Modest Style

Somalia Mulai Kampanye untuk Sekolahkan Satu Juta Anak

,
File foto: Siswa Somalia menghadiri kelas di kota Sheikh, Somaliland. AFP Photo/Tony Karumba
File foto: Siswa Somalia menghadiri kelas di kota Sheikh, Somaliland. AFP Photo/Tony Karumba

MOGADISHU, September 8, 2013 (AFP) – Pada hari Minggu, pihak berwenang Somalia meluncurkan kampanye yang bertujuan untuk mengirim satu juta anak di negara yang dilanda perang itu ke sekolah, demikian menurut lembaga anak PBB.

Prakarsa Go 2 School sedang diluncurkan secara bersamaan di ibukota Mogadishu serta di Hargeisa dan Garowe, keduanya merupakan kota utama dari negara bagian utara Somaliland yang otonom dan Puntland yang semi-otonom.

Kampanye yang akan berlangsung selama tiga tahun itu ‘bertujuan untuk memberikan kesempatan belajar kepada seperempat dari generasi muda yang saat ini ada di luar sistem pendidikan,’ kata Unicef​​.

Dengan total biaya diperkirakan mencapai $117 juta (sekitar Rp1,3 triliun) untuk periode tiga tahun, prakarsa ini akan meliputi pembangunan dan renovasi sekolah, perekrutan dan pelatihan guru, pelatihan teknis dan kejuruan untuk anak-anak, serta program khusus untuk komunitas peternak.

Tingkat pendaftaran murid sekolah di negara Tanduk Afrika yang sedang berjuang untuk bangkit dari dua dekade perang sipil ini termasuk yang paling rendah di dunia, kata badan itu. Menurut catatan Unicef, hanya empat dari sepuluh anak yang bersekolah.

Banyak anak memulai sekolah dasar jauh lebih terlambat dari usia mulai bersekolah yang direkomendasikan, yaitu enam tahun, dan lebih banyak lagi yang putus sekolah dini.

‘Program Go 2 School sangat ambisius, tetapi ini merupakan inisiatif yang penting dan dapat dicapai,’ kata Perwakilan UNICEF Somalia, Sikander Khan. ‘Pendidikan adalah kunci bagi masa depan Somalia — kita telah kehilangan setidaknya dua generasi. Generasi muda yang berpendidikan adalah salah satu kontribusi terbaik untuk menjaga perdamaian dan keamanan di Somalia.’

Leave a Reply
<Modest Style