Modest Style

Perempuan Suriah Bersalin di Perahu Pengungsian Italia

,

 

File gambar: [ DI PERAIRAN, LEPAS PANTAI SIRAKUSA] Gambar ini diambil dari sebuah video yang dirilis pada tanggal 27 Agustus 2013 oleh Guardia di Finanza, memperlihatkan kapal tanker MV Salamis bermuatan 102 imigran yang diselamatkan dari perahu sampan bocor yang tiba di perairan Sirakusa, Sisilia, pada tanggal 7 Agustus 2013. ‘Kapal tanker ini tiba di Sirakusa, namun dikarenakan terlalu besar untuk memasuki pelabuhan maka para imigran diangkut menggunakan perahu dalam kelompok-kelompok kecil,’ jelas Flavio Di Giacomo, juru bicara OIM di Italia. FOTO AFP / GUARDIA DI FINANZA
File gambar: [ DI PERAIRAN, LEPAS PANTAI SIRAKUSA] Gambar ini diambil dari sebuah video yang dirilis pada tanggal 27 Agustus 2013 oleh Guardia di Finanza, memperlihatkan kapal tanker MV Salamis bermuatan 102 imigran yang diselamatkan dari perahu sampan bocor yang tiba di perairan Sirakusa, Sisilia, pada tanggal 7 Agustus 2013. ‘Kapal tanker ini tiba di Sirakusa, namun dikarenakan terlalu besar untuk memasuki pelabuhan maka para imigran diangkut menggunakan perahu dalam kelompok-kelompok kecil,’ jelas Flavio Di Giacomo, juru bicara OIM di Italia. FOTO AFP / GUARDIA DI FINANZA

ROMA, 28 Agustus 2013 (AFP) – Seorang perempuan Suriah bersalin di laut saat pelayaran menyeberangi perairan Mediterania menuju Italia bersama-sama dengan 191 pengungsi lainnya yang menyelamatkan diri dari negara yang sedang mengalami perang dan tiba pada hari Rabu, jelas para petugas.

‘Kami menemukan perempuan itu dengan tali pusat yang masih menempel,’ Luca Sancilio, komandan penjaga pantai lokal di pelabuhan Sirakusa, Sisilia, menjelaskan kepada saluran berita SkyTG24.

Sancilio mengatakan bahwa sang ibu melahirkan seorang bayi perempuan, namun pihak rumah sakit tempat keduanya kemudian dirawat mengatakan bahwa bayi yang dilahirkan ternyata seorang bayi laki-laki.

Petugas penjaga pantai itu memperkirakan bayi baru berusia sekitar empat hari dan dilahirkan semasa perjalanan empat hari berlayar.

Ibu dan bayi dalam kondisi baik dan sedang beristirahat, demikian pihak rumah sakit mengabarkan.

Sebuah pesawat penjaga pantai mendapati sebuah perahu dengan muatan berlebihan membawa para pengungsi pada hari Selasa dan sebuah kapal patroli angkatan laut memandunya menuju pelabuhan.

Perahu tersebut juga mengangkut 48 anak-anak.

Mario de Rosa, kapten dari kapal patroli tersebut, menyampaikan kepada SkyTG24 bahwa mereka harus dipindahkan ke kapal milik Italia setelah perahu mereka mengalami kerusakan mesin di tengah badai di laut lepas.

Perahu kedua dengan penumpang sekitar 150 orang terlihat oleh sebuah perahu nelayan sekitar 15 mil laut jauhnya dari daratan dan juga telah dibawa ke Sirakusa.

Perahu lain yang mengangkut 107 pengungsi Suriah berlabuh di Sisilia pada hari Selasa, tersangkut di karang bebatuan di lepas pantai.

Tiga orang awak berkebangsaan Mesir dari kapal tersebut telah ditangkap dengan tuntutan memberikan bantuan imigrasi ilegal.

Ribuan pencari-suaka mendarat di Sisilia dalam beberapa minggu belakangan, kebanyakan dari mereka datang dari Mesir dan Suriah.

‘Saat ini ada banyak warga Suriah dibanding yang lainnya. Sebuah aksi eksodus yang sangat dramatis,’ Sicilio menjelaskan.

Juga pada hari Rabu, sebuah perahu dengan 115 migran diperkirakan datang dari Libia, diselamatkan oleh militer Malta dan dibawa ke negara kepulauan Mediterania tersebut.

Perahu tersebut dihadang saat berada 90 mil laut jauhnya dari bagian selatan Malta, dan awaknya mengatakan bahwa mereka dalam situasi darurat bersamaan dengan diturunkannya sekoci mereka ke perairan.

Kelompok ini adalah yang kedua tiba di Malta setelah angkatan lautnya di hari Selasa menyelamatkan sekelompok berjumlah 81 imigran lain, kebanyakan dari mereka rupanya berasal dari Eritrea.

Telah terjadi gelombang kedatangan pengungsi di Italia dan Malta dari Afrika bagian utara dalam bulan-bulan belakangan ini yang disebabkan oleh meningkatnya kerusuhan di wilayah tersebut dan cuaca musim panas yang lebih tenang.

Leave a Reply
<Modest Style