Modest Style

Menjadi Penganggur yang Produktif

,

Mencari pekerjaan tapi belum ada hasilnya? Meaghan Seymour memiliki beberapa tips untuk membuat saat menganggur ini menjadi produktif.

Image: Photl
Image: Photl

Siap untuk memulai karier Anda?

Anda mungkin pernah mengikuti pelatihan yang tepat, memiliki CV yang hebat, dan mungkin pengalaman magang yang baik lengkap dalam satu paket. Lalu dengan niat yang tulus di hati Anda, diiringi doa seluruh keluarga, Anda melamar pekerjaan setiap hari.

Tapi tidak ada yang terjadi. (Yah, kecuali mungkin tingkat kepercayaan diri Andayang semakin menurun.)

Sayangnya, saya mendengar cerita yang sama terlalu sering. Dan jujur saja, saya sendiri pun pernah mengalaminya.

Kecuali Anda salah satu dari orang-orang yang sangat beruntung yang bisa cepat mendapatkan pekerjaan impian, diterima di perusahaan atau organisasi yang ideal bisa menjadi tantangan yang luar biasa sulit. Terutama pada saat ini, ketika lowongan pekerjaan sedikit, tingkat pengangguran tinggi, dan kandidat yang memenuhi syarat lebih banyak dari sebelumnya.

Tapi tidak perlu merasa dunia sudah berakhir. Anda dapat mengubah situasi menjadi menguntungkan sehingga Anda dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin dan menjadi penganggur yang produktif.

Entah Anda mencari celah untuk masuk ke bursa kerja, atau sekadar mencari perubahan, berikut beberapa tips untuk melalui masa gundah dalam mencari pekerjaan.

1. Carilah (dan melamarlah) dengan kreatif

Semua orang mencari lowongan pekerjaan dari industri terkemuka yang terbesar dan paling terkenal, atau mencarinya di tempat-tempat yang paling umum (seperti iklan peluang kerja online) untuk memulai pencarian mereka.

Tapi ada banyak organisasi dan peluang di luar sana, dan jika Anda meluangkan lebih banyak waktu untuk melacak mereka, hal ini bisa sangat bermanfaat. Ini akan menunjukkan bahwa Anda benar-benar mengenal industri itu, dan pimpinan dari lembaga yang kurang dikenal kemungkinan akan terkesan bahwa Anda tahu begitu banyak tentang mereka.

Pasanglah mata dan telinga untuk organisasi baru dan yang berprospek bagus, di mana Anda mungkin akan memiliki lebih banyak ruang untuk berkembang daripada di organisasi yang sudah mapan.

Saya pernah ‘tak sengaja’ menemukan suatu organisasi di bidang saya yang belum pernah saya dengar ketika saya menggunakan GPS locator ponsel saya untuk ‘check-in’ online. Organisasi itu tersembunyi di menara perkantoran di seberang jalan, dan saya kembali ke sana dua minggu kemudian dengan sebuah janji wawancara, yang menunjukkan kesempatan baru dapat ditemukan secara tak terduga.

2. Tetaplah perbarui informasi dan teruslah belajar

Berada di luar sekolah dan di luar lapangan tidak berarti Anda harus ketinggalan. Punya lebih banyak waktu luang bisa menjadi kesempatan yang berharga untuk mencari tahu tentang berbagai penelitian akademis untuk tetap mengetahui kejadian terkini di bidang Anda, atau bahkan mengetahui lebih banyak tentang bidang yang tidak begitu Anda akrabi.

Anda bahkan dapat menyisihkan waktu untuk mempelajari perangkat lunak baru (banyak versi ujicoba tersedia yang bisa diunduh gratis), atau kembangkanlah keterampilan lain untuk mendukung atau meningkatkan daya saing resume Anda. Jika Anda kurang bisa belajar sendiri, carilah kursus singkat dan seminar yang akan bermanfaat bagi Anda.

Ketika wawancara untuk pekerjaan impian Anda datang, Anda akan berada di posisi yang lebih baik untuk menunjukkan betapa Anda serbabisa dan sangat diperlukan.

3. Aktiflah dalam komunitas karier Anda

Hadirilah acara, konferensi, dan pertemuan asosiasi yang relevan dengan bidang Anda, di mana Anda akan mendapatkan kesempatan untuk berbaur dengan orang lain yang bekerja di bidang yang Anda ingin tekuni.

Lebih baik lagi, gunakan waktu ini untuk menjadi relawan pada acara-acara ini. Selain akan menjadi pengalaman yang fantastis, siapa tahu akan ada yang memerhatikan kerja keras dan dedikasi Anda.

4. Sambil menunggu, jangan takut untuk mengambil pekerjaan yang berbeda

Dalam menanti pekerjaan impian, banyak orang menolak kesempatan lain yang datang.

Tapi mungkin akan bermanfaat untuk menerima pekerjaan yang sedikit kurang menantang untuk saat ini, sementara Anda melanjutkan pencarian Anda, terutama mengingat bahwa calon perusahaan Anda mungkin menanyakan tentang lamanya Anda menganggur.

Entah atasan Anda memerhatikan keterampilan Anda dan menawarkan Anda peran yang lebih kreatif dan menantang daripada yang direncanakan, atau supervisor Anda mengenal seseorang di bidang itu dan bersedia untuk mereferensikan Anda, Anda mungkin akan menemukan bahwa posisi tersebut akan menjadi batu loncatan yang benar-benar hebat untuk karier masa depan Anda.

Bahkan jika kejadiannya tidak berjalan seperti itu, memperoleh nafkah bisa menjadi pereda stres yang ampuh sementara Anda terus mencari pekerjaan impian Anda. Dengan begini berarti Anda lebih dapat berfokus pada atau merevaluasi rencana masa depan Anda. Kalaupun posisi itu tidak terlalu menantang, Anda masih akan memiliki energi dan motivasi untuk memperoleh keterampilan baru di luar jam kantor.

5 . Jangan pernah biarkan surat penolakan membuat Anda kecewa

Ini sulit, karena betapa pun baiknya surat penolakan ditulis, ia akan selalu terasa seperti berkata ‘Kau tidak cukup baik’.

Tapi yakinlah bahwa surat penolakan yang dicetak secara masal tidak ditulis khusus untuk Anda sehingga Anda tidak perlu tersinggung. Puluhan, bahkan mungkin ratusan, orang menerima surat yang sama persis. Lagipula, kita tidak akan pernah benar-benar tahu mengapa perusahaan memutuskan bahwa orang lain lebih cocok untuk posisi itu.

Meskipun membuat frustrasi (dan benar-benar mengganggu), surat penolakan merupakan bagian tak terhindarkan dari proses ini. Jika Anda bisa menerima kenyataan ini, surat penolakan itu tak akan memengaruhi Anda. Sebaliknya, pertahankanlah energi dan fokus pada tujuan kita dan buatlah kesan positif pada orang lain.

Apakah Anda memiliki beberapa tips untuk memanfaatkan waktu Anda saat menganggur? Bagilah pada bagian komentar di bawah ini!

Leave a Reply
<Modest Style