Modest Style

Mushaf Al Quran Ditarik dari Penjualan Setelah Protes Mesir

,
FILE FOTO dari Al Quran yang digunakan dalam aksi protes FOTO AFP / AHMAD GHARABLI
FILE FOTO dari Al Quran yang digunakan dalam aksi protes FOTO AFP / AHMAD GHARABLI

PARIS, 6 Juni 2013 (AFP) – Sebuah rumah lelang Perancis telah menghentikan penjualan sebuah manuskrip Al Quran yang diambil dari Kairo semasa aksi militer Napoleon di Mesir pada akhir abad ke-18.

Petugas lelang Osenat mengatakan mereka telah memutuskan untuk tidak melanjutkan penjualan setelah menimbang adanya penolakan keras di Mesir dan perwakilan kedutaan Kairo di Paris.

‘Kami mafhum adanya reaksi yang muncul di Mesir atas tawaran penjualan manuskrip tersebut dan setelah berunding dengan pihak kedutaan, kami memutuskan untuk menarik manuskrip dari jual-beli minggu ini,’ direktur perusahaan Jean-Pierre Osenat menjelaskan.

‘Ini adalah keputusan yang kami ambil secara independen,’ tambahnya sambil menegaskan bahwa rumah lelang tidak mendapatkan ancaman dalam bentuk apa pun.

Manuskrip berjumlah 47 halaman tersebut adalah surat pembuka dari kitab suci umat Islam yang diambil dari masjid Al-Azhar di Kairo oleh seorang ahli Timur Tengah yang mendampingi Napoleon dalam aksi militernya di Mesir.

Duta besar Mesir untuk Perancis, Mohamed Moustafa Kamal, berterima kasih kepada Osenat atas pengertiannya.

‘Penarikan manuskrip dari pelelangan yang awalnya dijadwalkan untuk tanggal 9 Juni itu menggambarkan pemahaman yang luar biasa atas keluhuran moral dan nilai kultural dari manuskrip ini,’ duta besar menuliskan dalam sebuah surat yang ditujukan kepada rumah lelang.

Invasi Napoleon ke Mesir tahun 1798 memicu revolusi di Kairo dan mesjid Al-Azhar adalah markas besar kubu pemberontak.

Jenderal Perancis itu memerintahkan revolusi untuk dihancurkan dan, selama berlangsungnya penyerangan ke masjid, manuskrip tersebut diselamatkan dari kobaran api oleh Jean-Joseph Marcel, seorang orientalis yang mendampingi Napoleon.

Saat ini manuskrip tersebut dimiliki oleh seorang kolektor pribadi dan Osenat mengaku ia belum mengetahui kondisinya nanti.

‘Kami akan mempertimbangkannya,’ ujarnya.

Leave a Reply
<Modest Style