Modest Style

Seni ‘Layering’ Dalam Berhijab

,

Perluaslah cakrawala berbusana dengan membebaskan sisi kreatif Anda, imbau Zinah Nur Sharif.

WP-600

Dulu sebelum saya menemukan seni menumpuk pakaian, saya sering masuk ke toko, melihat-lihat pakaian indah, dan keluar dengan tangan kosong sambil menunduk kecewa. Mengapa? Pakaian- pakaian itu dari rok mini sampai atasan tanpa lengan tidak mungkin saya kenakan karena tidak ramah-hijab!

Sesekali, saya tetap membeli benda-benda indah itu, hanya untuk mengenakannya sekali dua kali di lingkungan khusus perempuan. Rasanya frustrasi sekali! Rupanya, saya bukanlah satu-satunya yang mengalami rasa frustrasi ini. Saya sampai pada satu titik  saya merasa bosan dan terdorong untuk melakukan sesuatu.

Saya mulai bereksperimen dengan menumpuk pakaian untuk menciptakan busana yang pantas. Dari memadukan gaun panjang tanpa lengan dengan atasan lengan panjang, sampai mengenakan gaun pendek di atas jins — cara umum menumpuk pakaian yang sudah akrab bagi kita.

Ya ampun, hasilnya mengerikan sekali — saya bahkan tak bisa melukiskannya. Memakai pakaian berlapis bukan sekadar untuk menciptakan busana tertutup. Tapi juga bertujuan untuk tetap nyaman dan bergaya, dan penting sekali untuk menguasai keterampilan menggabungkan corak, tekstur dan bahan, dan yang tak kalah penting, warna.

Pelajaran pertama: Bayangkan menggabungkan sweater wol lengan panjang dengan rok panjang wol dan jilbab wol. Nampaknya tertutup kan? Ya, tapi hasilnya juga sangat panas dan menggembung, dan bahkan mungkin berat, tergantung pada bobot kainnya. Anda pasti tak mau itu terjadi, maka sebaiknya padukanlah berbagai kain yang berbeda (berat dan teksturnya) untuk menciptakan busana seimbang yang proporsional bagi tubuh Anda.

Kita tak perlu menjadi ahli kain untuk mengetahui kombinasi kain-kain mana yang bagus dipadankan. Kita hanya perlu memahami dasar-dasar kain ringan, berat, halus, dan bertekstur.

Kain-kain ringan seperti sutra, katun dan poliester dapat ditumpuk dua atau tiga lapis tanpa kelihatan menggembung. Mereka juga bagus dipadankan dengan sebagian besar kain. Kain yang berat akan lebih bagus bila ditumpuk pada musim dingin. Jangan sekali-kali menumpuk kain-kain berat seperti wol, nilon, kulit atau kasmir bersama-sama di musim panas. Sudah jelas, ini akan membuat Anda merasa gerah dan tak nyaman.

Kain dengan tenun polos (tekstur halus) sangat biasa ditumpuk dan Anda pasti tak akan kesulitan dalam menumpuknya. Namun, pada kain yang bertekstur seperti jacquard, brokat, kain berembos atau flanel yang cenderung kurang melambai dan jatuh, lebih baik Anda menumpuknya dengan kain-kain yang lebih halus.

Lalu masalah selanjutnya adalah warna dan corak. Tak ada aturan ketat dalam apa yang bagus dan tidak bagus dipadankan, tapi jika berbicara tentang menumpuk pakaian, kita pasti tak ingin terlihat seperti rak baju berjalan akibat mencampur warna dan corak yang keliru.

Prinsip pelapisan yang ketiga adalah menggunakan pakaian dengan potongan dan panjang yang berbeda. Bukankah rok mini biang keladi masalah saya? Ya, karena sangat pendek sampai tak bisa dibilang menutupi! Cara paling sederhana adalah mengenakan rok pendek di atas celana panjang, sedemikian rupa sehingga bagian atasnya ‘menyambung’ dengan keseluruhan busana. Ini bisa dilakukan dengan menyeimbangkan bagian bawah dan atas busana dengan pemilihan warna atau corak, dan bahan.

Cara yang lebih berani adalah dengan menumpuk rok mini di atas rok panjang! Pastikan saja keduanya berwarna serupa, atau memiliki nuansa warna harmonis yang akan berpadu dengan baik sehingga terlihat sebagai satu kesatuan.

Kita bisa membuat gaya tumpuk ini lebih jelas dengan memadukan beragam warna atau corak, kain dan potongan yang tidak sama. Atau kita bisa membuat gaya tumpuk ini lebih samar dengan membaurkan kain berwarna sama. Yang mana pun, jangan takut untuk bermain dengan gaya tumpuk dan menemukan gaya kita sendiri!

Apakah pelajaran dibilang lengkap tanpa bantuan visual? Saya rasa tidak! Oleh karena itu, saya berikan enam busana berbeda dengan harapan dapat menginsiprasi Anda untuk mulai petualangan Anda  dalam gaya tabrak dan tumpuk ini.

[Not a valid template]
Leave a Reply
<Modest Style