Modest Style

MERS terbukti menular langsung dari unta ke manusia

,
MERS menular langsung dari unta ke manusia. AFP Photo
MERS menular langsung dari unta ke manusia. AFP Photo

WASHINGTON, 4 Juni 2014 (AFP) – Peneliti kemarin menyatakan telah menemukan bukti langsung pertama bahwa virus pernapasan Timur Tengah, atau MERS, yang berpotensi mematikan ditularkan langsung dari unta ke manusia.

Serangan virus terparah terjadi di Arab Saudi, dengan korban jiwa sebanyak 282 orang dari 688 yang terinfeksi, berdasarkan penghitungan terakhir kementerian kesehatan Saudi.

MERS telah ditemukan di wilayah lain di Timur Tengah dan Eropa, Asia, dan Amerika Utara, karena dibawa oleh pelancong yang terinfeksi di Arab Saudi atau Uni Emirat Arab.

Penemuan terbaru yang diterbitkan di Jurnal Kedokteran New England didasarkan pada kasus pria Saudi berusia 44 tahun yang memelihara sembilan unta dan meninggal karena MERS pada November 2013.

Teman-temannya mengatakan mereka melihatnya mengoleskan salep ke hidung salah satu untanya yang sakit – empat unta dilaporkan sakit dan mengeluarkan cairan hidung – tujuh hari sebelum ia sendiri terjangkit MERS.

Peneliti membandingkan virus yang ditemukan di salah satu unta yang sakit dengan virus yang menewaskan pria tersebut, dan mendapati bahwa genom kedua virus identik.

“Data ini menunjukkan bahwa kasus mematikan infeksi virus korona MERS pada manusia ditularkan melalui kontak dekat dengan unta yang terinfeksi,” ungkap studi yang dipimpin oleh Tariq Madani di jurusan kedokteran King Abdulaziz University di Jeddah.

Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa virus tersebut cukup umum terdapat pada unta untuk setidaknya 20 tahun terakhir, dan kemungkinan besar kini dapat menjangkiti manusia secara langsung.

“Meski beberapa telah menunjukkan bahwa unta berpunuk satu kemungkinan adalah wadah penting virus korona MERS, tulisan Azhar dan para kolega ini memberikan bukti pertama yang tidak terbantahkan atas adanya penularan virus dari unta ke manusia,” ujar W. Ian Lipkin, direktur Pusat Infeksi dan Imunitas di Columbia University di New York.

“Tantangannya kini adalah untuk menentukan sampai sejauh mana unta atau hewan lainnya berperan dalam wabah penyakit manusia,” ujar Lipkin, yang tidak terlibat dalam studi pada Jurnal Kedokteran New England tersebut.

MERS dianggap sebagai saudara yang lebih mematikan namun lebih tidak menular dari virus SARS yang muncul di Asia pada 2003 dan menginfeksi 8.273 orang, 9 di antaranya meninggal.

Seperti halnya SARS, MERS tampaknya menyebabkan infeksi paru-paru, hingga penderita mengalami batuk-batuk, kesulitan bernapas, dan demam. Namun yang membedakan adalah MERS menyebabkan gagal jantung dengan cepat.

Leave a Reply
<Modest Style