Modest Style

Imam Turki diizinkan terus bergabung dengan band rock

,
Imam Turki Ahmet Muhsin Tuzer bermasalah dengan otoritas keagamaan berpengaruh di negaranya karena kehidupan lainnya sebagai musisi rock. AFP Photo
Imam Turki Ahmet Muhsin Tuzer bermasalah dengan otoritas keagamaan berpengaruh di negaranya karena kehidupan lainnya sebagai musisi rock. AFP Photo

ISTANBUL, 10 Juni 2014 (AFP) – Seorang imam Turki diizinkan untuk terus bermusik setelah otoritas keagamaan yang berpengaruh memberinya lampu hijau untuk terus bermain dengan band-nya pasca sembilan bulan penyelidikan.

Ahmet Muhsin Tuzer, seorang pemimpin keagamaan Muslim dari desa kecil di tepi pantai Mediterania Turki sempat berada di bawah penyelidikan Diyanet, lembaga negara yang bertanggung jawab atas masjid-masjid negara tersebut.

Mereka harus mencari tahu apakah aliran musiknya sejalan dengan Islam dan aktivitas bermusiknya mengganggu perannya sebagai seorang imam, yang merupakan posisi yang didanai pemerintah.

Pada akhirnya mereka memutuskan untuk mengizinkannya terus bermain bersama kelompok Firock, yang memadukan musik rock dengan Sufi mistis, dan hanya menegurnya atas pernyataan negatif yang diucapkan berkenaan dengan penyelidikan tersebut.

“Saya sangat senang Diyanet telah menunjukkan kepada dunia bahwa agama kita memang toleran, dan bukan agama yang hanya mengharamkan segala sesuatu yang indah,” Tuzer mangatakan pada AFP melalui sambungan telepon dari Pinarkoy, sebuah komunitas kecil di dekat resor pantai Mediterania Kas.

Imam berusia 43 tahun itu menjadi sorotan pada bulan Agustus tahun lalu saat ia dan Firock tampil untuk pertama kalinya di hadapan ratusan penonton di sebuah festival setempat.

Ia sedang bersiap-siap untuk konser selanjutnya di kota Antalya, Fenike pada tanggal 22 Juni, di mana “pihak berwenang akan mengawasi saya”.

“Sebelumnya, saya tidak dapat bersikap biasa karena tekanan yang ada. Namun kali ini, Anda akan melihat imam yang berbeda, baik dalam hal penampilan dan pesan yang disampaikan,” ujarnya, sekaligus menyampaikan setidaknya 50.000 orang diperkirakan akan menghadiri konser gratis tersebut.

“Saya akan menjadi bintang rock yang sesungguhnya!” tekannya.

Pemerintahan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan, yang telah berkuasa selama 11 tahun dan berdasarkan hukum Islam, telah lama mendapat kecaman atas apa yang disebut para kritikus sebagai upaya diam-diam untuk memaksakan nilai-nilai Islami di negara yang didominasi Muslim namun kuat secara sekuler.

Erdogan menimbulkan kontroversi saat menyerukan larangan tempat tinggal campur bagi mahasiswa dan telah membuat marah kaum sekuler karena memberantas penjualan dan pengiklanan alkohol.

Leave a Reply
<Modest Style