Penerimaan Wanita Berhijab di Tempat Kerja

,

Untuk setiap perusahaan yang tidak mau menerima wanita berkerudung atau wanita muslim, ada banyak perusahaan lain yang bersedia, kata Mariam Sobh.

Pembaca berita Mesir Fatma Nabil membuat berita tersendiri pada tanggal 2 September 2012 ketika ia membawakan berita di televisi milik negara untuk pertama kalinya. Langkah ini mencerminkan pergeseran dalam kebijakan di media setelah Mohamed Morsi, yang sekarang terguling, menjadi presiden. AFP Photo/Egyptian TV
Pembaca berita Mesir Fatma Nabil membuat berita tersendiri pada tanggal 2 September 2012 ketika ia membawakan berita di televisi milik negara untuk pertama kalinya. Langkah ini mencerminkan pergeseran dalam kebijakan di media setelah Mohamed Morsi, yang sekarang terguling, menjadi presiden. AFP Photo/Egyptian TV

Wanita muslim yang memakai kerudung sekarang dapat bekerja sebagai petugas polisi di kota Edmonton, Kanada. Hal ini terjadi setelah departemen kepolisian bekerja sama dengan komunitas muslim dan departemen kepolisian lainnya untuk menciptakan cara agar kerudung dapat dimasukkan ke dalam seragam. Sekarang, seorang gadis kecil Kanada yang tumbuh dengan impian untuk bekerja dalam bidang penegakan hukum tidak perlu mengkhawatirkan apakah dia akan diterima atau tidak dengan berkerudung.

Yang menarik adalah langkah ini diambil bukan karena kontroversi apa pun. Bahkan tidak ada satu pun anggota kepolisian atau pelamar pekerjaan itu yang memakai kerudung. Jadi, mengapa mereka mengambil langkah ini? Menurut sebuah artikel di Edmonton Journal, [i] ini sekadar langkah alami untuk menerima orang dari berbagai latar belakang.

Yang saya sukai dari membaca berita ini adalah bahwa tidak ada skandal, juga tidak ada drama apa pun. Langkah itu adalah sikap untuk menampilkan betapa beragamnya komunitas mereka dan menunjukkan rasa hormat dan penerimaan.

Selain kepolisian Edmonton, ada perusahaan lain yang telah lama memasukkan kerudung ke dalam seragam karyawan mereka. Salah satu perusahaan pertama yang menjadi berita utama adalah Ikea (dan ini juga di tempat yang disebut Edmonton, tapi di London). Saya ingat ketika cerita itu pertama kali menggemparkan Internet dan semua orang sangat bersemangat untuk melihat mereka membuat penyesuaian itu. [ii]

Namun, di Amerika Serikat tidak semudah itu keadaannya dalam hal seragam kerja dan mengenakan kerudung. Pada tahun 2010, terjadi polemik setelah seorang wanita muslim mengatakan dia ingin memakai kerudung di tempat kerjanya di Disneyland. Dia mengklaim mereka tidak memberinya pilihan seragam yang sesuai untuk kerudung dan memintanya memakai topi. Masalah ini tidak pernah menemui jalan keluar dan tahun lalu dia  memutuskan untuk menuntut perusahaan. [iii]

Pada tahun yang sama, wanita lain yang bekerja sebagai pekerja magang di Disneyland diberitahu dia tidak boleh memakai kerudung, tetapi menerima salah satu pilihan seragam yang disarankan Disney untuk memadukan kerudungnya. [iv]  Dan jangan lupa bagaimana Abercrombie & Fitch dituntut karena melakukan diskriminasi terhadap karyawan yang memakai kerudung. [v]

Secara garis besar, saya berpikir bahwa pengalaman positif harus lebih besar daripada yang negatif. Untuk setiap perusahaan yang tidak ingin membuat penyesuaian bagi perempuan muslim berhijab atau bahkan tidak mengizinkan mereka bekerja karena mereka memakainya, ada contoh-contoh bagus tempat kerja yang menyambutnya.

Kita telah jauh berubah dari kondisi zaman dulu ketika saya tumbuh dewasa, dan saya berharap ini baru awalnya. Cerita-cerita tentang pengakomodasian agama ini mungkin tampak sederhana, namun mereka benar-benar menyiratkan banyak makna. Ketika orang sudah menyambut orang lain dan menunjukkan itikad baik bahwa mereka bersedia untuk bekerja sama, kepercayaan meningkat. Hal ini memungkinkan masyarakat untuk menjembatani kesenjangan dan secara positif berfokus pada kesamaan-kesamaan mereka.

Ini semua tentang berpikir positif – semakin Anda berfokus pada yang baik, semakin Anda menyadari bahwa hal-hal yang buruk hanyalah pengalih perhatian. Dan ketika kita terganggu, kita membuat pilihan yang buruk.

Saya berharap bahwa langkah-langkah menuju inklusivitas ini merembes ke masyarakat lain di seluruh dunia di mana perempuan muslim terus menghadapi diskriminasi.

————-

[i] Jodie Sinnema, ‘Kepolisian Edmonton setujui rancangan seragam kerudung baru untuk petugas wanita’, Edmonton Journal, 6 Desember 2013, tersedia di sini
[ii] ‘Staf Muslim diberi kerudung bermerek’, BBC, 24 Agustus 2005, tersedia di sini
[iii] ‘Wanita Muslim tuntut Disney terkait pemakaian kerudung di tempat kerja’, NBC News, 13 Agustus 2012, tersedia di sini
[iv] ‘Perselisihan kerudung Disneyland berakhir’, Huffington Post, 25 Mei 2011, tersedia di sini
[v] ‘Abercrombie & Fitch membayar $71.000 atas tuntutan hukum perihal kerudung’, The Guardian, 23 September 2012, dapat dibaca di sini

Leave a Reply
Aquila Klasik