerti alasan di balik perubahan tingkah laku ini. Sampai akhirnya saya mengetahui bahwa suasana hati seseorang secara biologis dipengaruhi oleh jumlah cahaya yang diterimanya.

Mari sedikit membahas sains.

Manusia merasakan cahaya baik secara sadar maupun tidak. Inilah mengapa salah satu cara mempermudah bangun pagi adalah dengan membiarkan cahaya alami masuk agar otak dapat merasakannya dan membangunkan Anda secara perlahan dari tidur lelap. Bahkan di bawah sadar, manusia sangat sensitif terhadap perubahan cahaya. Hal ini pulalah yang menyebabkan kurangnya paparan sinar matahari yang didapat di musim dingin berefek pada hormon dan pada akhirnya pada suasana hati kita. Beberapa orang memiliki sensitivitas lebih tinggi dibandingkan yang lain.[i] Unik sekali kita, Subhanallah!

Saya ingat pernah menonton sebuah acara dekorasi interior di mana sang dekorator menjelaskan bahwa satu bohlam redup dapat “menurunkan” suasana hati penghuni, dan bahwa lampu dapat dimanfaatkan untuk mengatur suasana hati. Tidak heran toko-toko ritel mengeluarkan biaya besar untuk mempekerjakan tenaga profesional untuk mendesain toko mereka, termasuk pencahayaannya – pada akhirnya, pembeli yang bahagia akan belanja lebih banyak.

Hal ini menarik bagi seorang penggila sains dan seseorang yang pernah menderita depresi seperti saya. Penyakit mental jelas topik yang rumit, dan tidak semua orang yang merasa sedih pasti depresi, namun tentu sedikit banyak kedua hal tersebut saling berhubungan.

Namun bagaimana jika beberapa penyebab saat-saat muram kita dapat diperkirakan, sehingga dapat ditanggulangi sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan? Sangat normal dan sehat untuk merasa sedih sesekali – hal ini membuat kita sensitif dan mampu berempati pada mahluk lain. Namun saat perasaan ini bertahan terlalu lama, kesehatan penderitanya menjadi terganggu dan pada akhirnya berdampak negatif pada keadaan emosional, mental, atau fisiknya.

Untungnya, kebanyakan orang tidak pernah memasuki keadaan depresi melainkan hanya mengalami perubahan suasana hati yang menyebabkannya sesekali merasa sedih. Berikut saya berbagi beberapa tips agar tetap positif dan terhindar dari kesedihan:

1. Olahraga

Berolahraga merangsang otak untuk menghasilkan endorfin dan hormon seperti adrenalin, dopamin, dan serotonin – dengan kata lain, substansi yang membuat Anda merasa bahagia. Substansi kimiawi otak ini juga membantu mengatur emosi dan yang paling bagus adalah tubuh Anda menghasilkannya secara alami jika dirangsang oleh sesuatu sesederhana olahraga.

2. Udara segar

Jangan berdiam diri di rumah jika Anda merasa muram. Keluarlah ke tempat Anda dapat menghirup udara segar dan, bonusnya, melihat pemandangan alam yang menenangkan. Berkali-kali di Qur’an, Allah SWT memerintahkan kita untuk mencari tanda-tanda kebesarannya di alam. Meski kita tidak memahami pentingnya hal tersebut saat ini, yakinlah bahwa Ia memerintahkan kita mentafakkuri kebesaranya – alam sebagai salah satu yang terpenting – demi kebaikan kita sendiri. Bila cuaca memungkinkan, cobalah membaca Qur’an di luar ruangan, Anda akan rasakan perbedaannya.

3. Makan sehat

Kebanyakan orang sesekali memanjakan diri dengan makanan sampah. Namun jika hal ini menjadi kebiasaan makan kesehatan tubuh Anda akan bermasalah. Pepatah “tubuh Anda kuil Anda” ada benarnya. Pola makan dengan banyak buah segar, sayur, air, dan vitamin memastikan “kuil” Anda terawat dan pada akhirnya memberikan respon positif pada Anda.

4. Tidur

“Tidur awal, bangun awal” adalah pernyataan yang sangat bijak. Orang dewasa butuh tidur sekitar delapan jam semalam, dan anak-anak sekitar dua jam lebih lama. Pola tidur yang sehat membuat Anda merasa lebih baik secara fisik dan mental. Tidur larut tidak hanya menyulitkan Anda bangun untuk salat subuh, riset pun menunjukkan bahwa orang yang tidur larut dan bangun awal memiliki tingkat kelelahan yang tinggi. Kurang tidur juga berdampak negatif pada suasana hati Anda.[ii]

5. Teman yang baik

Tidak ada yang lebih baik daripada dikelilingi orang yang memiliki pengaruh positif pada suasana hati Anda. Meluangkan waktu dengan keluarga atau teman baik, dan berada di sekitar orang terkadang membuat Anda merasa lebih bersemangat, terutama jika Anda merasa sendiri dan terisolasi. Bersantai dan bersosialisasi akan memperbaiki suasana hati Anda dan memberi Anda kesempatan untuk beristirahat sejenak dari kesibukan Anda. Salah satu saran yang pertama kali saya berikan pada para ibu baru adalah agar berada di sekitar orang lain (meski hanya suami) dan usahakan tidak banyak meluangkan waktu sendirian setelah melahirkan, karena menyebabkan kemungkinan munculnya baby blues.

 


[i] Martin Downs MPH, ‘Winter Darkness, Season Depression’, WebMD, di sini
[ii] Healthy Sleep, sumber dari Division of Sleep Medicine at Harvard Medical School and WGBH Educational Foundation, di sini

Leave a Reply
<Modest Style