Modest Style

Memadukan Kerudung dengan Perhiasan

,

Bagi mereka yang mengenakan hijab, memadankan perhiasan dengan busana santun sering menjadi tantangan tersendiri. Zinah Nur Sharif berbagi tips dan foto-foto tentang cara melakukannya.

cover-600px

Saya salah satu orang yang meyakini bahwa setiap musim adalah musim perhiasan. Gelang selalu menjadi tren, dan kalung bisa dikenakan dengan berbagai tren kapan saja sepanjang tahun. Saya juga percaya perhiasan penting untuk gaya pribadi kita karena mencerminkan karakter dan kepribadian kita. Kamus mendefinisikan perhiasan sebagai bentuk dekorasi pribadi.

Perhiasan mutu manikam, permata mulia, batu mutiara dan untaian emas murni adalah andalan mode. Perhiasan menambah keindahan untuk busana apa pun, dan dapat dipakai untuk setiap kesempatan.

Jika Anda tidak berhijab, menemukan cara terbaik dalam memakai kalung atau anting-anting untuk melengkapi busana Anda mungkin mudah. Tapi untuk hijabi, atau bagi perempuan yang kadang-kadang memakai kerudung, mencocokkan perhiasan dengan pakaian bisa jadi masalah yang sedikit lebih rumit. Kami khawatir beberapa perhiasan, seperti anting-anting atau kalung kecil, mungkin hanya akan tertutup oleh kerudung kami.

Sebagai seorang kolektor perhiasan dan perempuan berkerudung, saya pernah nyaris menyerah dalam memakai perhiasan bersama kerudung. Saya tidak bisa mencari cara untuk memadankan kalung favorit saya atau memamerkan anting-anting permata wilis dengan keseluruhan busana saya. Butuh waktu dan usaha untuk menemukan solusinya, tapi saya akhirnya bisa. Jadi sekarang saya ingin berbagi hasilnya dengan Anda!

Kalung dapat begitu saja dikenakan di luar kerudung, terutama jika ukurannya besar. Hal yang sama berlaku untuk liontin. Jika Anda seorang turbanista, pakai saja kalung apa pun seperti biasa – tak terlalu rumit. Pemakai kerudunglah yang harus berurusan dengan berlapis-lapis kain kerudung di balik kalung, atau belajar cara memosisikan kalung di leher dan di luar kerudung tanpa menciptakan ‘lampu’ pada kain. Yang terbaik adalah menarik beberapa lapisan kerudung di leher, dan kemudian memosisikan kalung di atasnya. Tapi saya kira cara ini biasanya tidak berhasil untuk kalung yang tipis, karena kalung akan kalah dan tenggelam dalam lapisan kain kerudung. Karena itu, pujian bagi Anda yang cukup berani untuk mengetahui kapan harus melanggar aturan!

Cara lain mengenakan kalung di luar kerudung adalah dengan menempatkannya di atas kepala; ya Anda membaca kalimat itu dengan benar! Gunakan kalung Anda sebagai perhiasan kepala. Metode ini hanya cocok untuk acara-acara istimewa, kecuali tentu saja jika memang Anda terbiasa berani dalam gaya. Untuk cara kasual dalam mengenakan perhiasan kepala di atas kerudung Anda, bando adalah pilihan yang tidak terlalu dramatis. Dan jangan lupa jepit rambut: jika jepit rambut itu bertabur permata, cantik atau imut, cukup jepitkan di tepi depan kerudung Anda seperti yang Anda lakukan pada rambut Anda.

Anting-anting memberi sedikit tantangan untuk dikenakan bersama kerudung. Anda tentu tidak ingin hasilnya tampak seperti Dumbo si gajah dengan anting-anting besar yang memberikan ilusi telinga besar! Untuk menyiasati hal ini, ubah cara Anda memakai kerudung. Saya telah menemukan bahwa, dengan memakai turban dan menempatkan kerudung secara longgar di atasnya, Anda dapat memamerkan anting-anting tanpa menunjukkan leher Anda. Lihatlah gambar 11 di galeri untuk melihat cara saya melakukannya.

Turbanistas tidak akan kesulitan dalam mengenakan anting-anting. Bahkan jika Anda menutupi leher Anda dengan ciput penampilan Anda akan tampak oke-oke saja. Anting-anting akan menjuntai di sisi kepala tanpa tampak aneh atau ganjil.

Akhirnya, mengenakan ‘perhiasan lengan’, alias gelang, agak mudah – pakai saja perhiasan lengan di atas atasan berlengan panjang atau di ujung lengan Anda.

Kata-kata bisa menjelaskan dengan baik, tetapi gambar melakukannya jauh lebih baik! Telusuri galeri di bawah ini untuk lebih banyak rangkaian cara memadukan kerudung dan perhiasan.

[Not a valid template]
Leave a Reply
<Modest Style