Modest Style

9 tips bertualang di pasar barang bekas

,

Dapatkan pengalaman berbelanja menyenangkan di pasar loak dengan beberapa saran berguna berikut. Oleh Maryam Yusof.

WP-Flea1
Dua hijabi berpose di sebuah bazar luar ruangan.

Sebagaimana pemburu barang murah lain, saya sangat menyukai pasar loak. Ada sesuatu yang menarik tentang menawar mati-matian hingga si penjual menerima harga saya, dan mendapat pakaian seharga sepotong hamburger begitu memikat saya.

Mengenakan benda-benda yang saya dapatkan dengan harga sangat murah dari pasar loak rasanya seringkali seperti mendapat medali penghargaan, dan kemungkinan besar Anda akan mendengar saya terus membicarakan baju hangat keren seharga Rp 35 ribu atau cincin kuno seharga Rp 12 ribu di pasar loak yang terakhir saya datangi (mengerti ‘kan maksud saya?).

Harus saya akui, tidak semua orang akan menyukai pasar loak. Kerumunan orang, keharusan mengorek-ngorek tumpukan benda ‘sampah’ untuk menemukan sesuatu yang berharga, ketiadaan cermin, dan seringkali ditambah kurangnya sirkulasi udara bisa dengan mudah membuat orang sebal. Jadi jika Anda siap menghadapi semuanya untuk menemukan harta karun, pastikan persiapan Anda lengkap!

1. Baterai ponsel penuh
Salah satu tantangan berbelanja di pasar loak adalah penjual yang jarang menyediakan cermin, jadi akan sulit melihat bagaimana penampilan Anda saat mengenakan benda yang Anda sukai. Itulah mengapa membawa ponsel kamera dengan baterai penuh jadi penting. Anda dapat meminta seorang teman memotret Anda saat mencoba-coba pakaian dan memutuskan apakah Anda akan mengambil barang tersebut dari hasil foto.

2. Tawar, tawar, tawar
Saya tidak tahu kenapa, tetapi saya suka menawar di pasar loak dan rasanya sangat anti klimaks saat penjual tidak mau tawar-menawar dengan saya. Tidakkah mereka pernah mendengar istilah kutukan pemenang? Saat saya menyewa sebuah stan bersama beberapa teman dua bulan lalu, saya terkejut menyaksikan beberapa pembeli bahkan tidak repot-repot menawar pada saya meski sebenarnya saya bersedia menurunkan harga. Seperti pembeli tersebut, Anda bisa jadi merugi jika tidak mencoba menawar, jadi jangan langsung menerima harga yang ditawarkan. Bahkan jika si penjual pada akhirnya tidak menyerah, setidaknya Anda tahu Anda telah berusaha!

Meski begitu, bersikap sopanlah saat menawar dan jangan membuat penawaran yang konyol. Saya sebal sekali saat pembeli berusaha menawar hingga 80 persen dari harga yang saya berikan. Di kebanyakan negara, sekitar 20 persen dari harga awal adalah potongan harga yang cukup masuk akal.

3. Berbelanja dengan strategi 
Mungkin terdengar konyol harus membuat strategi belanja, namun hal ini penting saat berbelanja di pasar loak. Waktu terbaik untuk berbelanja adalah pada jam-jam terakhir. Kebanyakan penjual ingin menghabiskan sisa jualan mereka dengan memberikan potongan harga yang tinggi. Bisa jadi lebih menguntungkan jika Anda berbelanja saat mereka sedang membereskan dagangan.

4. Jangan beli kalau ragu
Meski mudah saja terbutakan oleh murahnya harga-harga di pasar loak, jangan beli apapun karena harganya. Pastikan Anda memang menyukai benda tersebut – kalau tidak begitu, akhirnya Anda akan membeli berbagai hal yang tidak akan Anda gunakan. Jika ternyata Anda merasa ragu dengan suatu benda, tinggalkan dan pergilah ke stan berikutnya.

5. Bawa tas belanja tambahan
Banyak penjual tidak membawa kantung belanja cukup banyak saat membuka toko, jadi lebih baik membawa tas belanja sendiri.

6. Hujan bisa jadi teman
Meski sudah pasti membuat pembeli mana pun kurang bersemangat, jangan biarkan hujan membuat Anda mengurungkan niat. Karena kemungkinan akan lebih sedikit orang yang datang, para penjual bisa saja menawarkan jualan mereka dengan harga yang lebih rendah agar cepat laku. Jangan lupa bawa payung!

7. Bawa uang tunai
tinggalkan kartu-kartu Anda dan bawalah uang tunai dalam pecahan kecil. Kebanyakan penjual hanya akan menerima uang tunai dan memiliki sedikit kembalian, jadi akan sangat membantu jika Anda membayar dengan uang pas. Saya perhatikan ada beberapa penjual yang menolak melayani pembeli yang hanya membawa pecahan besar, jadi ambil dahulu uang pecahan kecil di ATM sebelum berangkat ke pasar loak!

8. Berbusana yang nyaman
Meskipun Anda suka, hak tinggi tidak praktis dikenakan ke pasar loak, karena Anda akan banyak berjalan. Lagipula, akan lebih mudah mencoba-coba sepatu saat mengenakan sepatu rata. Jangan kenakan terlalu banyak lapisan baju karena Anda akan mencoba-coba banyak baju di luar pakaian yang Anda kenakan.

9. Pergi bersama teman
Selain menyenangkan, seorang teman akan memberitahu Anda jika benda pilihan Anda tidak bagus. Plus, jika ada teman yang juga menyukai barang-barang di satu stan, penjual mungkin akan mengurangi harga lebih banyak karena Anda membeli dalam jumlah lebih besar.

Nikmati petualangan belanja Anda, dan selamat berburu barang bekas!

Leave a Reply
<Modest Style