Modest Style

Ketua Ikhwanul Muslimin dijatuhi hukuman mati

,
muslim brotherhood
Ketua Ikhwanul Muslimin Mohamed Badie. AFP Photo / Khaled Desouki

KAIRO, 19 Juni 2014 (AFP) – Pengadilan di Mesir pada hari Kamis menjatuhkan hukuman mati bagi ketua Ikhwanul Muslimin Mohamed Badie dan 13 lainnya atas tindak kekerasan yang menewaskan 10 orang di Kairo pada musim panas 2013.

Sejak angkatan bersenjata menggulingkan presiden Islamis Mohamed Morsi pada bulan Juli, ratusan pendukungnya dan Badie sendiri telah dijatuhi hukuman mati dalam pengadilan massal singkat yang menimbulkan kegeraman internasional.

Pengadilan kembali dijadwalkan pada 3 Agustus untuk pemutusan hukuman akhir.

Hukuman mati di Mesir dikonsultasikan pada ulama kenamaan di negara tersebut terlebih dulu sebelum disahkan dan pengadilan dapat mengubah hukuman, yang kemudian dapat diprotes dalam pengadilan banding.

Rekan terdakwa Badie termasuk Mohamed Al-Beltagui dan Essam Al-Erian, pemimpin tinggi Ikhwanul Muslimin Morsi, beserta pemimpin Islamiyah lainnya seperti ketua Gamaa Islamiya Assem Abdel Maged.

Mereka didakwa memprovokasi tindak kekerasan yang menewaskan 10 orang pada Juli 2013 di dekat masjid Al-Istiqama di wilayah Giza, beberapa hari setelah penggulingan Morsi pada tanggal 3 Juli.

Sejak penggulingan Morsi, aksi pemberantasan oleh pihak otoritas militer terhadap para pendukungnya telah menewaskan lebih dari 1.400 orang dalam bentrokan jalanan dan sedikitnya 15.000 orang dipenjara.

Pada bulan April, pengadilan di pusat kota Minya menjatuhi Badie, yang didakwa atas 40 kasus, beserta sekitar 700 orang yang diduga pendukung Morsi hukuman mati atas pembunuhan dan usaha pembunuhan petugas kepolisian. Putusan akhir dikeluarkan pada tanggal 21 Juni.

Morsi sendiri ditahan dan didakwa atas beberapa kasus.

Leave a Reply
<Modest Style