Modest Style

Louboutin Protes Iklan Anti-Islam

,
Sepatu Charles IX oleh desainer sepatu Perancis Christian Louboutin, ditampilkan selama pameran 'La chaussure, une passion française' ('Sepatu, gairah Perancis') di Richelieu Atelier di Paris. AFP Photo/Joel Saget
Sepatu Charles IX oleh desainer sepatu Perancis Christian Louboutin, ditampilkan selama pameran ‘La chaussure, une passion française’ (‘Sepatu, gairah Perancis’) di Richelieu Atelier di Paris. AFP Photo/Joel Saget

BRUSSELS, 25 September 2013 (AFP) – Desainer sepatu mewah Christian Louboutin meminta pengadilan Belgia untuk menghentikan kampanye sayap kanan yang menggunakan stiletto ikoniknya dalam poster yang mengecam Islam, demikian kantor berita Belga melaporkan, Rabu.

Poster oleh kelompok Flemish ‘Perempuan melawan Islamisasi’ menunjukkan kaki telanjang mantan Miss Belgia mengenakan sepatu bersol merah yang menjadi ciri khas Louboutin sambil mengangkat gaun hitam yang dikenakannya.

Kata-kata tertera di sepanjang kaki telanjang pada berbagai area di kaki yang menunjukkan panjang rok yang berbeda-beda — mulai dari ‘dibolehkan Syariah’ di pergelangan kaki sampai ‘rajam’ di paha.

Poster ini sedikit banyak diilhami oleh sebuah foto karya feminis Kanada Rosea Lake yang tersebar luas pada bulan Januari lalu. Foto berjudul ‘Judgements’ itu menggambarkan berbagai panjang rok, mulai dari ‘keibuan’ sampai ‘pelacur’.

Poster itu mengusung slogan ‘Kebebasan atau Islam’ serta alamat web kelompok tersebut.

Menurut Belga, sepasang kaki tersebut adalah milik Anke Van Dermeersch, Miss Belgia 1991 yang sekarang menjadi senator partai sayap kanan ekstrem anti-imigran Vlaams Belang.

Louboutin, desainer sepatu couture yang berbasis di Paris mengatakan, iklan itu menodai citranya. Dia ingin pengadilan perdagangan Antwerpen memberlakukan perintah ‘penghentian dan pelarangan’ atas iklan tersebut segera.

Pengadilan dijadwalkan memberikan keputusan pada hari Jumat.

Partai Vlaams Belang, yang berarti Kepentingan Flemish, telah babak-belur dalam jajak pendapat beberapa tahun terakhir dan secara rutin meluncurkan kampanye media provokatif melawan apa yang disebut ‘Islamisasi Belgia’.

Leave a Reply
<Modest Style