Modest Style

Saudi larang penduduknya nikahi wanita dari 4 negara

,
000_Del1816721-e1407378249873
AFP Photo / Lalage Snow

RIYADH, 6 Agustus 2014 (AFP) – Pria Saudi dilarang menikahi wanita dari tiga negara Asia dan satu negara Afrika seiring dengan pengetatan larangan menikah dengan warga asing di negara Teluk tersebut, menurut harian setempat.

Pria Saudi tidak lagi diizinkan menikahi wanita dari Bangladesh, Pakistan, Myanmar, dan Cad, lapor koran Makkah.

Dikatakan bahwa populasi total masyarakat dari negara-negara tersebut di Arab Saudi telah melebihi 500.000 orang, menurut statistik tidak resmi, yang menyiratkan bahwa hal ini bisa jadi merupakan alasan di balik pelarangan tersebut.

Koran tersebut menyebutkan bahwa larangan baru ini kini tertera di formulir aplikasi yang harus ditunjukkan kepada pihak berwenang oleh warga Saudi manapun yang ingin menikahi wanita asing.

Selain itu disebutkan pula bahwa kepala kepolisian Mekkah, Jendral Assaf al-Quraishi, mengkonfirmasi informasi pelarangan atas keempat negara tersebut.

Lebih lanjut, persyaratan yang harus dipenuhi untuk dapat menikahi orang asing telah diperketat, menurut Makkah.

Seorang pria harus berusia lebih dari 25 tahun untuk dapat mengajukan izin menikahi orang asing. Jika baru bercerai, ia harus menunggu selama enam bulan sebelum dapat mengajukan permintaan izin, menurut koran tersebut.

Jika sudah menikah, pria Saudi yang ingin menikahi wanita asing sebagai istri kedua harus menunjukkan bukti bahwa istri pertamanya memiliki kanker, lumpuh, atau tidak dapat memiliki anak, lanjut koran tersebut.

Arab Saudi mengizinkan prianya untuk memiliki hingga empat istri, sebagaimana pemaknaan negara tersebut atas hukum Islam.

Warga asing di Arab Saudi berjumlah 30 persen dari total populasi, yang berjumlah lebih dari 27 juta.

Leave a Reply
<Modest Style