Modest Style

Kiat Mengembangkan Bisnis Sendiri

,

Kolumnis tamu Rukaiya Bhegani dari Cuppidy Cakes berbagi beberapa kiat praktis memulai bisnis yang telah terbukti berhasil baginya.

Ina Cuppidy

Anda mungkin sudah membaca bagaimana saya memulai bisnis cupcake saya.

Anda mungkin berpikir bahwa meskipun menyenangkan untuk memulai bisnis sendiri, pastilah hal ini akan sulit mengingat resesi yang sedang berlangsung, pengurangan pemberian kredit dari bank, dan penghematan pemerintah.

Memang benar – semua orang ingin menyimpan uang sekarang, jadi gagasan untuk meninggalkan pekerjaan tetap Anda untuk memulai bisnis sendiri mungkin tampak menakutkan.

Tapi coba pikirkan hal ini dengan cara berbeda. Tidak ada kok yang bilang Anda harus berhenti dari pekerjaan tetap Anda dan terjun total di bisnis Anda. Uji dulu pasarnya dan perhatikan kebutuhan konsumen di luar sana. Ketika Anda merasa waktunya sudah tepat dan Anda akhirnya siap untuk memulai, biarkan media sosial yang bekerja untuk Anda! Dengan situs-situs seperti Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Etsy, begitu banyak wirausahawan yang sekarang menemukan cara paling kreatif (dan murah) untuk mempromosikan bisnis mereka.

Tambahkan pula fakta bahwa sebagai perempuan secara alami kita jago ber-multi-tasking, banyak akal, berbakat, dan mudah beradaptasi terhadap perubahan, kita inovatif dan menggunakan akal kreatif kita untuk memecahkan masalah. Maka tidak heran kalau kita lolos dari resesi ini sebagai pemenang!

Bahkan, menurut laporan terbaru dari Chartered Institute of Personnel and Development, perempuan menyumbang lebih dari separuh kenaikan jumlah wirausaha sejak awal resesi di Inggris. Di AS, Forbes melaporkan bahwa perempuan memulai bisnis sendiri pada tingkat yang jauh lebih cepat daripada laki-laki. Contoh girl power yang bagus ‘kan?

Setelah Anda sepenuhnya mulai bekerja, Anda akan melihat situasinya bisa jadi membuat stres, tapi ini bagian dari pekerjaan. Tidak ada yang bilang hal ini akan mudah. Jika bisnis berjalan lambat pada tahap awal, tetap fokus dan cari tahu sebabnya. Luangkan waktu untuk mendengarkan pelanggan Anda sehingga Anda dapat memenuhi kebutuhan mereka dengan lebih baik. Tidak ada yang lebih memuaskan daripada melihat produk Anda disukai dan digunakan oleh orang lain. Faktor ini saja akan memotivasi dan membantu Anda mengembangkan bisnis Anda lebih lanjut.

Tidak ada keraguan bahwa ketika Anda berwiraswasta, Anda akhirnya akan bekerja lebih lama dari standar jam kerja ‘sembilan sampai lima’, karena Anda akan memikirkan bisnis Anda setiap saat.

Tapi ada beberapa bonus yang cukup menyenangkan dalam hal menjadi bos bagi diri sendiri –Anda dapat memutuskan apakah Anda ingin menjalankannya sendiri atau mengajak orang lain bergabung; Anda dapat memilih jam kerja Anda (sampai batas tertentu), yang pada akhirnya akan memberikan keseimbangan antara bekerja dan menikmati hidup yang selama ini Anda inginkan; dan yang terpenting, Anda akan merasa puas dengan pekerjaan Anda karena inilah yang ingin Anda lakukan, bukan apa yang orang lain ingin Anda lakukan!

Muak bekerja di perusahaan dan ingin mencoba memulai bisnis Anda sendiri, tapi masih menunggu ilham? Bersabarlah – momen itu akan segera datang.

Mulailah dengan meneliti bakat-bakat Anda (beberapa mungkin masih terpendam). Tanyakan kepada diri sendiri: ‘Apa yang membuatku paling bersemangat?’ Jika Anda seorang musisi alami, bisakah Anda memberikan kursus ke beberapa murid? Jika Anda suka membuat perhiasan, bisakah Anda menjual kreasi Anda secara online atau di pasar lokal? Jika Anda suka memasak, bisakah Anda memulai bisnis katering makan siang untuk kantor-kantor di daerah Anda?

Berikut adalah beberapa poin penting yang perlu Anda pertimbangkan ketika memulai bisnis sendiri:

1. Riset, riset, riset!

Cari tahu apakah ada produk atau jasa yang serupa dengan milik Anda di pasar dan apakah ini dapat ditingkatkan. Carilah celah di pasar sehingga Anda dapat mengembangkan produk yang spesifik. Anda tentu ingin produk atau jasa Anda menonjol, dan tidak hanya sontekan dari usaha orang lain.

2. Buatlah rencana bisnis

Tetapkan tujuan spesifik dan terukur untuk diri sendiri dan jangka waktu kapan Anda akan mencapai tujuan tersebut. Banyak bisnis baru yang bangkrut gara-gara perencanaan yang buruk, jadi jangan meremehkan pentingnya langkah ini.

3. Dapatkan dukungan

Cari mentor yang dapat memberikan saran dan masukan bagi keputusan Anda. Dia bisa siapa saja, termasuk pasangan hidup (seperti dalam kasus saya), anggota keluarga, atau kolega. Yang penting, orang ini telah cukup pengalaman untuk membimbing Anda.

4. Harus banyak akal

Banyak sekali ilmu ‘gratis’ dan sumber daya murah di ujung jari Anda. Maksimalkan penggunaan Internet sebelum Anda mulai mendaftar untuk kursus mahal atau membeli suplai mahal dari toko-toko setempat.

5. Atur waktu Anda dengan bijaksana

Ini hal yang penting. Tetapkan target untuk hal-hal yang harus Anda selesaikan setiap harinya. Jika Anda menerima pesanan untuk hari Jumat, misalnya, hitung mundur dari hari itu sehingga Anda dapat merencanakan pembagian waktu Anda minggu itu. Dengan begitu, Anda tidak akan terburu-buru untuk menyelesaikan semuanya pada malam sebelumnya.

6. Jangan hanya mengandalkan satu hal

Pertahankan pekerjaan tetap Anda! Anda akan membutuhkan pemasukan yang stabil untuk mengimbangi masa-masa sepi yang mungkin Anda alami nanti. Bila Anda tidak bisa lagi menjalani keduanya, saat itulah Anda tahu sudah tiba waktunya untuk mengelola bisnis Anda sepenuhnya.

7. Ketahui batasan Anda

Jangan pernah menjanjikan apa yang tidak dapat Anda tunaikan ke pelanggan. Ada perbedaan antara menyenangkan pelanggan dan menjanjikan hal yang mustahil. Reputasi Anda taruhannya, maka kejujuran adalah kebijakan terbaik.

8. Jejaring

Mulailah membaca blog-blog atau bergabung dengan jaringan profesional lokal. Semakin banyak Anda bergaul dan bertemu orang-orang yang seide, semakin mudah bisnis Anda berkembang. Promosi dari mulut ke mulut masih merupakan salah satu alat pemasaran yang paling kuat di luar sana.

Saya harap kiat-kiat dari pengalaman pribadi saya ini akan membantu Anda memulai mewujudkan impian Anda untuk menjadi bos bagi diri sendiri suatu hari nanti.

Minggu depan saya akan berbagi salah satu resep cupcake saya – jangan kemana-mana!

Bergabunglah dengan Cuppidy Cakes di Facebook untuk mengetahui lebih banyak tentang cupcake.

 

Leave a Reply
<Modest Style