Modest Style

Penulis Amerika Keturunan Pakistan Raih Pulitzer

,

Disgraced, sandiwara tentang rasisme dan Islamofobia, yang ditulis Ayad Akhtar, memenangi Pulitzer Prize 2013 untuk kategori drama. Afia R Fitriati melaporkan.

ayad-akhtar-2-from-ayad-akhtar-dot-com

‘Saya merasa seperti sedang bermimpi,’ ujar Ayad Akhtar kepada The Guardian tak lama setelah skenario teater pertamanya, Disgraced, diumumkan sebagai pemenang Penghargaan Pulitzer tahun ini untuk kategori drama. Hadiah Pulitzer yang diberikan oleh Columbia University itu adalah salah satu penghargaan paling bergengsi di bidang penulisan berbahasa Inggris.

Disgraced menceritakan kisah Amir Kapoor, pengacara muslim Pakistan sukses yang harus bergulat melawan identitas dalam sebuah jamuan makan malam yang berakhir kacau. Drama ini pertama kali dipentaskan tahun lalu di Chicago sebelum dialihkan ke Lincoln Center, New York, di mana aktor veteran Aasif Mandvi menjadi pemeran utama. Lakon perdana Disgraced di Inggris akan ditampilkan di Bush Theatre pada 17 Mei mendatang.

The New York Times memuji Disgraced sebagai, ‘pementasan yang tak henti memikat hati dan sangat menarik tentang berbagai pertanyaan pelik tentang identitas serta agama dalam dunia kontemporer, dengan penekanan kepada topik sensitif mengenai betapa Islam radikal yang menginspirasi terorisme telah mempengaruhi wacana publik.’

Sementara itu, Madani Younis, Artistic Director Bush Theatre, seperti dikutip oleh The Guardian, mengatakan, ‘Saat membaca naskahnya, saya sangat terhanyut ke dalam cerita—lakon ini bicara tentang keprihatinan global yang perlu segera ditindaklanjuti… saya langsung tahu saya ingin mementaskannya.’

Ayad Akhtar (42) lahir di Staten Island, New York dari kedua orangtua yang berasal dari Pakistan. Dia lulusan Brown University jurusan teater serta memperoleh gelar Master of Art di bidang penyutradaraan dari Columbia University. Ayad telah menulis sebuah novel berjudul American Dervish dan sejumlah skenario film, namun Disgraced merupakan naskahnya yang pertama untuk pementasan teater.

Sebagai pemenang Pulitzer, Ayad juga berhak menerima hadiah sebesar US$10,000 (Rp 9,7 miliar). Adapun dua naskah sandiwara yang menjadi saingannya adalah Rapture, Blister, Burn oleh Gina Gionfriddo, dan 4000 Miles karya Amy Herzog.

Kepada The Telegraph, Ayad lantas mengungkapkan perasaannya tentang pemilihan waktu untuk mengumumkan kemenangannya. ‘Benar-benar aneh rasanya menerima email demi email berisi ucapan selamat saat BBC masih menayangkan berbagai berita menyedihkan di Boston. Aneh yang menyeramkan,’ tuturnya. ‘Betul-betul mewakili dunia tempat lakon itu berasal dan menujukan kritiknya,’ tambah Ayad.

Leave a Reply
<Modest Style