Modest Style

Haji: Perjalanan Raga, Pikiran dan Jiwa

,

Hampir dua juta umat muslim setiap tahun berkumpul di tanah kelahiran Nabi Besar Muhammad. Laila Achmad mengajak Anda menempuh perjalanan indah di tanah suci bagi umat Islam ini.

Di samping menjadi sebuah tempat yang sangat penting bagi umat muslim, Mekkah juga menjadi arah kiblat saat shalat di lima waktu, setiap hari. Setiap umat muslim yang berkemampuan harus menunaikan ibadah Haji ke Mekkah paling tidak satu kali seumur hidup. Sebagian besar ritual Haji dilaksanakan di masjid akbar di Mekkah, yaitu Masjid al-Haram atau Masjid Suci. Ka’bah, sumur air Zam Zam, maqam Ibrahim (lempeng batu dengan jejak kaki Nabi Ibrahim), serta bukit Safa dan Marwa semua bisa ditemukan di masjid yang sangat luas tersebut, dikelilingi oleh tujuh menara dan 64 gerbang, hingga mampu menampung hingga 1,2 juta jamaah sekaligus. Galeri foto berikut mendeskripsikan ziarah Haji dalam gambar.

[Not a valid template]

Batasan tegas atas izin berkunjung bagi wisatawan non-muslim telah lama membuat Mekkah menjadi magnet untuk para pengelana dan penjelajah Barat menguak rahasia dan misteri ‘eksotis’ di baliknya. Hanya segelintir dari para wisatawan, seperti John Lewis Burckhardt (1829) dari Swiss dan Sir Richard Burton (1853) dari Inggris Raya yang berhasil lolos sebagai peziarah muslim dan memasuki Mekkah. Mereka menulis kisah yang sensasional tentang kota suci ini sekembalinya mereka dari sana dan menjadi pahlawan rakyat di kalangan masyarakatnya. Hingga kini, Mekkah masih memberlakukan peraturan bahwa hanya umat muslim yang bisa memasukinya.

Artikel ini versi aslinya telah dipublikasikan pada majalah Aquila Style edisi Nov/Des 2012

Leave a Reply
<Modest Style