Modest Style

Sejarah Para Pemeluk Islam di Belize

,

Napak tilas bagaimana Islam datang ke negara kecil di Karibia ini, dilihat melalui perjalanan ayah Hakeemah Cummings dalam masa-masa penuh pergolakan.

Gedung Parlemen Belize, Foto: Wikimedia Commons
Gedung Parlemen Belize, Foto: Wikimedia Commons

Negara asal orang tua saya adalah salah satu yang terindah di dunia. Terletak di garis daratan yang menghubungkan Amerika Utara dan Selatan, Belize adalah negara kecil yang kaya akan campuran budaya dinamis Amerika Latin dan Karibia. Pantai berpasirnya di perairan Laut Karibia menjadikan Belize tujuan populer untuk bulan madu dan keragaman satwa liarnya membuat negara itu menjadi tempat pelestarian bagi konservasionis. Amerika Tengah dan Karibia secara historis menjadi persimpangan jalur pertukaran budaya, barang dan ide-ide. Dari sinilah Islam masuk ke Belize.

Ayah saya pertama kali mengenal Islam pada tahun 1983. Sebelum pindah keyakinan, ia menggambarkan dirinya sebagai salah satu pemuda pemberontak pada masanya. “Saya memberontak terhadap setiap bentuk otoritas terorganisir, baik itu agama atau pemerintah,” katanya.

Nenek saya adalah seorang Kristen taat, tetapi sejak usia muda, ayah saya telah memilih jalan yang berbeda. Dia dan teman-temannya bergabung dalam upaya mengganggu pelayanan gereja, mengejek menteri di tengah-tengah khotbah dan secara berani menasehati para pemimpin masyarakat agar mengatasi masalah yang dihadapi orang-orang setiap hari: kebersihan masyarakat, pemberdayaan masyarakat dan pendidikan, bukannya berkhotbah agama.

Pada akhir 1970-an, ia bergabung dalam sebuah gerakan politik yang didirikan selama perebutan kekuasaan antara negara tetangga, Guatemala, dan Inggris atas kepemilikan wilayah Belize, yang sudah merdeka sepenuhnya pada tahun 1981. Gerakan Aksi Belize bertujuan untuk secara strategis dan sistematis memboikot lembaga utama pemerintah dan perusahaan-perusahaan dalam negeri untuk memaksa pemerintah ikut mengatasi perebutan kekuasaan dan mengembalikan kualitas hidup orang-orang Belize.

Ayah saya berbicara menentang ketidakadilan dan haus akan reformasi. Meskipun ia akhirnya bisa menyalurkan energinya secara konstruktif melalui keterlibatan politiknya, pikiran penasarannya masih campur aduk dengan ketidakpuasan.

Dia kemudian memutuskan untuk mendekati sebuah koran lokal progresif Amandala agar suaranya didengar. Penerbit koran ini adalah rekan dari Charles Eagan, orang pertama di Belize yang bergabung dengan Nation of Islam. Dia telah diperkenalkan kepada ajaran-ajaran Nation of Islam selama masa penahanan singkat di Amerika Serikat pada awal 1960-an [i]. Eagan mendapat sedikit pengikut selama lebih dari dua dekade, dan komunitas ini mulai bertemu di beberapa tempat di Belize untuk mengkampanyekan “nasionalisme kulit hitam”. Komunitas baru ini menghadapi sikap permusuhan dari pemerintah Belize, yang menangkap Eagan atas diskriminasi terhadap kulit putih dan memasukkannya ke rumah sakit jiwa [ii].

Nation of Islam berbeda dari Islam tradisional sehubungan dengan beberapa keyakinan inti dan prakteknya. Pengikut Nation of Islam percaya bahwa WD Fard Muhammad, pendiri organisasi itu di awal 1930-an, adalah Imam Mahdi, sosok yang diramalkan dalam Islam untuk membebaskan dunia dari kejahatan. Menurut tradisi kepercayaan Islam, Imam Mahdi akan muncul mendekati akhir zaman, sebelum hari kiamat, bersama dengan kembalinya Nabi Isa. Para pengikut NoI juga percaya bahwa Elijah Muhammad, yang menggantikan WD Fard Muhammad, adalah utusan Allah (swt ). Dalam Islam arus utama, Nabi Muhammad (saw) adalah nabi terakhir. Nation of Islam juga mengajarkan bahwa orang kulit putih adalah “setan” – sehingga melarang mereka menjadi bagian dari organisasi ini [iii]. Sementara itu di Islam arus utama, prasangka dan rasisme adalah haram karena ajaran Islam melarang membedakan manusia berdasarkan ras dan bangsa.

Jadi, Islam di Belize tidak dimulai dengan pengajaran terhadap Qur’an dan Sunnah, tetapi lebih pada pengajaran terhadap Nation of Islam. Bagaimanapun juga, perubahan awal mendorong mereka yang akhirnya berpindah ke Islam arus utama. Transisi Muslim di Belize dari mengikuti Nation of Islam menjadi mengikuti Islam sesungguhnya adalah bersamaan dengan umat Islam di Amerika Serikat, melalui kepemimpinan tokoh-tokoh kunci seperti Malcolm X dan petinju terkenal Muhammad Ali. [iv]

Kebangkitan dari metamorfosis ini adalah ayah saya, bersama dengan dua orang teman, mendekati penerbit Amandala untuk menyuarakan keluhan mereka. Meskipun penerbitnya bukan Muslim, ia merasa bahwa ayah saya dan teman-temannya membutuhkan bimbingan terstruktur sehingga ia menyuruh mereka untuk bertemu imam dari masjid pertama yang didirikan di Belize City (dan salah satu dari hanya dua masjid yang dikenal di negara ini saat ini). Dia mengutus mereka dengan catatan, meminta imam untuk memberikan ketiga pemuda ini saluran terhadap energi positif – meskipun berapi-api – mereka.

Ayah saya tidak tahu apa yang akan terjadi saat memasuki masjid, tetapi ia menemukan dirinya terpaku saat mendengar adzan. Dua temannya pergi; ayah saya tinggal. Dia masuk Islam dua minggu kemudian dan tak pernah menengok lagi ke belakang. Tampaknya hati pemberontaknya telah jinak, pikiran penasarannya terpuaskan dan tujuannya ditemukan. Ibuku berpindah tak lama setelah itu, membuat orang tua saya menjadi pasangan Muslim termuda di komunitas kecil mereka.

Tetapi itu tidak cukup. Ayah saya merasa bahwa Belize bukanlah tempat untuk membesarkan keluarga Muslim yang berkembang itu. Jadi pada tahun 1986, mereka beremigrasi bersama dengan tiga saudara kandung yang lebih tua dan anak dalam kandungan untuk menemukan tempat baru yang disebut rumah. Mereka menetap di Chicago dan saya lahir segera sesudahnya. Ayah saya sekarang imam Masjid At-Tauhid di Chicago, dan telah menjalankan perannya selama 12 tahun.

Ini adalah karunia dari Allah, jejak yang dirintis oleh para pelopor di Belize dan pencarian ayah sayalah yang membawa kami ke siapa kami hari ini.

Ketika orang-orang bertanya, “Apa etnis Anda?” Saya menjawab bahwa saya Belize-Amerika. Pertanyaan yang cepat berikut biasanya, “Adakah Muslim di Belize?”

Saya dengan bangga menjawab, “Ya!” – Dan sekarang kita semua tahu kekayaan sejarah yang datang sebelum saya.

[i] Abdulmajeed Marin Nunez (2010), Sejarah Para Pemeluk Islam di Belize, hal 44, di sini
[ii] Sejarah Para Pemeluk Islam di Belize, hal 45
[iii] Sejarah Para Pemeluk Islam di Belize, hal 44
[iv] Sejarah Para Pemeluk Islam di Belize, hal 45

Leave a Reply
<Modest Style