Modest Style

Ucapkan Selamat Lebaran Bersama Anjing, Perempuan Malaysia Ditangkap Polisi

,
Ucapkan Selamat Lebaran Bersama Anjing, Perempuan Malaysia Ditangkap Polisi_Aquila Style
Foto seekor anjing yang menunggu di tempat penampungan pusat kesejahteraan hewan. AFP Photo / Martin Bureau

KUALA LUMPUR, 31 Juli 2013 (AFP)— Polisi Malaysia menangkap seorang perempuan yang membuat marah umat Muslim setempat, Rabu (31//7), lantaran mengunggah video ucapan selamat Idul Fitri bersama anjing-anjingnya. Demikian menurut pengacaranya.

Menurut pengacara Latheefa Koya, polisi sedang menginterogasi pelatih anjing Maznah Yusof karena dianggap telah ‘menyebabkan ketidakharmonisan terkait agama’. Di negara yang mayoritas penduduknya Muslim tersebut, pelanggaran seperti itu dapat diganjar hukuman sampai lima tahun penjara.

Video yang dibuat untuk menyambut hari raya pemeluk Islam itu menampilkan Maznah yang sedang memandikan serta memberi makan tiga ekor anjing dengan suara azan di latar belakang.

Di Islam, anjing dipandang sebagai najis dan menyentuhnya dianggap makruh.

Idul Fitri, yang akan dirayakan minggu depan, adalah perayaan yang menandai berakhirnya ritus tahunan berpuasa selama bulan Ramadhan dan menjadi hari raya paling penting bagi umat Muslim.

Dilansir media online, Maznah (38) menyatakan dirinya tidak pernah bermaksud menghina Islam dengan video yang pertama kali diunggahnya pada 2010 itu.

Tapi dia juga bersikeras bahwa Islam tidak melarang memelihara anjing.

‘Saya mencintai agama saya… agama saya telah mengajarkan saya pentingnya kebersihan,’ tuturnya.

AFP tidak bisa menghubungi Maznah secara langsung. Seorang juru bicara kepolisian pun menolak berkomentar.

‘Tidak ada maksud dari pihaknya untuk menghina agama mana pun,’ ujar Latheefa, pengacara Maznah, kepada AFP. ‘Ini konyol… ini berlebihan.’

Bangsa Malaysia yang multi-etnis dikenal sebagai pemeluk Islam yang relatif moderat. Namun demikian, golongan konservatifnya kerap melancarkan protes jika ketentuan Islam meraka anggap telah dilanggar.

Pada 18 Juli, sepasang non-Muslim didakwa melakukan penghasutan dan pelanggaran lain setelah mereka mengunggah ucapan selamat menunaikan puasa Ramadhan di Facebook sambil makan babi.

Oleh Islam, babi juga dianggap najis dan memakannya haram hukumnya.

Pasangan beretnis Cina, yang tahun lalu memicu kemarahan gara-gara blog mereka yang secara eksplisit  bermuatan seks, mengaku tidak bersalah. Penghasutan bisa dikenakan hukuman hingga tahun penjara.

Sekitar 60 persen dari 28 juta populasi Malaysia merupakan Muslim bersuku Melayu. Akan tetapi, negara itu juga memiliki sejumlah komunitas etnis Cina dan India yang cukup besar.

Baca juga Anjing pun Ciptaan Allah

Tag: menangkap, anjing, idul fitri, kuala lumpur, malaysia

Leave a Reply
<Modest Style