Modest Style

Maroko selidiki kematian wanita, kemungkinan dikubur hidup-hidup

,
AFP Photo / Fadel Senna
AFP Photo / Fadel Senna

RABAT, 3 Juni 2014 (AFP) – Maroko telah memulai penyelidikan atas kematian seorang wanita muda yang tubuhnya ditemukan di sebuah kebun di Fez dan yang kemungkinan telah dikubur hidup-hidup, ungkap seorang sumber kepolisian kemarin.

“Ia ditemukan pada tanggal 26 Mei di kebun milik seorang tersangka utama yang sebelumnya ia inapi, dan temui di Facebook. Kejadian pasti seputar kematiannya masih belum pasti. Penyelidikan sedang berlangsung,” ujar sumber tersebut kepada AFP.

“Informasi sementara mengindikasikan bahwa korban, yang memiliki penyakit diabetes, jatuh sakit dan tersangka utama, yang berpikir bahwa ia telah meninggal menguburnya di kebun, pada kedalaman 10 sentimeter.”

Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, Amina el-Haouari, 25, seorang warga Perancis keturunan Maroko.

Saudarinya Jamila, saat dihubungi oleh AFP, menyebutkan bahwa Amina meninggalkan Perancis dengan seorang teman pada 19 Mei untuk berlibur di Maroko.

Namun ia tidak menempati kamar hotel di Fez yang telah dipesannya dan kemudian tidak juga kembali pada 23 Mei.

“Kami menelepon konsulat, polisi, dan hotel, dan kemudian pergi ke sana. Kami pergi untuk mengetahui hasil penyelidikan,” ujar saudarinya.

Kementerian luar negeri Perancis membenarkan adanya penyelidikan.

“Seorang pria sedang diinterogasi mengenai adanya pembunuhan sukarela. Pihak berwenang Perancis terus berhubungan dengan pihak berwenang Maroko untuk mencari tahu kejadian yang sebenarnya,” ujar juru bicara kementerian Romain Nadal.

Menurut harian Maroko Al Massae, kemungkinan terjadi adu mulut antar korban dan tersangka, yang disebut berasal dari keluarga terpandang di Fez.

Ia panik saat si wanita muda jatuh sakit, dan menguburnya di kebun, klaim koran tersebut.

Leave a Reply
<Modest Style